Prof. Dr. Suyahmo, M.Si.


Prof. Dr Suyahmo M.Si lahir Grobogan 28 Maret 1955. Mulai mengajar sejak 1983 Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. kini mengajar Filsafat Pancasila pada Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan FIS Unnes. Doktor filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini menempuh studi magister pada Bidang Pengkajian Ketahahan Nasional di Universitas Indonesia (UI). Adapun pendidikan kesarjanaannya di bidang filsafat ditempuh di UGM.

Dalam disertasi Filsafat Kebebasan John Stuart Mill Relevansinya Bagi Pengembangan Hak Asasi Manusia, Prof. Dr. Suyahmo M.Si. mengungkapkan pemikiran John Stuart Mill sejalan dengan pengembangan hak asasi manusia yang tengah menjadi isu dunia internasional, termasuk Indonesia. Bahwa, lahirnya Hak Asasi Manusia (HAM) dilandasi dua hak paling fundamental, yaitu hak persamaan dan hak kebebasan. Hak kebebasan seseorang, menurutnya, tidak boleh dipergunakan untuk memanipulasi hak orang lain, demi kepentingannya sendiri.

Kebebasan menurut John Stuart Mill secara ontologis substansial bukanlah perbuatan bebas atas dasar kemauan sendiri, bukan pula perbuatan bebas tanpa kontrol, namun perbuatan bebas yang diarahkan menuju sikap positif, tidak mengganggu dan merugikan orang lain. Oleh karena itu, kata Prof. Suyahmo, nilai moral substansial yang diajarkan John Stuart Mill melalui filsafat kebebasannya patut diperjuangkan dan dikembangkan di Indonesia.

Hal tersebut, kata dia, agar bangsa Indonesia yang besar dan pluralistik tetap terpelihara persatuan dan kesatuannya, sekaligus berupaya untuk mengembangkan dan melaksanakan hak asasi, hak kebebasan individu warganya dengan disertai kewajiban untuk saling menghargai dan menghormati kebebasan individu warga lain.

Sejak 1989 Prof. Dr Suyahmo M.Si aktif melakukan penelitian bidang kewarganegaraan dan Pancasila, antara lain: Perbandingan Prestasi Belajar Antara Mahasiswa Yang Belum Berkeluarga Dan Sudah Berkeluarga Jurusan PMP-Kn S1,D3,D2) FPIPS-IKIP Semarang (1989), Studi Korelasi Antara Pembinaan Sikap Dalam Lingkungan Keluarga Dengan Persepsi Mahasiswa Terhadap Moral Pancasila di Jurusan PMP-n,FPIPS-IKIP Semarang (1991), dan Penanganan pemogokan Tenaga Kerja Pada Industri Pengolahan Dan Hubungannya dengan Ketahanan Nasional di Kodia Semarang Jawa Tengan (1996).

Selain itu, Pemberdayaan Pendekatan Diskusi Moral Dan Analisis Nilai Dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) (1994), Relevansi Etika Aristoteles dengan Etika Pancasila (2009), Pengembangan Strategi Kognitif Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Belajar Mandiri Mahasiswa Dalam Perkuliahan Filsafat Pancasila (2000), dan Pengembangan Rancangan Perkuliahan Filsafat Moral Di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (2002).

Tahun berikutnya, Prof. Dr Suyahmo juga melakukan penelitian Pengembangan Rancangan Perkuliahan Filsafat Moral Di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (2002), Perkawinan Usia Muda Dan Perilaku Pranikah Serta Faktor-Faktor Pendorong Perkawinan Usia Muda: Studi Kasus Di Desa Kalipang Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan (2003), Pembelajaran Kooperatif Dengan Bantuan Tutor Sebaya Sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Memahami Dan Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Filsafat Moral (2005), Pendekatan Metode Ceramah dan Diskusi Kelompok dalam Mata Kuliah P4-Moral Pancasila pada Jurusan PMP-Kn, FPIPS-IKIP Semarang 1992 (1991), dan Karakteristik, Faktor Pendorong Dan Dampak Perempuan Menjadi Tkw Luar Negeri Di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak (2011), dan Penanaman Nilai-Moral Pada Anak Dalam Keluarga Nelayan Dukuh Tanjungsari (2012).


Diperbarui oleh: Dhoni Zustiyantoro pada Senin, 5 November 2012 21:10 WIB Dibaca : 3.976 kali

X