Prof. Dr. Fakhrudin, M.Pd.


Profesor Pendidikan Luar Sekolah Prof. Dr. Fakhrudin, M.Pd. lahir  27 April 1956. Mengajar di Jurusan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sejak 1986. Pendidikan ia tempuh di Jurusan Pendidikan Sosial IKIP Yogyakarta (1982), magister Pendidikan bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan IKIP Jakarta KPK IKIP Yogyakarta (1994), dan doktoral PEP Universitas Negeri Jakarta.

Penelitiannya fokus pada bidang pendidikan luar sekolah dan pendidikan vokasi dan pendidikan nonformal. Ia, antara lain mengembangkan asesment pendidikan luar sekolah untuk mewujudkan masyarakat mandiri. Menurutnya, beberapa aspek dari program pemberdayaan masyarakat luar sekolah perlu dievaluasi. Aspek tersebut antara lain konteks, latar belakang masyarakat, dan dampak.

Menurutnya, jika hasil penilaian menunjukkan bahwa program PLS tidak bermakna bagi masyarakat perlu dikoreksi. Bahkan, jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa program PLS tidak memberikan makna bagi masyarakat sebaiknya dihapus.

Selanjutnya, menurut Prof. Fakhrudin, program PLS dan pendidikan nonformal perlu diubah dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan sekadar objek. Secara konseptual, PLS dari, oleh, dan untuk masyarakat. Bahkan, PLS tidak hanya diberikan kepada masyarakat tertinggal, tetapi juga untuk masyarakat perkotaan berpendidikan tinggi.

Penelitian tersebut, antara lain Revitalisasi Kelompok Kerja Guru Dalam Mengembangkan Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah dasar di Kota Semarang (2010), Tracee Study Alumni Program studi Pendidikan Luar Sekolah FIP Unnes (2010), Penerapan Pembelajaran Kontekstual pada Pendidikan Keaksaraan di Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan (2009), dan Kinerja Tutor Dalam Mengelola Pembelajaran pada Kelompok Belajar Paket B di Kota semarang (2008).

Selain itu, Kinerja Guru dalam Pembelajaran: Pengembangan Instrumen Evaluasi pada Guru SD di Kota Semarang Jawa Tengah (2007), Studi Penyelenggaraan Kursus Pendidikan Luar Sekolah Masyarakat (PLSM) dan Upaya Standardisasinya (2007), Penelitian Pendidikan Dasar dDi Daerah yang Memerlukan Pendidikan Layanan Khusus (2007), dan Profil Butir Soal Ujian Semester MKDK Universitas Negeri Semarang (2011).

Penelitian lainnya, antara lain, Peningkatan Warga belajar Bebas Buta Aksara Melalui Pola Kehidupan Warga di Beberapa Daerah Jawa Tengah (2001), Studi Pelacakan Perkembangan Karier dan Profesi Lulusan IKIP Semarang di Masyarakat (2000), dan Analisis Pelbagai Faktor Keberhasilan Ke-lompok Belajar Usaha Dalam Membelajar kan dan memberusahan Anggotanya (2000).


Diperbarui oleh: Dhoni Zustiyantoro pada Senin, 21 Oktober 2013 15:19 WIB Dibaca : 2.900 kali

X