Prof. Dr. Totok Sumaryanto F, M.Pd.


Guru besar evaluasi pendidikan Prof. Dr. Totok Sumaryanto Florentinus M.Pd. lahir Karanganyar 27 Oktober 1964. Pendidikan dokotral dan magisternya sama-sama ditempuh di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Adapun pendidikan kesarjanaannya ditempuh di Universitas Negeri Yogyakarta.

Prof. Dr. Totok Sumaryanto telah melakukan banyak penelitian bidang seni dan evaluasi pendidikan. Dalam “Efektifitas Penggunaan Metode Solfegio untuk Pembelajaran Keterampilan Bermain Musik di Sekolah Dasar” (Harmonia, 2005) ia merekomendasikan metode selfigo (sight reading) untuk diaplikasikan di kelas pelajaran seni karena terbukti efektif. Namun supaya metode ini dapat dijalankan sekolah perlu menyediakans arana pelajaran seni music sesuai keragaman pelajaran.

Seni, kata Prof. Dr. Totok Sumaryanto , menyumbang peran dominan dalam pembentukan karakter masyarakat. Dalam “Pengembangan Pribadi dan Masyarakat Melalui Pendidikan Seni Musik di Sekolah” (Harmonia, 2003) ia mengatakan music membantu anak memperbaiki kmampuan membaca, menuilis, dan aritmatika.

Ia mengatakan para siswa tingkat awal yang diajarkan irama dan melodi lagu-lagu selama 40 menit dalam sehari selama tujuh bulan mampu menunjukkan skor lebih tinggi dalam pelajaran membaca. Anak-anak di Jepang dan China yang telah diberikan kegiatan bermain seni tradisional, serta mengikuti gerakan-gerakan lain dalam yoga juga menjadi lebih tenang dan fokus terhadap pelajaran.

Sebelumnya, Prof. Dr. Totok Sumaryanto juga meneliti pengaruh musical ablitiy terhadap perkembangan prestasi belajar. Musical ability (kemampuan musical) adalah kemampuan bawaan yang melekat (inherent) pada seseorang dalam musik tanpa memperhatikan penganih lingkungan. Ia menyimpulkan musical ablitiy menjadi modal (kecakapan) dan bukan pencapaian dalam prestasi belajar music seseorang. Oleh karena itu, untuk mencapai prestasi music diperlukan latihan yang terarah.

Selain penelitian tersebut, Prof. Dr. Totok Sumaryanto juga telah melakukan sejumlah penelitian lain. Di bidang pendidikan seni penelitiannya antara lain Efektifitas Penggunaan Metode Solfegio untuk Meningkatkan Hasil Belajar Musik Siswa SD Sekaran 01 Semarang (2004), Motivasi dan Kepuasan Mahasiswa Terhadap Penyelenggaraan Program Studi Magister Pendidikan Seni di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (2011), dan Penerapan Metode A Tone A Man untuk Meningkatkan Kemampuan Bermain Musik Siswa TK Bustanul Atfal Banyumanik (2005).

Adapun di bidang pendidikan, penelitian yang telah dilakukannya adalah Survei Pemetaan Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Jawa Tengah (2003), Survei Tingkat Keinovatifan Guru Pendidikan Dasar di Kabupaten Semarang (2003), Studi Kebijakan Pengawasan Pendidikan Dasar dan Menengah (2003), Pengembangan Media Rekam Untuk Mengukur Bakat Musik Anak (2003), dan Redip Research Grand: Implementasi Produk Imsteps Untukmeningkatkan Kualitas Pembelajaran MIPA (2004).

Penelitian lainnya Studi Kebijakan Implementasi Kurikulum 2004 Berbasis Kompetensi (2004), Studi Kebijakan Pengelolaan Guru di Era Otonomi Daerah Dalam Rangka Peningkatan Mutu Pendidikan (2005), Studi Kebijakan Model Sertifikasi Profesi Guru SD Provinsi Jawa Tengah (2006), Pengembangan Model Akreditasi Sekolah dan Sertifikasi Guru Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah (2010), dan Pengembangan Sistem Database Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Unnes (2011).


Diperbarui oleh: Dhoni Zustiyantoro pada Senin, 5 November 2012 15:10 WIB Dibaca : 4.215 kali