Mengukuhkan Bahasa Indonesia

Senin, 10 Oktober 2011

Oleh Tommi Yuniawan

MEMASUKI Oktober, rasanya siapa pun akan teringat pada momen bersejarah bangsa Indonesia, yaitu Sumpah Pemuda. Semboyan dalam sumpah itu memiliki ruh kebanggaan dan kebangsaan yang sangat tinggi.

Salah butir dalam Sumpah Pemuda 1928 menyatakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Ini bertemali erat dengan pembinaan kepribadian masyarakat dan bangsa Indonesia. Selain itu, bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi antardaerah, antarsuku bangsa dan masyarakat etnis, dan antarbudaya Indonesia.

Seiring dengan kemajuan komunikasi, dapat diperkirakan hampir tak ada bahasa daerah yang luput dari pengaruh bahasa Indonesia. Namun, sebaliknya pula bahasa Indonesia telah dipengaruhi atau diperkaya oleh bahasa-bahasa daerah selain bahasa asing. Sumbangan bahasa daerah ataupun bahasa asing demikian besar sehingga dalam pertumbuhan dan perkembangannya dari bahasa Melayu, bahasa Indonesia akan memiliki karakter tersendiri.

Pengoptimalan Peran

Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia telah menjalankan fungsi-fungsi yang diembannya. Apa yang harus dilaksanakan adalah peningkatan peran dan fungsi bahasa Indonesia.

Pertama, meningkatkan fungsinya sebagai lambang kebanggaan dan lambang harga diri bangsa Indonesia. Dengan fungsi ini bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya, nilai-nilai harga diri dan martabat bangsa, dan falsafah hidup yang menempatkan bangsa Indonesia dalam kedudukan yang sama dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Kedua, meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang jati diri bangsa yang akan menampakkan ciri khas sekaligus membedakan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain di dunia. Fungsi pertama dan kedua ini berkaitan erat dengan peningkatan fungsi yang ketiga dari bahasa Indonesia, yaitu sebagai sarana pemersatu bangsa. Fungsi ini memungkinkan dan memantapkan kehidupan sebagai bangsa yang bersatu, tetapi tidak sampai menghapuskan latar belakang sosial budaya dan bahasa daerah.

Ketiga fungsi ini berkaitan pula dengan fungsi keempat bahasa Indonesia yang juga harus ditingkatkan, yaitu bahasa nasional dalam perannya sebagai sarana perhubungan antardaerah dan antarbudaya.

Peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai pendukung kebudayaan nasional perlu pula diupayakan sehingga, dengan demikian, fungsinya tidak sekadar sebagai pendukung kesusastraan nasional, tetapi juga mendorong dan menggalakan pembinaan dan pengembangan kebudayaan nasional. Nilai-nilai moralitas yang dimilikinya akan membina sikap manusia Indonesia yang, sekalipun memiliki kemampuan ilmu pengetahuan, mempunyai pengaruh kuat dalam masyarakat, memiliki kekayaan atau menduduki jabatan yang tinggi, akan tetap berkepribadian yang sopan santun, tidak sombong dan tinggi hati. Cukup banyak ungkapan dalam khazanah bahasa Indonesia yang berisi pesan-pesan moral bagi manusia Indonesia yang berketuhanan serta beradat-berbudaya.

Sikap Bahasa

Dalam dunia kependidikan, bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar kependidikan pada semua jenis dan jenjang kependidikan dapat dibanggakan. Bahasa Indonesia telah membuktikan kemampuannya bukan sekadar sebagai bahasa pengantar kependidikan di tingkat lembaga kependidikan dasar dan menengah, tetapi juga sebagai sarana penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi serta sarana alih pengetahuan dan alih teknologi di tingkat lembaga kependidikan tinggi. Fungsi bahasa Indonesia sebagai sarana pengembangan dan pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perhatian khusus karena kepesatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut kedinamisan bahasa Indonesia terutama dalam kaitan dengan pengembangan tata istilah keilmuan.

Sikap bahasa merupakan faktor pendukung optimalisasi peran dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai penguat jati diri bangsa. Sikap positif terhadap bahasa Indonesia harus terus ditingkatkan. Sikap berbahasa mengandung keterpaduan antara sikap menghormati dan memuliakan secara nyata serta sikap taat pada kesepakatan bangsa mengenai peran dan kedudukan bahasa Indonesia. Hal ini sekaligus akan sejalan dan setara dengan peningkatan dan pemantapan sikap kebersamaan dalam membina, memelihara, dan mempertinggi harkat dan martabat bangsa dan negara Indonesia tercinta melalui idealisme bahasa Indonesia.

Sikap bahasa yang perlu dimiliki ini dilakukan dengan berbagai upaya, yakni (1) meningkatkan rasa kebanggaan memiliki dan menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai keperluan dan kemanfaatannya yang menjangkau seluruh lapisan, kelompok, dan golongan dalam masyarakat bangsa Indonesia, (2) menghindari penggunaan bahasa asing secara berlebihan atau di luar garis ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan. Penghindaran penggunaan bahasa asing secara berlebihan dapat disebabkan telah ada padanannya dalam bahasa Indonesia ataupun untuk menghindari gangguan terhadap kelancaran komunikasi. Selain itu, penggunaan bahasa asing secara berlebihan atau di luar lingkungan dan keperluannya selain merupakan pelecehan terhadap peran dan kedudukan serta hasil-hasil pengembangan bahasa Indonesia, juga melemahkan pembinaan wawasan kebangsaan, (3) meningkatkan frekuensi pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia dalam segenap kesempatan dan aktivitas, baik resmi maupun tidak resmi. Dari sudut pandang psikologi pendidikan, suatu keberhasilan bukan sekadar tercapai melalui pendidikan formal dan pelatihan, tetapi lebih-lebih melalui pembiasaan penggunaan secara terus-menerus dalam lingkungan masyarakat dan di tengah-tengah keluarga.

Kesiapan dan peran nyata bahasa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara memerlukan pemantapan rasa kecintaan dan rasa kebanggaan memiliki bahasa Indonesia. Rasa kebanggaan memiliki bahasa Indonesia terikat erat dengan pencerminan dan perwujudan cinta tanah air, cinta budaya Indonesia, serta cinta terhadap keseluruhan nilai dan norma kehidupan bermasyarakat dan berbangsa Indonesia.

Epilog

Harmonisasi interaksi antarwarga masyarakat Indonesia akan dapat dibina melalui bahasa Indonesia. Pembinaan sikap bahasa perlu didukung oleh manusia-manusia Indonesia secara keseluruhan dan terpadu. Menjadi warga negara Indonesia tidaklah cukup dengan telah memperoleh status kewarganegaraan, telah memperoleh status penduduk, atau telah
mengubah nama yang bercirikan keindonesiaan. Bersikap budaya dan berbahasa Indonesia dalam hidup dan kehidupan, pergaulan maupun aktivitas sehari-hari sangat perlu dilakukan, baik dalam lingkungan kerja, dalam masyarakat, maupun di lingkungan keluarga.

Oleh karena itu, profil para pemimpin atau tokoh masyarakat akan menjadi anutan yang diteladani sikapnya dalam menggunakan dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia. Sikap berbahasa Indonesia secara positif akan dapat menjadikan bahasa Indonesia semakin berperan secara nyata sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Sudah saatnya kehidupan kebangsaan dibekali dengan semboyan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”.

–Tommi Yuniawan, dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Unnes

Diunggah oleh: Sucipto Hadi Purnomo

187 Komentar untuk “Mengukuhkan Bahasa Indonesia”

  1. mitra

    Senin, 10 Oktober 2011 | 14:00

    penggunaan bahasa indonesia “gaul” apa termasuk salah satu penguat untuk pengukuhan bahasa Indonesia Pak Tommy?

  2. Yunan Sang Alumni

    Senin, 10 Oktober 2011 | 14:29

    Sebagai perguruan tinggi berkelas internasional, penggunaan bahasa asing (baca : Inggris) adalah hal yang lumrah; sebagai konservator penjaga gawang budaya, maka berkomunikasi secara santun dengan Basa Jawi wajib dilestarikan.
    Tapi wajib hukumnya mengukuhkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar dan pemersatu dengan baik dan benar.

  3. Arjuna

    Senin, 10 Oktober 2011 | 15:46

    Tulisna Pak Tommi, sesuatu be’ud. Ayo gunakan bahasa Indonesia, biar Indonesia makin yahuud!

  4. Firstya Evi

    Senin, 10 Oktober 2011 | 19:03

    Sepakat Pak, dengan penutup “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Dilatarbelakangi oleh semakin menurunnya kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia, kami juga memiliki gagasan untuk mewujudkan Outlet Cinta Bahasa, Pak. Jika berkenan, monggo mampir di blog kami Pak, http://blog.unnes.ac.id/outletcintabahasa/, belum sempurna memang, baru ada latar belakang yang kami unggah. Kritik dan saran dari Pak Tommi juga kami butuhkan.

  5. Heni Kurniawati

    Senin, 10 Oktober 2011 | 21:56

    Ketika bahasa Indonesia mulai berada di dalam jenjang kegengsian untuk digunakan, maka kita sebagai anak penerus bangsa yang mencintai bangsanya dan menjunjung tinggi bahasa Persatuan harus memperbaiki dan menjunjung tinggi bahasa kita sendiri. Dengan menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari yang telah diperkaya dengan bahasa daerah, maka akan mencerminkan pribadi kita yang utuh. Bahasa Indonesia sudah diakui oleh negara lain, bahkan bahasa Indonesia sudah menjadi Bahasa Resmi ASEAN….
    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya.
    JAYALAH BANGSAKU, JAYALAH BAHASAKU….

  6. fajar arifiyanto

    Senin, 10 Oktober 2011 | 22:26

    sebagai pemuda indonesia yang menikmati kemerdekaan, kita wajib merealisasikan sumpah para pemuda yang mengucapkannya dengan keringat, darah dan tangis. mari berbahasa!!!!!

  7. Sri Aliyah

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 06:42

    yupz, bener banget komentar temen-temen di atas niscaya bahasa Indonesia merupakan bahasa wajib bangsa Indonesia yang patut dilestarikan oleh bangsanya sendiri, kalo tidak kita siapa lagi??? walaupun bangsa kita pernah terjajah, tapi jangan biarkan bahasa kita terjajah juga.
    BANGGA SAMA BAHASA INDONESIA….

  8. Arif Budi Prasetyo

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 09:49

    Penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar perlu ditanamkan kepada tiap-tiap warga negara sejak dini bagaimanapun caranya, sebagai pemuda kita harus senantiasa berjuang mewujudkan sumpah para pemuda pendahulu kita yakni berbahasa satu bahasa indonesia dan berusaha menghargai bahasa-bahasa lain. MERDEKA

  9. Nur Huda

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 10:00

    Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus mengingat tentang peristiwa bersejarah di Indonesia, salah satunya adalah peristiwa sumpah pemuda yang telah melahirkan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Untuk itu kita sebagai penerus bangsa, kita harus dapat dapat melestarikan, dan menjaganya dari pengaruh budaya asing yang bersifat negatif yang dapat merusak kaidah-kaidah berbahasa Indonesia yang benar. Untuk itu mari kita bersama-sama melestarikannya. Merdeka

  10. Indarto

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 10:22

    Dengan berbahasa indonesia, kita mampu menjalin komunikasi antar warga negara indonesia yang mengarah sebagai salah satu alat pemersatu warga negara Indonesia, yang pada umumnya Indonesia terdiri dari suku-suku yang berbeda. . . . . . . .

  11. Titis Firman Andiatno

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 10:47

    Menarik sekali artikel ini Pak, tepat dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, kalau sempat baca juga ya tulisanku di : http://ketikadiatahu.blogspot.com/2010/11/refleksi-sumpah-pemuda-28-oktober-1928.html

  12. bayu aji

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 11:15

    Bahasa indonesia adalah bahasa pemersatu yang wajib kita gunakan dalam keseharian kita, mengingat perjuangan para pendahulu dalam memperjuangkannya. selayaknya lah kita yang sudah mendapatkan hasilnya itu turut melestarikan dan menggunakannya dengan baik dan benar…. jaya Indonesia…

  13. Muhammad Huda Ashodiq Purwodarsono

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 11:40

    Menurut saya Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai keberagaman bahasa dalam Bangsa itu sendiri, dan kita sendiri sebagai individu penyusun bangsa juga harus melestarikan segala bentuk budaya termasuk berbudaya dalam berbahasa, contoh saja bahasa jawa yang kental akan “unggah ungguh”nya. Bahkan Belanda mengakui hal itu, dan menurut saya kita harus bangga dengan beragam budaya bahasa kita. Mungkin kita harus melestarikan Bahasa Daerah kita masing-masing kepada anak cucu kita kelak, tidak hanya mengajarkan Bahasa Indonesia secara baik dan benar, atau bahkan menggunakan bahasa daerah kita masing-masing pada pembicaraan informal agar bahasa daerah kita tidak tergerus jaman, dan pada akhirnya penerus kita kelak tidak mengenali bahasa daerah kita masing-masing. Bukankah Bangsa yang baik adalah Bangsa yang mempunyai banyak bahasa?, dan bukankah keberagaman bahasa yang membuat Bangsa Indonesia itu Unik? terima kasih

  14. ilham latansa

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 12:28

    Melihat beragamnya bahasa di tanah air kita, maka selayaknya bahasa indonesia menjadi bukti sebagai bahasa pemersatu bangsa, bukan hanya sebagai simbol semata melainkan sebagai bagian dari Indonesia itu sendiri. Saya sebagai generasi muda menganjurkan, marilah kita gunakan hari sumpah pemuda ini sebagai momentum kebangkitan Bangsa Indonesia dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar tentunya =))

    Majulah Indonesiaku

  15. Karatika Eka Okirianti

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 13:02

    Hemmm…bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang indah jika digunakan dengan kaidah yang benar. Sebagai pecinta bahasa dan sastra juga alumnus BSI FBS Unnes, Pak Tomy, saya punya usul sederhana bagaimana jika bahasa Indonesia dijadikan MKU di semua jurusan di UNNES. Selama ini yang saya lihat hanya beberapa jurusan di luar FBS yang memasukkan bahasa Indonesia sebagai MKU. Karena menurut pengamatan saya masih banyak mahasiswa FBS dan di luar FBS yang membat makalah tidak dengan bahasa yang baik. Bahkan bisa dibilang di bawah standar dalam hal kemampuan menulis. Padahal, menulis merupakan aktivitas utama mahasiswa dan menulis adalah cermin manusia beradab dan berpolapikir tinggi. Oke, Pak, begitu saja. Salam bahasa!

  16. Nur Fa'idah Dalyono

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 13:26

    Efek modernisasi membuat ragam bahasa di Indonesia semakin beragam, terutama bahasa-bahasa anak muda jaman sekarang, biasa kita sebut bahasa “gaul” . Semoga seiring berjalan nya jaman, keutuhan Bahasa Indonesia itu sendiri masih tetap terjaga dan kita sebagai generasi bangsa harus ikut melestarikannya dengan cara mengucapkan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar . Terimakasih

  17. Sarwenda Tugas H

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 15:06

    Bahasa Indonesia melambangkan jati diri bangsa, sudah seharusnya perlu dikukuhkan. Globalisasi memberi dampak yang sangat besar dalam pergeseran budaya berbahasa. Oleh karena itu, perlu penyaring budaya berbahasa agar bangsa Indonesia tetap memiliki jati diri yang solid dan selalu dapat dibanggakan. Hal ini dapat ditempuh dengan pengoptimalan peran dan fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang kebanggaan, lambang harga diri bangsa Indonesia, lambang jati diri bangsa dan sarana komunikasi antar masyarakat indonesia.

  18. Destya Sekar Ayu

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 15:50

    Pada era sekarang, banyak sekali budaya-budaya Indonesia yang merupakan identitas bangsa Indonesia semakin terkikis oleh budaya asing. Tak terkecuali budaya berbahasa Indonesia, kini di kalangan remaja semakin tidak mengerti penggunaan bahasa indonesia dengan benar karena tergantikan dengan bahasa gaul untuk berkomunikasi dalam kesehariannya.Hal ini mungkin terlihat sepele namun jika dibiarkan, maka bahasa indonesia bisa saja kehilangan maknanya. Maka dari itu, kami sebagai pemuda sudah semestinya menjunjung tinggi bahasa persatuan. Perubahahan adalah kepastian. Apa kita bagian dari perubahan? Atau yang tergilas karena perubahan?Pemuda adalah agen perubahan. Tanpa semangat, mustahil negeri ini terjadi perubahan besar yang lebih baik.

  19. Faela Shofa

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 15:58

    Bahasa Indonesia, bahasa daerah, Sumpah pemuda. Tiga hal tersebut adalah hal yang sederhana tapi sulit. Bahasa Indonesia, bagi warga negara Indonesia seharusnya dapat menjadi ciri khas utama atau yang paling fenomenal dalam bangsa indonesia. Bahasa daerah, bahasa yang mengiringi bahasa indonesia di berbagai suku indonesia, yang membuat indonesia sebagai negara yang khas karena indonesia dihiasi oleh bermacam-macam bahasa daerah yang tidak dimiliki bangsa lain. Sumpah pemuda, yang mengandung semangat dan kebanggaan pemuda indonesia pada bahasa indonesia. Tapi oleh seiringnya jaman warga indonesia tidak memperhatikan itu semua terutama para pemuda penerus bangsa. sangat disayangkan, mereka banyak yang lebih bangga memakai bahasa asing di bandingkan dengan bahasanya sendiri. mungkin hal itu juga dikarenakan karena minimnya pemahaman dalam sumpah pemuda dan rendahnya kepedulian mereka dalam mendalami sumpah pemuda. jadi saya setuju dengan adanya gagasan bapak tommy ini, hal ini dapat menjadi semangat dan pertimbangan bagi warga indonesia dan para mahasiswa unnes terutama. Bahasa Indonesia WAJIB Bahasa Daerah IYA Bahasa Inggris PERLU.

  20. Frisma D.P

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 19:53

    Bangsa Indonsia memiliki banyak suku bangsa dan bahasa daerah. Banyak kalangan muda sekarang sudah merubah bahasa-bahasa Indonesia yang dimiliki bangsa kita Indonesia tercinta, bahasa-bahasa tidak penting seperti bahasa gaul yang dibilang oleh anak muda jaman sekarang. Apakah ini yang akan merusak citra bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa resmi Indonesia.

  21. Aer Sondari

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 20:31

    Memang benar, menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai kesempatan atau aktivitas sangatlah penting. Selain meningkatkan rasa nasionalisme juga dapat mempersatukan bangsa kita. Namun dengan beragamnya bahasa daerah yang dimiliki Indonesia, kita sebagai pewaris juga harus mampu mempertahankan dan melestarikan bahasa daerah.

  22. Siti Robiatul Maulidiyah

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 21:53

    Di era sekarang banyak masyarakat yang kurang mengerti tentang berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Mereka lebih suka menggunakan bahasa gaul (bahasa alay). Meskipun bahasa alay sekarang menjadi tren di kalangan anak muda, setidaknya kita sebagai mahasiswa memulai untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar

  23. Marliani Eka Sutanti

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 22:21

    Setuju, memang benar sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus bisa menggunakan bahasa yang baik dan benar pula. Tapi, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak remaja sekarang yang menggunakan bahasa gaul (tidak baku). Sebagian remaja berpendapat bahwa bahasa Indonesia kurang menarik dan monoton. Namun, bukan berarti kita melupakan bahasa nasional, yang kita yakini sebagai bahasa pemersatu bangsa. Untuk itu, penggunaan bahasa Indonesia perlu dipelajari dan diterapkan sejak dini dan dalam kehidupan sehari-hari.

  24. iga nur fitriani

    Selasa, 11 Oktober 2011 | 22:35

    Dengan berbahasa Indonesia yang baik dan benar pada setiap aktivitas sehari-hari merupakan perwujudan rasa kecintaan kita terhhadap bahasa Indonesia, yang mana bahasa Indonessia adalah bahasa pemersatu bangsa Indonesia yang memilki aneka raagam bahasa daerah. sehingga kita dapat ikut berperan penting dalam melestarikan bahasa persatuan” BAHASA INDONESIA”

  25. Azmia Naufala Zuhroh

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 15:39

    Berbahasa indonesia saat ini sulit kita temukan dilingkungan sekitar . hampir sebagian besar para pemuda melupakan bahasa nasionalnya dan cenderung menggunakan bahasa gaul dalam berkomunikasi. Mereka menganggap dengan menggunakan bahasa tersebut mereka akan lebih mudah dalam berkomunikasi. sama halnya dengan bahasa asing(bahasa inggris). mereka menganggap bahwa bahasa inggris itu adalah bahasa yang penting untuk kebutuhan mereka nantinya. Misalnya saja saat mencari kerja, banyak lapangan kerja membutuhkan orang yang mahir bahasa inggris. Hal ini memang tidak salah, hanya saja dalam penggunaannya perlu adanya keseimbangan. Sehingga bahasa nasional kita tidak terabaikan.

  26. siti yulia

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 15:45

    Setuju,”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”,karena budaya dan bahasa adalah ciri khas dari masing-masing bangsa yang perlu kita lestarikan.Budaya dan bahasa adalah aset yang sangat berharga yang dimiliki oleh negara.Oleh karena kita harus mempertahankan aset kita.

  27. Emy Fabayu

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 17:25

    Sebagai generasi muda penerus bangsa, kita memang sepatutnya harus mengembangkan dan meningkatkan budaya berbahasa indonesia dengan baik dan benar karena bahasa indonesia adalah bahasa nasional yang setiap warga negara mengerti. Selain itu, kita harus mempertahankan bahasa indonesia agar tidak terpengaruh oleh budaya asing.

  28. Iffah Salsabila

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 18:24

    Bahasa Indonesia .. merupakan bahasa sehari-hari tapi tidak sedikit orang yang susah menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar karena terbiasa dari kecil menggunakan bahasa daerah,sehinnga kadang sulit berkomunikasi menggunakan bahasa indonesia.

  29. shinta ayu respati

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 21:04

    Bahasa indonesia adalah bahasa nasioanal bangsa Indonesia yang dalam sejarahnya diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Sudah sepatutnya, kita sebagai generasi muda meneruskan perjuangan para pahlawan untuk melestarikan dan mengapresiasi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional dan pemersatu bangsa.
    Namun, bahasa daerah juga andil dalam komunikasi antar masyarakat. Sehingga perlu adanya keseimbangan dalam penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar, serta penggunaan bahasa daerah berdasarkan situasi dan kondisi yang ada. Dengan bahasa daerah dan budaya yang beragam, bangsa Indonesia memiliki keistimewaaan lebih dibanding bangsa lain, serta perlu usaha lebih untuk mempersatukan bangsa. Sehingga bahasa indonesia menjadi kunci utama untuk mempersatukan bangsa. Jadi sebagai generasi muda, kita seharusnya menjunjung tinggi dan meghormati bahasa indonesia dan bahasa daerah yang ada, serta budaya yang ada.

  30. Sundari Sukoco

    Rabu, 12 Oktober 2011 | 21:07

    Saya setuju sekali dengan apa yang telah Bapak ungkapkan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang sudah semestinya kita sebagai pemiliknya dapat melestarikan eksistensinya. Sehingga Bahasa Indonesia tidak hanya tercantum dalam UUD 1945 sebagai bahasa nasional, namun hal itu benar-benar teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.
    Menurut saya mengapa Bahasa Indonesia mulai tergerus dengan bahasa asing (Inggris) dikarenakan tuntutan pendidikan dan dunia kerja yang memerlukan keahlian berbahasa asing, sehingga setiap orang berlomba-lomba meningkatkan bahasa asingnya dan secara tidak langsung berdampak pada penggunaan Bahasa Indonesia.

  31. Anang Danik Alsyah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 09:26

    Sebagai media pemersatu bangsa peranan bahasa indonesia sangat vital sebagai bahasa nasional bangsa Indonesia. Sudah selayaknya kita sebagai penerus bangsa tetap lebih memprioritaskan bahasa indonesia sebagai bahasa utama yang kedudukannya lebih tinggi dari bahasa asing maupun bahasa lain.

  32. RAHMAWATI (4001410002) rombel 03

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 09:49

    subhanallah luar biasa artikel yang bapak buat,,,,,,
    saya setuju denan apa yang bapak ungkapkan, dan menurut saya Bahasa Indonesia harus selalu mengembangkan dan menanamkan kaidah Bahasa Indonesia yang benar kepada bangsa ini. Bahasa Indonesia ,merupakan bahasa yang menjadi tonggak persatuan bangsa, Jadi memang harus mulai saat ini, mulai dari diri sendiri kita membudayakan berbahasa Indonesia.
    Super sekali buat Bapak Tommi, semoga artikel ini bisa menjadi sebuah renungan bagi kita, pemuda Indonesia dan seluruh civitas akademika.
    Jayalah Bahasa Indonesia, Jayalah Negeriku.

  33. Tutur Lukas W.

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 09:49

    Saya setuju dengan apa yang Bapak ungkapkan. Saya bangga dengan Bahasa Indonesia. Apalagi dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar EYD. Namun, saya juga suka dengan Bahasa Indonesia yang GAul atau Bahasa Indonesia sehari-hari.
    Menurut analisis saya, semua itu tergantung pada situasi dan kondisi.

  34. Muhammad Bryan Safatillah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 09:55

    Saya setuju atas apa yang telah bapak bicarakan di atas, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yag berbeda dan mempunyai ciri khas dari bangsa lain.
    Bahasa Indonesia adalah bahasa kesatuan yang harus dan wajib di ketahui oleh masyarakat Indonesia, kemana dan dimana pun kita berada pasti menggunakan bahasa Indonesia, namun masuknya bahasa asing seperti bahasa Inggris menurut saya tidak mengapa karena itu adalah bahasa Inernasional yang akan digunakan dalam dunia kerja dan bahasa itu telah diwajibkan ada dalam setiap mata pelajaran baik di tingkat SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi.
    oleh : Muhammad Bryan Safatillah
    Nim : 7111410030
    Rombel : 03

  35. Ika Fujiati

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 09:59

    Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu kita. Kita sebagai warga negara Indonesia hendaknya bangga dengan bahasa kita sendiri. Salah satunya dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Namun seperti yang kita ketahui sekarang ini masih banyak masyarakat Indonesia yang justru menggunakan bahasa gaul (tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar). Bahkan di dunia pendidikan sekalipun masih banyak kita jumpai penggunaan bahasa Indonesia yang kurang baik9tidak baku) antara pendidik dan anak didiknya. Hal tersebut sangatlah memprihatinkan bagi perkembangan bahasa Indonesia saat ini. Kita sebagi penerus bangsa harus mulai sadar akan pentingnya pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar, menghormati dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia agar tidak terpengaruh oleh bahasa asing demi tercapainya keutuhan bangsa.

    Ika Fujiati
    4101410072
    Rombel 03

  36. Mei Rahmawati

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:00

    Baik, saya sangat setuju dengan artikel ini .
    Karena Bahasa Indonesia merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Tanpa adanya bahasa Indonesia mungkin bangsa ini tidak mempunyai suatu karakteristik dimata dunia. Tetapi masih banyak orang – orang yang belum mampu bahkan tidak tahu sama sekali menggunakan Bahasa indonesia. Hal ini perlu segera di atasi dengan pengsosialisasian ke seluruh penjuru bangsa ini, agar Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang utuh.
    terima kasih :)

  37. ayyub wicaksono

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:01

    bangsa yang kuat adalah bangsa yang dapat mempersatukan bangsanya. Dengan bahasa kita dapat merangkul semua bangsa menjadi satu, yaitu bahasa indonesia sebagai salah satu pemersatu bangsa indonesia yang kuat dan kokoh. Sehingga kita dapat di kenal oleh bangsa laennya.
    maju terus bangsa indonesia
    merdeka !!!

    nama : Ayyub wicaksono
    nim : 1102410013
    rombel : 3

  38. Mei Rahmawati

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:01

    Baik, saya sangat setuju dengan artikel ini .
    Karena Bahasa Indonesia merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Tanpa adanya bahasa Indonesia mungkin bangsa ini tidak mempunyai suatu karakteristik dimata dunia. Tetapi masih banyak orang – orang yang belum mampu bahkan tidak tahu sama sekali menggunakan Bahasa indonesia. Hal ini perlu segera di atasi dengan pengsosialisasian ke seluruh penjuru bangsa ini, agar Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang utuh.
    terima kasih :)

    Mei Rahmawati
    4001410064
    rombel 3

  39. Ani Cahyati / 4201410075/ rombel 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:02

    Saya setuju sekali dengan artikel yang bapak tulis. Orang yang sukses adalah orang yang menjunjung tinggi kebudayaannya termasuk di dalamnya adalah Bahasa Indonesia. Semuanya berawal dari penggunaan bahasa pada masing-masing daerah karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan kebudayaan sebagai warisan leluhur yang harus dijaga dan harus dilestarikan. Saya bangga menjadi bangsa Indonesia.

  40. Leni Wulandari

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:06

    Saya kira tidak hanya bahasa Inggris yang mulai menggerus Bahasa Indonesia, tetapi bahasa asing lain seperti bahasa korea, bahasa jepang, dan bahasa china juga ikut berperan dalam masalah ini. Para remaja yang mengidolakan aktor/aktris/penyanyi dari negara lain pasti akan mempelajari bahasa dari aktor/aktris/penyanyi favorit mereka. Contohnya saja, seorang remaja yang mengidolakan penyanyi dari korea, remaja tersebut pasti akan mempelajari bahasa korea dan bahkan sampai menggunakan bahasa korea tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mereka merasa bangga jika mereka bisa menguasai bahasa penyanyi idolanya..

  41. Tri Cahyo Sulistyo

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:07

    Bahasaindonesia adalah bahasa pemersatu dari berbagai ragam bahasa di indonesia. sebaiknya generasi muda bisa lebih mencintai Bahasa Indonesia, dengan memiliki rasa mencintai dan menghargai itu, kita tidak akan mudah terbawa bahasa asing.

  42. ayyub wicaksono

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:08

    bangsa yang kuat adalah bangsa yang dapat mempersatukan bangsanya. Dengan bahasa kita dapat merangkul semua bangsa menjadi satu, yaitu bahasa indonesia sebagai salah satu pemersatu bangsa indonesia yang kuat dan kokoh. Sehingga kita dapat di kenal oleh bangsa laennya.
    maju terus bangsa indonesia
    merdeka !!!

    nama : Ayyub wicaksono
    nim : 1102410013
    rombel : 3

  43. Tutur Lukas W

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:09

    Saya setuju dengan apa yang Bapak ungkapkan. Bahasa Indonesia adalah bahasa kita, milik kita, dan kebanggan kita. Jadi, kita harus bangga dengan bahasa kita. Karena dengan Bahasa Indonesia, kita bisa bersatu, dari suku, ras, agama, semua menggunakan bahasa persatuan, BAhasa INdonesia.. MERDEKA…!!

    TUTUR LUKAS W
    6301410094
    MATAKULIAH BAHASA INDONESIA
    ROMBEL 3

  44. Ayu Kurnia Agustina / 4201410082/ rombel 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:10

    Saya sependapat dengan apa yang tertulis dalam artikel yang bapak tulis. Bahasa Indonesia akan terus berkembang secara dinamis sesuai dengan perkembangan jaman sekarang ini. Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang maju jika kita sebagai bangsa Indonesia melestarikan budaya bangsa yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia harus dijunjung tinggi agar tidak tergeser oleh bahasa asing. . .Saya bangga berbicara Bahasa Indonesia. . .

  45. setyo astuti wulandari

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:11

    nama :setyo astuti wulandari
    NIM :4201410100
    rombel :03

    saya setutju dengan artikel di atas.karena pada kenyataanya sekarang ini, banyak generasi muda yang lebih membanggakan bahasa asing terutama bahasa inggris daripada bahasa indonesia. padahal, bahasa indonesia merupakan bahasa dari negeri sendiri yang seharusnya paling dibanggakan dibanding yang lain.
    selain itu, pada masa sekarang ini, banyak anak muda yang tidak menggunakan bahasa indonesia yang baik malah justru menggunakan bahasa gaul dalam kehidupannya. padahal dalam bahasa tersebut banyak kata kata yang cenderung tidak sopan.
    sehingga untuk sekarang dan masa yang akan datang, bahasa indonesia yang baik seharusnya dibiasakan digunakan dalam kehidupan sehari hari.

  46. abdul rozaq

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:14

    Bahasa indonesia adalah sebagai penyatu bagi warga indonesia yang didalamnya terdapat banyak macam-macam bahasa daerah yang kita miliki. sebagai warga negara yang baik kita hendaknya kita patut mengembangkannya karena bahasa indonesia merupakan ciri dari negara kita. Rasa bangga untuk memiliki bahasa Indonesia merupakanan pencerminan dan perwujudan kita terahadap cinta tanah air INDONESIA

    nama : Abdul rozaq
    NIm : 1102410058
    rombel : 3

  47. Desy Rahmawati Lukmana

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:15

    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”, semboyan itu memang harus di aplikasikan dalam kehidupan masyarakat.
    Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional di Negara kita yang telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan telah mendarah daging pada masyarakat Indonesia. penggunaan bahasa daerah pun masih banyak ditemukan khususnya di daerah pinggiran kota.
    dan masuknya bahasa asing kedalam lingkungan masyarakat yang telah diterapkan dalam mata pelajaran disekolah, menurut saya akan berdampak positif untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia ke depan, karena bahasa asing (Inggris) adalah bahasa Internasional yang digunakan dalam dunia kerja. namun dengan tidak melupakan bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia.
    Nama : Desy Rahmawati Lukmana
    NIM : 5401410040
    Rombel : 03

  48. DEWI NURASTIYANI

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:17

    Saya setuju dengan apa yang telah diungkapkan oleh Pak Tommi. Sebagai rakyat Indonesia, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, sudah sepatutnya kita melestarikan bahasa kita. Siapa lagi yang akan membantu pelestarian bahasa kita, kalau bukan kita. Karena itu ungkapan “Bahasa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya” sangat tepat untuk kita realisasikan. Oleh karena itu penerapan bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari harus ditingkatkan, tanpa menyingkirkan penggunaan bahasa daerah. Saat kita berkumpul dan berjumpa dengan banyak orang dengan budaya dan bahasa daerah yang berbeda, maka gunakanlah bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan kita. Sehingga rasa persaudaraan di antara kita akan terlebih terasa. Walaupun kita datang dari ujung timur, ujung barat, utara ataupun selatan, kita tetaplah bangsa Indonesia yang patut untuk melestarikan bahasa kita, bahasa persatuan, bahasa identitas kita yaitu bahasa Indonesia.

    Peningkatan bahasa asing (bahasa Inggris) juga dibutuhkan di era globalisasai seperti saat ini. Namun, tetaplah lestarikan bahas kita. jangan lupakan bahasa persatuan kita setelah kita mahir bercakap dalam bahasa asing. Jadi, mari kita lestarikan bahasa persatuan kita, bahasa identitas kita, bahasa Indonesia.
    Ayo , jadi pemuda yang mampu meneruskan perjuangan bangsa untuk menjadikan bangsa kita menjadi bangsa yang besar dan bermartabat.
    Terima kasih.
    DEWI NURASTIYANI
    4101410006
    ROMBEL 03

  49. Pamila Aditianingrum

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:17

    Saya setuju dengan pernyataan “bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Bahasa memang menjadi identitas suatu bangsa. Suatu bangsa akan dikenal bangsa lain melalui bahasanya. Namun dewasa ini, dalam masyarakat kita sering jumpai bahasa Indonesia yang sudah tercampur dengan bahasa pergaulan remaja atau sudah tidak baku. Sebenarnya boleh-boleh saja kita dalam berkomunikasi dengan orang lain menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti, karena akan sangat aneh bila kita dalam berkomunikasi apalagi dengan teman sebaya menggunakan bahasa Indonesia yang formal. Maka dari itu, perlu pembelajaran bahasa Indonesia secara khusus di semua kalangan masyarakat Indonesia.

  50. Umu Afiatun

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:19

    Nama : Umu Afiatun
    NIM : 4201410079
    Rombel : 03

    Menurut saya isi artikel tersebut sangat bagus dan relevan sesuai dengan keadaan bangsa Indonesia sekarang ini yang krisis akan bahasa. Kebanyakan masyarakat terutama kaum pelajar malah lebih bangga menggunakan bahasa asing (Inggris) dalam sehari-harinya/dalam pergaulan. Selain membanggakan bahasa asing banyak juga yang lebih sering mengunakan bahasa jaman sekarang(bahasa gaul). Tugas kita sebagai mahasiswa pada khususnya yang akan menjadi generasi penerus bangsa adalah melestarikan, menggunakan dengan baik, dan meningkatkan fungsi bahasa Indonesia yang baik dan benar. Agar tetap terjaga kelestariannya dan menjadi bahasa bangsa yang tetap dibanggakan. Semoga siapa saja yang membaca artikel tersebut menjadi lebih sadar akan bahasa persatuan kita yaitu bahasa Indonesia. Jayalah Indonesiaku….

  51. Laylya Afryany

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:19

    Bahasa adalah identitas bangsa, itulah salah satu alasan mengapa kita harus melestarikan bahasa indonesia. Sebagai bangsa indonesia kita wajib menjunjung tinggi bahasa persatuan. Salah satu caranya adalah dengan cara menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar. Namun pada kenyataannya penggunaan bahasa indonesia masih kurang sesuai dengan kaidah bahasa indonesia baku,tak terkecuali pada lingkungan akademisi. Banyak terjadi penggunaan bahasa indonesia yang tidak baku antara guru dan siswa,begitu juga antara mahasiswa dan dosen. Kesadaran penggunaan bahasa indonesia secara baku masih perlu ditingkatkan, dan semua harus dimulai dari diri-sendiri.
    Laylya Afryany
    4101410104
    Rombel 03.

  52. NOVI OFSIANTI E. S.

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:23

    NOVI OFSIANTI EKA S. (4201410107) ROMBEL : 03

    Saya sangat setuju dengan artikel yang telah bapak buat di atas. Sebagai bahasa persatuan, seharusnya bahasa Indonesia harus kita jaga kelestariannya dan eksistensinya, mengingat bahasa Indonesia merupakan perpaduan dari berbagai bahasa daerah yang disadur dan disaring sebagai bahasa Indonesia. Berkenaan dengan hari sumpah pemuda yang sebentar lagi akan diperingati, kita sebagai pemuda generasi bangsa hendaknya tetap menjaga dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. meskipun di jaman sekarang, bahasa asing dan bahasa gaul telah menjadi trend di kalangan anak-anak muda. oleh karena itu, mari kita junjung bahasa persatuan kita yaitu bahasa Indonesia.

  53. Nurul Apriani Susanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:24

    pada dasarnya, saya bangga telah menjadi bangsa indonesia yang kaya akan berbagai potensi budayanya. dari keberagaman tersebut kita tetap dapat saling menyatu dengan sebuah bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. ternyata, sungguh besarnya bangsa ini.
    tapi, pada kenyataannya kebanggan tersebuh hanya sebatas ungkapan saja. realita pembuktiannya sama sekali tak mencerminkan. sangat miris jika kita melihatnya.
    apa yang telah diungkapkan bapak dalam artikel tersebut sungguh benar adanya, namun ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tujukan :
    1. pembiasaan penggunaan bahasa indonesia apakah harus dilakukan setiap waktu dan dengan siapa saja?
    2. bagaimana saat kita berkomunikasi dengan orang tua kita yang pada kebiasaan sehari-harinya menggunakan krama?
    3. selain itu, bagaimana kita harus bersikap menanggapi komentar teman-teman saat kita bercakap-cakap dengan mereka menggunakan bahasa indonesia dalam proses pembiasaan kita?
    terimakasih sebelumnya.

  54. Putri Rochimatun Hidayah Widianingrum

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:24

    Saya Setuju bahwa Bahasa Indonesia memang merupakan bahasa nasional pemersatu bangsa yang membuat hilangnya kesenjangan antar masyarakat , baik kesenjangan dari faktor budaya maupun kesenjangan dari faktor sosial. Kita bayangkan saja Bangsa Indonesia yang terdiri dari latar belakang sosial dan budaya yang berbeda dari sabang sampai merauke sangatlah memerlukan bahasa pemersatu , dan inilah Bahasa Indonesia bahasa yang harusnya sangat kita banggakan.
    Sebagai generasi muda penerus bangsa kita harus menanankan pada diri kita , bahwa kita harus terus melestarikan bahasa Indonesia salah satu caranya dengan lebih membudayakan penggunaan Bahasa Indonesia dibandingkan bahasa asing dalam kehidupan sehari – hari tanpa melupakan bahasa daerah kita.
    Putri Rochimatu H W / 4001410058 / Rombel 3

  55. Risma Budiarti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:25

    Saya setuju pak. Saya semakin bangga dengan Bahasa Indonesia, karena ternyata tidak hanya negara kita yang mempelajarinya. Negara asing pun ada yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Contohnya Australia. Saya pernah mendapat cerita dari Guru Bahasa Indonesia di Australia. Ternyata, Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran bahasa asing di negara itu.
    Namun di Indonesia sendiri, anak-anak semakin berlomba-lomba untuk belajar bahasa asing, tertutama Bahasa Inggris. Karena beberapa sekolah juga menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar pembelajaran. Sehingga hal ini menjadikan dilema bagi kebanyakan orang yang memikirkan mengenai hal ini. Di satu sisi, penggunaan Bahasa Inggris yang semakin sering akan menjadikan mereka lebih fasih dalam berbicara bahasa tersebut, sehingga mereka berusaha mengasahnya setiap hari. Namun di sisi lain, penggunaan Bahasa Inggris yang terlalu sering akan membuat Bahasa Indonesia semakin terpinggirkan. Oleh karena itu, perlu diadakan pengkajian lebih lanjut mengenai hal ini, supaya Bahasa Indonesia tetap lestari dan tidak tersisih oleh bahasa asing yang lain.

    RISMA BUDIARTI
    4101410101
    ROMBEL : 3

  56. Anis Sopyani

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:27

    saya setuju dengan pendapat pak tommy,,,
    Bahasa Indonesia sangat penting untuk dipelajari karena bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan seperti yang tertera pada sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober yang salah satu isinya adalah Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan. Hal ini berarti bahasa Indonesia mempersatukan bahasa dari seluruh daerah di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam bahasa daerah yang berbeda-beda. Dengan mempelajari bahasa Indonesia maka kita akan dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain walaupun dari berbagai daerah yang berbeda-beda.
    untuk itu mari kita bersama-sama menjaga bahasa indonesia.
    Anis Sopyani
    5401410099
    rombel 3

  57. Achmad Munifudin

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:31

    setuju pak, Bahasa Indonesia memang tuk memperstukan bangsa, biarpun Bahasa sering bercmpur dengan logat daerah.
    kalau masalah bahasana mulai tergerus munkin karena ingin di tingkatkannya mutu kualitas pendidikan di Indonesia, dengan menggunakan bahasa Internasional di harapkan setelah lulus kelak dapat bersaing di dunia Internasional.

  58. Sekar Larasati/5401410129/rombel 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:33

    Menarik sekali pak artikelnya, saya setuju dengan apa yang bapak ungkapkan. Kita sebagai warga Indonesia hendaknya bangga berbahasa Indonesia dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, tentunya bahasa Indonesia yang tidak tercampur oleh bahasa asing atau bahasa gaul.
    Namun, kita juga harus melestarikan bahasa daerah yang merupakan warisan yang ada sejak dahulu agar tidak hilang ditelan jaman. Jangan sampai anak cucu kita pandai berbahasa Indonesia tetapi tidak tahu akan bahasa daerahnya sendiri. Mari kita lestarikan Bahasa Indonesia diimbangi dengan pelestarian bahasa daerah agar kita tidak kehilangan budaya yang telah kita miliki.

  59. wuri wardani

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:47

    benar,bhasa Indinesia harus menjalankan fungsi yang diembannya.sebgai bhasa pengantar bahasa dalam perkuliahan maka kita semua khususnya warga unnes harus menggunakannya dengan sebaik-baiknya,sebagai pendukung juga kita semua sebagai warga negara indonesia harus melestarikan bahasa dan budaya daerah yang merupakan pengukuhan negara kita khusuhnya.berkenaan dengan bahasa asing yang lebih membumi maka menurut saya kita semua sebagai warga negara indonesia menganggap bahwa bahasa indonesia itu kurang keren sehingga mengunggulkan bahasa asing.maka kita semua harus selalu melestarikan bahasa persatuan kita yaitu bahasa indonesia yang merupakan isi dari sumpah pemuda 28 oktober. oleh WURI WARDANI (4001410061) ROMBEL 3

  60. Miladina Karimah (1102410007) Rombel: 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:47

    Menurut saya penggunaan Bahasa Indonesia memang harus dilestarikan dan digunakan pada kesempatan-kesempatan tertentu, karena penggunaan Bahasa Indonesia sekarang sudah mengalami pengarauh penggunaan bahasa gaul. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada saat sekarang ataupun yang akan datang. Sekarang ini, masyarakat sudah banyak yang memakai bahasa gaul dan lebih parahnya lagi generasi muda Indonesia juga menggunakan bahasa gaul. Hal ini akan berdampak dan berpengaruh terhadap penggunaan Bahasa Indonesia.

  61. Ida Yuniar Tryastuti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:48

    Peran Bahasa Indonesia dalam mewujudkan keharmonisan hidup dalam keberagaman suku dan budaya di Indonesia memang sangat penting. Bahasa Indonesia bagaikan tali penghubung antar masyarakat yang hidup di seluruh wilayah Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan sarana komunikasi yang baku dalam interaksi seluruh masyarakat Indonesia.
    Namun dewasa ini seiring dengan keinginan manusia untuk dapat hidup sesuai dengan perkembangan jaman. Penggunaan bahasa Indonesia mulai tergantikan dengan penggunaan bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional. Misalnya saja dengan munculnya sekolah-sekolah yang pelajarannya disampaikan menggunakan bahasa inggris.
    Oleh karena itu, penggunaan bahasa Indonesia harus tetap menjadi yang utama, walaupun beriringan dengan penggunaan bahasa Inggris.
    Sehingga bahasa yang menjadi jati diri dan budaya bangsa ini tetap terjaga.

    Ida Yuniar Tryastuti
    4101410024

  62. Ernawati

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 10:49

    Bahasa Indonesia selain sebagai bahasa pemersatu juga sebagai bahasa ideologis. memaknai Bahasa Indonesia tidak cukup hanya dengan menggunakannya saja. Historis dan sejarah perjuangannya hingga menjadi Bahasa persatuan memang sangat bermakna. Namun seiring perkembangan zaman Bahasa Indonesia kini mulai terkikis oleh zaman. pemuda bangsa kini mulai terbiasa dan lebih senang menggunakan bahasa yang mengandung serapan bahasa-bahasa asing yang biasa disebut bahasa oang sekarang “BAHASA GAUL” Sungguh ironis… setidaknya sebagai generasi muda kita dapat lebih menghargai Bahasa Indonesia dan dapat menggunakannya sesuai dengan yang seharusnya.

  63. Hendra septiawan(1102410041) Rombel: 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:00

    menurut saya penggunaan bahasa indonesia sangat diperlukan di setiap saat,karena telah di jelaskan di dalam keempat fungsi di atas bahwa bahasa indonesia sangat berpengaruh dalam moralitas ataupun kebudayaa nasional.

  64. andriawan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:04

    Setuju sekali dengan ulasan bari Bapak.
    Memang Bahasa Indonesia merupakan ciri dari bangsa Indonesia yang perlu kita banggakan dan pertahankan.
    Meskipun sekarang ini mulai ada anggapan bahwa dalam menghadapi era globalisasi harus disertai dengan menguasai bahasa asing. Tetapi tetap bahasa Indonesia seharusnya menjadi bahasa utama yang digunakan.
    Dengan tidak menutup untuk mempelajari bahasa asing untuk menyesuaikan dengan era globalisasi ini.

  65. Sittatun Ni'mah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:04

    Sudah seyogyanya, kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia membumikan bahasa pemersatu di bumi pertiwi ini. Kata “gaul” mungkin menjadi salah satu masalah serius yang menghampiri kawula muda saat ini. Banyak kalimat tak baku yang justru menjadi tren di dunia mereka. Terlepas dari itu, faktor lingkungan seperrti halnya dunia pertelevisian, juga turut memberikan andil besar. Usul saya, 1. Saringlah kembali bahasa yang akan disampaikan. 2. Jangan merubah bahasa yang sudah dibakukan, terutama pada peribahasa (karena saya pernah melihat ada tayangan yang memlesetkan peribahasa Indonesia). 3. Jika, di luar banyak ajakan Cintailah Produk dalam Negeri, maka Cintailah Bahasa dalam Negeri. Terima Kasih….

  66. Agus Sofian Eka Hidayat 4101410049 (rombel 3)

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:04

    Assalamualaikum Wr.Wb

    pertama tama saya sangat setuju dengan artikel ini. Kita memanga harus melihat esensi dari fungsi bahasa indonesia yaitu Pertama, meningkatkan fungsinya sebagai lambang kebanggaan dan lambang harga diri bangsa Indonesia. Kedua, meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang jati diri bangsa yang akan menampakkan ciri khas sekaligus membedakan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain di dunia. Ketiga sebagai sarana pemersatu bangsa. Keempat bahasa Indonesia yang juga yaitu bahasa nasional dalam perannya sebagai sarana perhubungan antardaerah dan antarbudaya. Bisa kita simpulkan bahasa indonesia merupakan media untuk menegakkan pilar kesatuan dan persatuan bangsa indonesia.

    Namun kenyataannya ada sedikit pergeseran bahasa yang mulai muncul kepermukaan saat ini , dan mulai menjadi ironi.

    Yang pertama adalah masalah penggunaan bahasa indonesia dalam pergaulan sehari hari. Kita ketahui indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan bahasa , sehingga dalam penggunaan bahasa indonesia juga terselip bahasa bahasa daerah yang beragam , sehingga menjadikan ke ambiguan dalam pengartian arti bahasa. Selanjutnya , kemajuan pergaualan ssat ini telah menggeser nilai penggunaan bahasa indonesia secara baik dan benar . Bahasa gaul atau bahasa alay yang beredar dalam masyarakat , telah mentransformasi nilai nilai khas bahasa indonesia. Seakan bahasa indonesia secara keseharian telah kusam ditelan waktu dan digantikan dengan bahasa gaul dan alay ala masyarakat muda.

    Yang kedua adalah arah manusia indonesia dalam menatap era globalisisa. Globalisasi dan pasar bebas di indonesia menuntut manusia indonesia untuk menggunakan bahasa international dalam interaksi sosial dengan masyarakat bangsa lainnya. Kita cenderung mau mengikuti bahasa orang lain ,hanya demi kepentingan pribadi , tanpa melihat nilai kebanggaan dari bahasa kita sendiri. Seharusnya kita sebagai bangsa indonesia di dunia internasional wajib mengenalkan bahasa kita sebagai bentuk identitas kita dalam mengamalkan dan menghormati upaya dari tokoh tokoh kita terdahulu .

    Oleh karena itu marilah kita sebagai generasi muda , dan penerus bangsa mulai bangga menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar. Harmonisasi interaksi antarwarga masyarakat dapat kita bina melalui bahasa Indonesia. Pembinaan sikap bahasa perlu didukung oleh manusia-manusia Indonesia secara keseluruhan dan terpadu. Jadilah warga negara Indonesia yang sesungguhnya yang cinta akan bahas ibunya sendiri

    Sekian wassalam

  67. Guvinda Olivia Oktaviani

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:09

    Penggunaan bahasa indonesia sebagai bahasa pengantar sehari-hari adalah sangat penting. Akan tetapi terkadang banyak masyarakat yang melupakan bahasa daerahnya karena sejak lahir hanya diajari dengan bahasa indonesia. Misalnya, seorang keturunan jawa yang tidak bisa berbahasa jawa karena setiap hari keluarganya berkomunikasi menggunakan bahasa indonesia.
    Dalam beberapa kondisi, nasib bahasa indonesia sama dengan bahasa daerah. Sekarang ini banyak sekolah-sekolah bertaraf internasional yang menggunakan bahasa internasional (inggris) sebagai bahasa pengantarnya. Karena terlalu sering menggunakan bahasa asing, akhirnya siswa jarang menggunakan bahasa indonesia.
    Melihat dua situasi diatas, hendaknya bahasa indonesia digunakan dengan proporsi yang tepat. Artinya, tidak menyebabkan seseorang menjadi lupa akan bahasa daerahnya tetapi juga tidak membuat seseorang menjadi lupa akan bahasa indonesia karena lebih sering menggunakan bahasa asing.
    Guvinda Olivia Oktaviani
    4101410014
    Rombel 03

  68. HANI SULISTIANI

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:16

    HANI SULISTIANI (4001410004) ROMBEL 3
    Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Bahasa yang telah dirumuskan di momentum Sumpah Pemuda 28 oktober oleh pejuang-pejuang bangsa yang telah sanggup merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah. Sebagai warga negara Indonesia yang mampu menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa Indonesia, sudah seharusnya kita mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai EYD. Di tengah globalisasi dunia, bahasa Indonesia sudah tercemari dengan berbagai macam bahasa, termasuk bahasa gaul. Ayo kita budayakan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, dengan hal itu kita sudah ikut mejaga persatuan Bangsa Indonesia. Sebentar lagi kita akan merayakan momentum Sumpah Pemuda, jadilah pemuda-pemuda yang berguna bagi bangsa dan negara.

  69. ibnu darmawan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:24

    makul : bahasa Indonesia
    rombel : 04
    setelah saya membaca tulisan bapak, bahasa Indonesia merupakan salah satu dasar untuk menetapkan kedaulatan, yaitu pendudukan yang efektif. sehingga termasuk dari esensi kedaulatan negara.

  70. Bakhtiar Rifai

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:26

    Kita sebagai Warga negara yang baik, harus b

  71. Ylyas SOPYYEV

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:31

    Ylyas SOPYYEV
    4101910001
    ROMBEL 04
    SETELAH SAYA MEMBACA TULISAN BAPAK, SAYA RASA PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA SANGATLAH PENTING BANGSA INDONESIA.

  72. Ika Teny Novita Sari (1102410031) Rombel: 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:31

    menurut saya memang benar di dalam penggunaan bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi antardaerah, antarsuku bangsa dan masyarakat etnis, dan antarbudaya Indonesia. Mungkin Bahasa Indonesia juga akan semakin sempoyongan jika di dalam memanggul bebannya sebagai bahasa nasional dan identitas bangsa. Dalam kondisi demikian, diperlukan pembinaan dan pemupukan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak mengikuti pembusukan itu. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa gaul.
    sekian komentar dari saya terimakasih.

  73. SITI SALIMAHTUN-4201410020-romb 4

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:33

    Saya sependapat dengan tulisan Bapak Tomy.
    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”.
    Pernyataan ini berarti bahwa sebagai bangsa Indonesia kita harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia tanpa meninggalkan bahasa dan kebudayaan daerah masing-masing.

  74. Novita Wulandari

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:36

    Menurut saya, tidak hanya bahasa Indonesia saja yang perlu dilestarikan, namun keberagaman bahasa daerah juga merupakan aset berharga bangsa Indonesia yang menjadi kebanggaan tersendiri, dan menjadi ciri khas suatu bangsa, sehingga bahasa daerah juga perlu dikenalkan dan dilestarikan untuk diwariskan kepada anak cucu kita kelak agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman. Karena tidak dapat dipungkiri kini dalam percakapan informal saja banyak yang menggunakan bahasa Indonesia bahkan bahasa asing dan melupakan bahasa daerahnya, sehingga perlu diajarkan kepada anak cucu kita bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari. Namun kita juga harus menegaskan bahwa kita juga tidak boleh mengesampingkan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa pemersatu bangsa.
    Sebagai usul kongkrit saja kita harus mengajarkan kepada anak cucu kita bahasa daerah untuk digunakan sebagai bahasa sehari-hari (informal), dan untuk kegiatan formal kita dapat menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan untuk bahasa asing, kita hanya perlu mengembangkannya saja untuk memperkaya kemampuan berbahasa kita, namun tanpa mengesampingkan bahasa Indonesia dan bahasa daerahnya.

  75. siti noor kamalia

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:37

    dalam melestarikan bahasa nasional kita yaitu bahasa indonesia hendaknya kita semuanya saling berperan baik pemerintah maupun masyarakat,,karena menurut saya jika kita ingin melestarikan bahasa kita dan mengenalkan bahasa kita yaitu bahasa indonesia harus saling kerjasama dan mulai dirubah apa saja yang berkaitan dengan bahasa kita misalnya saja dalam tulisan-tulisan yang sering kita jumpai di tempat umum..contohnya ketika kita berada di bandara pasti kita akan menemukan tulisan ‘exit’ yang d bawahnya baru diiringi dengan tulisan keluar,,menurut saya itu tidak menjujung sendiri bahasa kita..walaupun bahasa inggris merupakan bahasaa internasional tetapi di negara kita sendiri harusnya bahasa kita yang nomor satu bukan bahasa inggris..kalo misalnya ada orang luar datang ke indonesia biarkan saja mereka belajar bahasa kita jadinya nanti bahasa kita bisa dikenal oleh mereka..harus ditata lagi tulisan-tulisan yang ada di tempat umum supaya bahasa kita tetap exis dan tidak di tindas dengan bahasa asing..
    Semangat 45..

  76. Bakhtiar Rifai

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:37

    Nama : Bakhtiar Rifai
    NIM : 1102410051
    Rombel : 04
    Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik , harus bisa menggunakan Bahasa Nasional kita yaitu Bahasa Indonesia. tapi pada zaman sekarang, Bahasa Indonesia jarang digunakan, walaupun ada, mereka yang berbicara dengan Bahasa Indonesia tidak menggunakan Bahasa dengan Baik dan benar. Sebagian besar orang menggunakan Bahasa Indonesia dicampur dengan bahasa gaul seperti elo, gue, dsb. Hal itu menyebabkan Bahasa Indonesia menjadi rusak. Untuk itu, kita sebagai seorang mahasiswa harus bisa memberi contoh dan memberi tahu kepada mereka cara penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar dengan memanfaatkan media yang ada.

  77. Ichya Musytafizur Ziqri

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:37

    Nama: Ichya Musytafizur Ziqri
    NIM:4401410007
    Rombel: 04

    Saya sependapat dengan apa yang telah Bapak ungkapkan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang sudah semestinya kita sebagai pemiliknya dapat melestarikan eksistensinya. Sehingga Bahasa Indonesia tidak hanya tercantum dalam UUD 1945 sebagai bahasa nasional, namun hal itu benar-benar teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar.
    Menurut saya mengapa Bahasa Indonesia mulai tergerus dengan bahasa asing (Inggris) dikarenakan tuntutan pendidikan dan dunia kerja yang memerlukan keahlian berbahasa asing(inggris), sehingga setiap orang berlomba-lomba meningkatkan bahasa asingnya dan secara tidak langsung berdampak pada penggunaan Bahasa Indonesianya karena dengan adanya tuntutan berbahasa asing (Inggris).

    Itu menurut Pendapat saya..

  78. Dedy Pramono

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:39

    Nama : Dedy Pramono
    NIM : 8111410170
    Rombel : 04
    Makul : Bahasa Indonesia
    Dosen : Tommi Yuniawan

    Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang agung. Tak ada dua dimanapun jua. Ras, suku, budaya dan juga bahasa yang menjadikan Indonesia ini menjadi negara yang berbeda dengan negara lain di dunia ini.
    sebagai generasi muda, kita wajib melestarikan dan mengapresiasi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional dan pemersatu bangsa. Indonesia punya bahasa daerah dan budaya yang beragam, bangsa Indonesia memiliki keistimewaaan lebih dibanding bangsa lain. “ Berbeda – beda tapi satu jua” itulah kata yang tepat untuk bangsa Indonesia.
    Jadi, menjunjung tinggi dan meghormati bahasa indonesia dan bahasa daerah serta budaya yang ada, wajib rasanya kita menjaga dan melestarikannya.

  79. Arista Ayu Kusumaningrum

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:41

    Saya setuju dengan artikel Bapak, menurut saya bahasa merupakan media untuk menyampaikan informasi dan tanpa adanya bahasa kita tidak dapat berkomunikasi satu dengan yang lain. Salah satu bahasa yang dapat kita gunakan sehari-hari yaitu bahasa Indonesia yang merupakan bahasa pemersatu bangsa. Karena setiap daerah di Indonesia memiliki bahasa yang berbeda-beda dan pastinya pemikiran mereka pun berbeda-beda pula. Sudah seharusnya pemikiran-pemikiran itu dipersatukan melalui bahasa Indonesia.
    Bahasa Indonesia yang sekarang ini digunakan, tidak lagi bahasa yang sesuai dengan EYD, melainkan bahasa Indonesia yang telah tercampur dengan bahasa Asing maupun bahasa Daerah. Ini masih dapat ditolerir apabila bahasa tersebut digunakan dalam pergaulan, namun akan lebih baik jika kita mulai menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam aktifitas sehari-hari. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi yang akan memulai!

    Arista Ayu Kusumaningrum
    4201410095
    rombel : 03

  80. himawan nugroho

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:41

    bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa Indonesia. tidak dapat kita bayangkan jika wakil wakil dari daerah bertemu menjadi satu untuk membahas pembangunan daerah atau hanya bertukar pendapat untuk memajukan daerah masing masing menggunakan bahasa mereka sendiri sendiri yang tak dimengerti dari daerah lain. untuk itulah di perlukan adanya bahasa baku yang harus dimengerti semua warga negara dengan bahasa yang sama.

  81. M. Fatoni

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:42

    Nama : M. Fatoni
    Nim : 1102410060
    Rombel : 04
    Sesuai pada Sumpah pemuda, Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan jadi kita harus menjunjung tinggi bahasa yang kita miliki, bahasa Indonesia sangat berperan penting dalam mempersatukan pemuda-pemuda dari sabang sampai merauke, dengan adanya bahasa Indonesia kita dapat berkomunikasi dengan semua orang di seluruh daerah di Indonesia.

  82. lu'luul chasanah (4001410050) rombel 04

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:42

    Saya setuju dengan artikel Bapak. Sekarang ini bahasa indonesia memang sudah tergeser dengan bahasa asing, padahal bahasa indonesia adalah warisan luhur negara kita. Mari kita lestarikan budaya berbahasa indonesia yang baik dan benar. Kita boleh saja mendalami bahasa asing agar tetap bisa bersaing di era globalisasi, tetapi jangan lupa dengan bahasa kita sendiri. Hidup Bahasa Indonesia !!!

  83. ian maftah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:45

    ian maftah
    7111410014
    rombl 4
    menurut saya bahasa indonesia saat ini telah tercemar oleh bahasa “gaul” yang biasa di gunakan oleh muda mudi.
    adi,arti sumpah pemuda itu sendiri akan luntur oleh perilaku generasi mudanya sendiri.
    jadi dengan semangat sumpah pemuda ini mari kita tegakkan bahasa yang baik dan benar.

  84. Allifatus Syaniyyah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:51

    Menurut saya, Bahasa Indonesia memang perku perhatian khusus, bukan hanya dari aparat-aparat negara, tapi juga dari seluruh masyarakat umum. Sedikit demi sedikit bahasa Indonesia mulai tersisihkan oleh bahasa asing, banyak sekolah yang mengutamakan bahasa inggris dalam KBMnya, mungkin hal itu memang telah menjadi tuntutan zaman. Tapi, sebaiknya bahasa indonesia tetap dipertahankan, sehingga kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga. Karna,kita satu jua dan satu bahasa, yaitu bahasa indonesia..

  85. Suhasti Nursaputri

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:52

    Makul : Bahasa Indonesia
    Rombel: 04

    Setelah saya membaca artikel bapak,menurut pendapat saya, bahasa indonesia tidak hanya sebagai pemersatu bangsa indonesia tetapi bahasa indonesia mengajarkan nilai-nilai moral yang mempunyai andil besar untuk pendidikan karakter masyarakat indonesia.

  86. dian daru wijayanto

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:53

    Nim 7111410042
    rombel 4
    ya saya setuju,menurut saya kita harus bisa menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar,agar bahasa indonesia tidak kalah oleh bahasa alay yang kian hari kian menjamur.
    supaya bahasa indonesia tidak bernasib seperti bahasa sansekerta.

  87. Andang Adi

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:55

    1102410027/04
    Saya setuju bahwa bahasa Indonesia memiliki peran yang besar untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan kita sebagai pemuda harus dapat menjadi teladan bagi generasi selanjutnya dalam menjunjung tinggi bahasa Indonesia yang benar sebagai bahasa persatuan.

  88. ANGGI LARASATI (4201410098)

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:56

    Saya sangat setuju dengan semboyan : “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”.
    Dewasa ini, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagian masyarakat Indonesia sering menggunakan bahasa asing secara berlebihan. Dalam kehidupan sehari – hari pun menggunakan bahasa asing, padahal mereka asli orang Indonesia. Tindakan seperti ini merupakan pelecehan terhadap peran dan kedudukan bahasa Indonesia juga melemahkan pembinaan wawasan kebangsaan.
    Peningkatan fungsi bahasa Indonesia sangat mendukung kebudayaan nasional. Bahasa Indonesia itu tidak sekadar sebagai pendukung kesusastraan nasional tetapi juga mendorong dan menggalakkan pengembangan kebudayaan nasional.
    Jadi kita sebagai bangsa Indonesia harus bisa menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Harus menjujung tinggi budaya dan bahasa Indonesia. Karena bahasa Indonesia itu merupakan jati diri bangsa Indonesia yang harus dipertahankan eksistensinya.
    ANGGI LARASATI (4201410098) ROMBEL 03.

  89. Khabibullah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:56

    Nama : Khabibullah
    NIM : 8111410065
    Mata Kuliah : Bahasa Indonesia
    Rombel : 04

    Kita sebagai rakyat Indonesia memang harus bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia ini, yang mempunyai beraneka ragam kebudayaan yang luhur serta di kagumi, di hormati dan di akui di seluruh dunia. Kita sebagai rakyat Indonesia sekaligus penerus tegaknya bangsa ini harus mencintai bahasa nasional kita bahasa pemersatu kita, yaitu Bahasa Indonesia. Yang tercantum dalam pasal 36 UUD 1945 yang berbunyi “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia.”

  90. Roudlotul Fitria (4001410040) rombel 4

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 11:57

    Saya sependapat dengan artikel Bapak. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya. Bahasa Indonesia merupakan bahasa kesatuan pemersatu antarbangsa. Saat ini penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar kurang diperhatikan. Kebanyakan dari para warga Indonesia lebih sering menggunakan bahasa “gaul” dalam kehidupan sehari-hari. Seharusnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baku tidak boleh ditinggalkan,karena Bahasa Indonesia merupakan identitas dari negara Indonesia.

  91. Ida Fahru Roziyah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:00

    Salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia adalah memperingati “Sumpah Pemuda”, di mana di dalamnya terdapat makna bagi bangsa Indonesia untuk mengenang kembali dan melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulunya sesuai dengan status yang diperankannya sekarang.

    Sebagai mahasiswa misalnya, di jaman modern ini sudah jarang saya mendengar bahkan melihat kaum muda menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Namun bahasa gaullah yang sering digunakan. Entah kenapa, mungkin masuknya budaya dari bangsa asing yang sedikit demi sedikit telah menguasai kaum muda sekarang sehingga bahasa Indonesia serta budaya Indonesia yang telah lama di tanamkan para leluhur sudah mulai luntur.
    Oleh karena itu, sudah sepatutnya mulai saat ini menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dan tetap melestarikan bahasa daerah.

  92. Ida Fahru Roziyah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:03

    Nama : Ida Fahru
    NIM : 4301410070
    Rombel ” 04

    Salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia adalah memperingati “Sumpah Pemuda”, di mana di dalamnya terdapat makna bagi bangsa Indonesia untuk mengenang kembali dan melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulunya sesuai dengan status yang diperankannya sekarang.

    Sebagai mahasiswa misalnya, di jaman modern ini sudah jarang saya mendengar bahkan melihat kaum muda menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Namun bahasa gaullah yang sering digunakan. Entah kenapa, mungkin masuknya budaya dari bangsa asing yang sedikit demi sedikit telah menguasai kaum muda sekarang sehingga bahasa Indonesia serta budaya Indonesia yang telah lama di tanamkan para leluhur sudah mulai luntur.
    Oleh karena itu, sudah sepatutnya mulai saat ini menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dan tetap melestarikan bahasa daerah.

  93. Tria Wijayanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:07

    Makul : Bahasa Indonesia
    Rombel : 04
    Setelah saya membaca artikel bapak,menurut pendapat saya,bahasa indonesia merupakan bahasa pemersatu bagi bangsa indonesia,serta memberikan sinkronisasi terhadap bahasa lain untuk bisa memberikan pendidikan moral terhadap masyarakat indonesia.

  94. Bakhtiar Rifai

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:08

    Nama : Bakhtiar Rifai
    NIM : 1102410051
    Rombel : 04
    Saya setuju dengan pendapat Bapak, sekarang ini Bahasa Indonesia perlu diperhatikan, karena penggunaannya sudah tidak utuh lagi dalam artian sudah ditambah dengan bahasa gaul. Maka dari itu kita sebagai penerus bangsa harus bisa menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar demi Persatuan dan Kesatuan Indonesia.

  95. Lucky anggraini putri 5401410113 rombel 04

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:09

    Saya sangat setuju apa yang telah di ungkapkan oleh bapak .Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu.sebagai generasi muda kita harus bangga memiliki bahasa indonesia.sebagai mana tugas kita sebagai mahasiswa untuk belajar dan belajar.agar tidak dijajah oleh bangsa lain.dari sabang sampai merauke kita memiliki bahasa yaitu bahasa indonesia.kita harus menghargai jasa jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan demi bangsa indonesia

  96. ibnu darmawan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:11

    nama: ibnu darmawan
    NIM.: 8111410002
    Makul: bahasa Indonesia
    rombel : 04
    komentar saya mengenai artikel di atas, bahasa Indonesia merupakan esensi kedaulatan bangsa Indonesia serta sikap berbahasa Indonesia secara positif akan dapat menjadikan bahasa Indonesia semakin berperan secara nyata sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Sudah saatnya kehidupan kebangsaan dibekali dengan semboyan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”.

  97. Dwi Lestari (4001410055) rombel 4

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:12

    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Saya setuju dengan penutup artikel Bapak tersebut karena bahasa yang digunakan oleh seseorang dengan baik dapat mencerminkan latar belakang yang baik pula dari individu tersebut. Melihat kenyataan sekarang, penggunaan Bahasa Indonesia sering disalah gunakan. Kaum muda lebih suka menggunakan bahasa ‘gaul’ yang hanya dimengerti komunitas mereka, sehingga penerapan berbahasa Indonesia yang baik dan benar mulai terlupakan. Adanya penelitian bahwa Bahasa Melayu termasuk Bahasa Indonesia merupakan bahasa favorit peringkat ketujuh di dunia yang dipelajari. Dengan fakta tersebut, sudah semestinya Bangsa Indonesia bangga dengan bahasanya sendiri meskipun juga mempelajari bahasa negara lain.

  98. siti noor kamalia

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:13

    nim = 6411411244
    rombel = 4
    menurut saya dalam memajukan bahasa kita yaitu bahasa indonesia harus saling kerjasama antara pemerintah dan masyarakat…karena tidak hanya satu puhak saja yang harus mempedulikan bahasa kita tetapi semuanya…seperti saya kurang setuju dengan tulisan-tulisan yang ada di tempat-tempat umum,jalan raya dan lain sebagainya..di sana kita sering jumpai tulisan bahasa asing yang seharusnya itu tidak benar,,misalnya saja ketika kita ada di bandara internasional yang ada di indonesia pasti kita pernah melihat tulisan ‘exit’ yang kemudian baru disusul dengan tulisan ‘keluar’ seharusnya kita gunakan tulisan ‘keluar’ dahulu baru diikuti dengan tulisan ‘exit’ sehingga kita mengenyampungkan bahasa kita sendiri walaupun bahasa inggris tersebut merupakan bahasa internasional..biarkan saja mereka yang belajar sama bahasa kita bukanya kita yang malah mengeyampingkan bahasa kita sendiri di negara kita sendiri..jadinya kita harus mulai merubah tulisan-tulisan itu dengan bahasa indonesia dahulu baru bahasa inggris,,supaya bahasa kita dipelajari oleh orang asing dan bahasa kita bisa exis…
    semangat 45..!!!!

  99. Afif Sulistianto

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:13

    Apa yang disampaikan oleh bapak memang benar adanya. namun kenyataan yang ada dimasyarakat kadang membuat kita canggung untuk menggunakan bahasa indonesia dalam moment/acara yang tidak resmi. hal itu yang kemudian membuat kita lebih memilih menggunakan bahasa daerah. oleh karna itu ada baiknya jika kita juga mulai membiasakan mencintai bahasa dan budaya indonesia. agar kita menjadi bangsa yang besar dan sedereajat dengan bangsa bangsa yang lain.

    Afif Sulistianto
    7101410063
    04(rombel)

  100. Khabibullah bahasa Indonesia rombel 04

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:19

    bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional Indonesia yang harus dihormati dan digunakan dengan baik.

  101. Jhonson A Pasaribu

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:28

    nama : Jhonson A Pasaribu
    Nim : 7111410052
    Rombel : 04

    saya setuju dengan artikel bapak,tpi kenyataannya bahasa indonesia telah mengalami perubahan yang cukup signifikan,ditandai dengan muncul nya bahasa-bahasa baru yang sering kita sebut bahasa “GAUL”.bahasa “GAUL” ini telah sangat jauh menyimpang dari tutur kata bahsa indonesia.kemungkinan besar dalam beberapa tahun kedepan banyak bermunculan bahasa-bahasa “GAUL” lainnya yang menghilangkan ciri bahasa indonesia itu sendiri.semoga artikel bapak ini dapat menyadarkan kita agar tidak semena-mena bagi kita mengubah-ngubah bahasa indonesia ,bahasa nasional.

  102. wahyu estiani

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:28

    makul:bahasa indonesia
    rombel:4
    nim: 4001410006
    Saya setuju dengan artikel Bapak, Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Terlebih ketika mengunjungi daerah lain yang berbeda bahasa.
    Tetapi tidak memungkiri jika Bahasa Indonesia telah tercampur dengan bahasa daerah dan bahasa asing.
    Karena untuk menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari akan terasa kaku dan memisahkan kekerabatan Pak. Sehingga lebih banyak orang memilih menggunakan bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah bersama-sama.

  103. San Mauritz Sinaga

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:31

    Nama: San Mauritz Sinaga
    NIM : 8111410236
    Rombel: 04

    Saya sepakat dalam artikel Bapak, bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggaan dan lambang harga diri bangsa, sebagai lambang jati diri bangsa, sebagai sarana pemersatu bangsa, dan juga sebagai sarana perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
    Dikarenakan indonesia yang kaya akan suku dan budaya, serta mempunyai masing-masing bahasa daerah. Maka dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dalam Bahsa Indonesia yang dikenal dengan keramah-tamahannya, dapat mempersatukan bangsa meskipun berbeda-beda suku.

  104. Wigara Trisna Abdi

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:39

    Makul : Bahasa Indonesia
    NIM : 6101410022
    Rombel : 04

    Menurut saya, kita sebagai generasi muda atau generasi penerus bangsa kita wajib menjaga keaslian bahasa Indonesia yang mungkin sekarang ini sedikit terkotori keasliannya dengan bahasa-bahasa gaul para kawula muda.
    Karena memang benar bahasa Indonesia sebagai lambang jati diri bangsa yang akan menampakkan ciri khas sekaligus membedakan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain di dunia. Berbahasa Indonesia yang benar termasuk modal pembangun bangsa dimata dunia.

  105. Ibnu afan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:51

    Nama : ibnu afan
    Nim : 5101410050
    Rombel : 4

    Kita sebagai bangsa indonesia memang harus meningkatkan peran dan fungsi bahasa indonesia, seperti yang sudah ditulis dan disebutkan diatas. Maka dari itu kita sebagai mahasiswa tentu harus membiasakan diri serta bangga dengan berbicara dengan bahasa indonesia secara baik dan benar, menghilangkan kebiasaan berbicara dengan bahasa gaul, dan lestarikan juga bahasa daerah.

  106. Brian Gentur Setiawan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 12:59

    Nama : Brian Gentur Setiawan
    NIM : 6301410027
    Rombel : 04

    Menurut saya, Bahasa bukanlah hanya sebagai sarana komunikasi,tetapi sebagai sarana pengenalan budaya dan seni bangsa itu sendiri. Apalagi Bahasa Indonesia,banyak kebudayaan dan kesenian yg terkandung didalamnya,seharusnya kita lebih melestarikan Bahasa persatuan kita ini yaitu Bahasa Indonesia.

  107. irma swastika pradani

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:02

    Nama : Irma Swastika Pradani
    NIM : 5401911007
    rombel :

    Saya sangat setuju dengan artikel diatas. namun pada kenyataanya, seiring dengan perkembangan zaman nilai bahasa indonesia sebagai bahasa kebanggaan bangsa indonesia semakin terkikis. Banyak generasi muda yang meremehkan bahasa Indonesia. Hal tersebut terbukti banyak pelajar maupun mahasiswa yang meremehkan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Padahal generasi mudalah yang akan mengemban tugas meneruskan bangsa ini.
    seharusnya ada upaya dari berbagai pihak agar bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa kebanggaan bangsa ini. pihak -pihak yang terkait untuk upaya tersebut adalah pemerintah, sekolah, orang tua, dan kesadaran dari masing-masing individu.

  108. Murdiyoko (6301410007) rombel : 4

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:05

    Di jaman sekarang ini mencintai bahasa sendiri merupakan kebanggaan besar bagi bangsa Indonesia karena pengaruh global yang begitu besar yang membuat bahasa Indonesia banyak terpengaruh. Karna menjadi alat pemersatu bangsa yang sangat beragam, bahasa Indonesia merupakan jiwa bangsa Indonesia. Jika bahasa Indonesia terpengaruh hal negatif dari pengaruh global sama saja jiwa bangsa Indonesia yang terpengaruh. Mencintai bahasa Indonesia berarti mencintai diri sendiri karna jiwa selalu ada dalam diri. Lestarikan bahasa Indonesia sebelum diklaim tetangga kita yang nakal. Bersama kita satu tanpa koma atau titik, Indonesia.

  109. Yuni Nur Anisa

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:07

    Saya setuju dengan apa yang telah bapak tulis dalam artikel ini,bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Di Indonesia mempunyai ragam budaya yang berbeda-beda,setiap daerah mempunyai bahasa daerahnya masing-masing,dan bahasa indonesia menjadi bahasa pemersatu bangsa kita. Namun adanya bahasa asing terutama bahasa inggris juga penting untuk dipelajari untuk menghadapi dunia kedepaanya. Bahasa inggris merupakan bahasa yang sangat penting,kita tetap mempelajarinya namun kita tidak boleh lupa bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa kita.
    Saya juga setuju dengan ungkapan semboyan Bapak bahwa”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”,jadi tidak hanya budaya saja namun kita juga mengaplikasikan penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
    Nama : Yuni Nur Anisa
    NIM : 1102410028
    Rombel : 03

  110. ahmad fauzi

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:13

    nama :ahmad fauzi
    nim : 61102409046
    saya setuju dengan artikel ini, dengan pengukuhan bahasa Indonesia ini perbedan latar belakang setiap budaya, agama dan suku dapat terselesaikan, yang memang diketahui budaya indonesia beraneka ragam dan dengan adanya. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memudahkan seluruh budaya yang banyak di Indonesia dalah hal berkomunikasi antar budaya lain yang memiliki bahasa daerah yang beragam.
    selain dari pada itu pengukuhan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional indonesia menjadikan kualitas bangsa dan jati diri bangsa sebagai kebanggan rakyatnya.

  111. Mir'atul Khasanah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:17

    Nama : Mir’atul Khasanah
    Nim : 5401911005
    Rombel : 56
    SETUJU Pak…karena bahasa adalah salah satu alat pemersatu bangsa, dengan bahasa indonesia warga negara indonesia dari sabang sampai merauke bisa menjalin komunikasi dengan baik. Maka dari itu sebagai generasi penerus bangsa dan sebagai warga negara yang baik marilah kita lestarikan bahasa indonesia tanpa melupakan bahasa daerah qta!!!!!!!!

  112. Riswanto Gihon Sitanggang

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:17

    Nama : Riswanto Gihon Sitanggang
    NIM : 8111410202
    Rombel : 04

    Saya setuju dengan tulisan bapak, mengenai Bahasa indonesia sebagai Bahasa Nasional, kita sebagai warga negara Indonesia haruslah menjunjung tinggi isi dari sumpah pemuda yang ke tiga “KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA” dimana bahasa indonesia itu memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk kita ketahui, dan begitu juga dengan Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara, yaitu sebagai bahasa resmi kenegaraan, sebagai alat pengantar dalam dunia pendidikan, sebagai penghubung pada tingkat Nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah, dan, sebagai pengembangan kebudayaan Nasional, Ilmu dan Teknologi.
    jelaslah kita sebagai bangsa Indonesia mementingkan suatu bahasa Indonesia itu dalam kehidupan kita sehari-hari, di lain hal juga negara Indonesia yang kaya akan suku, adat dan ras, yang juga memiliki bahasa daerah masing-masing, sehingga masyarakat haruslah menjunggjung tinggi bahasa indonesia dalam kehidupan sehari-hari agar dapat bersatu, bekomunikasi dengan seluruh masyarakat indonesia, olehkarena itulah satu hal yang paling kita ketahui mengenai fungsi bahasa indonesia itu adalah sebagai bahasa pemersatu atau bahasa kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia.
    sehingga jelaslah kita dapat disatukan oleh bahasa indonesia dari beragamnya suku,adat dan ras itu, dengan kesatuan itulah kita sebagai masyarakat indonesia telah menjungjung tinggi nilai-nilai dan norma-norma dalam bermasyarakat, dengan disatukanya kita untuk mengatakan “merdeka”.
    Terima Kasih.

  113. Choerul Bekti Susilo Nugroho

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:26

    Makul: Bahasa Indonesia
    NIM: 5101410024
    Rombel: 04
    Sudah semestinya kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik & benar. Proses globalisasi kebudayaan yang terjadi mengakibatkan berubahnya paradigma tentang “pembinaan” dan “pengembangan” bahasa. Bahasa Indonesia pada masa depan bukan hanya menjadi bahasa negara, melainkan juga menjadi bahasa dari suatu tribe (suku) yang mengglobal. Bahasa tersebut harus mampu mengakomodasikan perubahan-perubahan dan penyesuaian-penyesuaian yang mungkin dihadapi. Mekanisme pembinaan dan pengembangan tidaklah ditentukan oleh suatu lembaga, seperti Pusat Bahasa, tetapi akan amat ditentukan oleh mekanisme “pasar”.

  114. M. Afif Mukhlisin(4101410092) rombel 3

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:29

    Menjadi hal yang lumrah jika kita perlu mengukuhkan bahasa indonesia sebagai pemersatu bangsa ini, karena kita adalah putra-putra bangsa yang terdiri dari ragam suku, bahasa, dan bangsa. tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita juga perlu mempelajari bahasa di luar bahasa Indonesia agar kita bisa menambah wawasan dan pengetahuan. dengan luasnya wawasan dan ilmu-ilmu baru yang kita peroleh tiap harinya maka akan memberikan manfaat bagi kehidupan kita dan bangsa ini. kita ambil contoh ilmu tekhnologi, jika kita tidak menguasai bahasa selain indonesia, maka teknologi kita akan terbatas yang ada dalam bahasa indonesia saja. sedangkan pengetahuan baru yang bermunculan di luar negeri dengan bahasa yang berbeda akan sulit kita jangkau. oleh karena itu saya hanya ingin menulis, Tanamkan bahasa Indonesia sejak kecil kalau dimungkinkan, anak-anak yang masuk sekolah dasar sudah bisa berbahasa indonesia. dengan begitu jika mereka ingin mempelajari bahasa yang lainnya mereka tidak akan kehilangan jati diri mereka, karena sudah ditanamkan sejak kecil.

    Ngapunten menawi wonten kalepatan.

  115. Retnaning Fatichah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:30

    Nama : Retnaning Fatichah
    NIM : 1102410046
    Makul : Bahasa Indonesia
    Rombel : 04
    Saya sangat setuju dengan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Seiring berjalannya waktu, bahasa Indonesia sudah hampir kehilangan jati diri. Karena warga Indonesia itu sendiri telah beranjak pergi meninggalkan “bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Di era globalisasi seperti saat ini, bahasa Indonesia sudah kurang populer dikalangan remaja, mereka lebih senang menggunakan bahasa-bahasa asing seperti yang sedang ngetrend saat ini adalah bahasa Korea, Jepang dan Inggris. Maka dari itu, saya sangat setuju dengan adanya peningkatan peran dan fungsi bahasa Indonesia untuk mendukung kebudayaan nasional. Karena jika bukan kita yang mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, lalu siapa lagi??

  116. feronica dara primasari

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:32

    nama :feronica dara primasari
    nim :5101410053
    Meskipun sudah sering didengar, ternyata belum semua orang memahami makna istilah “baik dan benar” dalam berbahasa. Tidak semua bahasa yang baik itu benar dan sebaliknya, tidak semua bahasa yang benar itu baik. Tentunya yang terbaik adalah bisa berbahasa dengan baik dan benar. Untuk dapat melakukannya, perlu dipahami dulu apa yang dimaksud dengan baik dan benar tersebut.

  117. feronica dara primasari

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:34

    makul :bahasa indonesia
    rombel :04
    nama :feronica dara primasari
    nim :5101410053
    Meskipun sudah sering didengar, ternyata belum semua orang memahami makna istilah “baik dan benar” dalam berbahasa. Tidak semua bahasa yang baik itu benar dan sebaliknya, tidak semua bahasa yang benar itu baik. Tentunya yang terbaik adalah bisa berbahasa dengan baik dan benar. Untuk dapat melakukannya, perlu dipahami dulu apa yang dimaksud dengan baik dan benar tersebut.

  118. Dedy Rahmad Ramadhan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:37

    Nama : Dedy Rahmad Ramadhan
    NIM : 5101410014
    Rombel : 04
    Menurut saya, Kedudukan Bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa Nasional. Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dibuktikan dengan masih digunakannya Bahasa Indonesia sampai sekarang ini. Berbeda dengan negara-negara lain yang terjajah, mereka harus belajar dan menggunakan bahasa negara persemakmurannya. Contohnya saja India, Malaysia, dll yang harus bisa menggunakan Bahasa Inggris.

  119. imammudin

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:52

    yang penting implementasi…….
    negeri ini memerlukan generasi yang siap memimpin…….
    kenali diri maka. kita akan kenal bangsa ini dan kita akan kenala jati diri bangsa……!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! : )

  120. hudatul janah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:52

    nama : Hudatul Janah
    Nim : 5401911002
    Rombel : 56

    Saya setuju sekali dengan isi artikel bapak. Bahasa indonesia harus selalu dijaga dengan baik agar tidak adanya salah penggunaan, tidak akan dilupakan walau beragam bahasa di negara kita dan banyaknya bahasa asing yang masuk negara kita, tapi bahasa indonesia adalah satu – satunya bahasa persatuan kita.
    Tapi saya sangat prihatin sekali dengan siswa – siswa didaerah – daerah yang dipinggiran yang jauh dari kota, karena mereka didalam komunikasi dengan guru masih banyak yang menggunakan bahasa daerah atau bahasa gaul. Saya ingin sekali mengubah siswa – siswa tersebut agar mengunakan bahasa kebangsaan kita yaitu bahasa indonesia,karena mereka adalah generasi muda yang harus menjaga kelestarian bangsa kita.

  121. etik mawa

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 13:54

    saya tdk bisa komentar banyak deh…soalnya belum bisa berbahasa indonesia yang baik dan benar. Kapan saya mau dilatih Pak????????????????????????????????? saya tunggu lho………………

  122. Riswanto Gihon Sitanggang

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:18

    Nama : Riswanto Gihon Sitanggang
    NIM : 8111410202
    Rombel : 04

    Saya setuju dengan artikel Bapak, mengenai mengukuhkan Bahasa Indonesia, Bahasa indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia yang tercantum dalam Pasal 36 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945. “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”. Bahasa Indonesia juga disiratkan pada bagian ketiga yang berbunyi “KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA”.
    Benarlah bahwa bahasa Indonesia itu adalah suatu bahasa kesatuan, bahasa kebanggaan, dan dapat dikatakan sebagai bahasa ibu, dimana begitu besarnya manfaat atau pengaruh dari bahasa indonesia, yang merupakan suatu kebanggan kita sebagai suatu negara yang besar yang memiliki bahasa yang besar, suatu hal yang begitu melekat dalam pikiran kita bahwa bahasa indonesia itu iyalah suatu bahasa pemersatu atau sebagai bahsa kesatuan yang dapat menyatukan seluruh rakyat Indonesia, dari berbagai wilayah, suku dan bahasa masing-masing. Namun jika dilihat dari kondisi negara Indonesia yang memiliki keanekaragaman suku, dan bahasa, yang sangat berpengaruh terhadap penerapan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari menjadi sulit dikarenakan keanekaragaman bahasa daerah itu sendiri. Masyarakat Indonesia lebih terbiasa menggunakan bahasa daerahnya sendiri dari pada menggunakan Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa kesatuan.
    Jelaslah bahwa bahasa indonesia itu adalah bahasa kebanggaan kita sebagai warga negara Indonesia, yang dapat mempersatukan kita dari beragamnya suku, adat dan ras, dan yang merupakan suatu ciri khas kita dari negara-negara lainya.
    Terima kasih.

  123. Atik Nur Fatkiyah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:41

    Nama : Atik Nur Fatkiyah
    NIM : 5401191004
    Rombel : 56
    Berbahasa Indonesia yang baik yaitu menggunakan kalimat yang tepat dan santun, karena dengan kalimat tersebut akan lebih komunikatif. Kita harus memiliki kesadaran dan sikap berbahasa yang positif, kesadaran dan sikap positif itu tercermin melalui cara-cara kita berkomunikasi.
    Apabila kita berbicara dengan kalimat yang baik, tepat dan santun menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari berarti kita telah berbahasa Indonesia dengan baik.

  124. dodo mawa

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:41

    penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar di bumi pertiwi inj apa masih perlu dipertahankan ? coba saja kita dengarkan percakapan kelompok etnik tertentu terutama mereka pendatang dari tanah seberang, atau percakapan dikalangan remaja/mahasiswa yang menggunakan bahasa gaul atau bahasa slank, atau pembicaraaan orang orang semarang asli (meskipun tinggal sedikit) yang menggunakan bahasa “walikan”. memperhatikan kondisi keanekaragaman, bahasa indonesia perlu mengakomodir kehadiran bahasa mereka, agar bahasa indonesia dapat makin berkembang dan benar=benar mampu sebagai bahasa pemersatu. saya khawatir kalau kita terlalu terpaku pada tatanan yang “baik dan benar” akan semakin (jauh) ditinggalkan masyarakatnya. kira kira begitu pak tomi, kalau kita mau mengukuhkan bahasa indonesia sebagai bahasa masyarakat indonesia yang plural.

  125. Chandra Septian Budiono

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:43

    Saya setuju, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang dapat dikatakan sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Mengapa, ini dikarenakan bahasa Indonesia sanggup menyatukan bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia, Indonesia adalah negara dengan bahasa daerah terbanyak dan memiliki logat terbanyak di dunia. Kita harus terus menjunjung tinggi bahasa Indonesia karena ini merupakan salah satu pemersatu bangsa.
    Kita sebagai bangsa Indonesia jangan sampai menomor dua kan bahasa Indonesia di bawah bahasa Inggris. Sekarang ini telah banyak sekolah-sekolah di luar negeri yang menetapkan bahasa Indonesia sebagai kurikulum wajib mereka. Salah seorang guru SMA saya pernah bercerita bahwa beliau pernah mengajar bahasa Indonesia di Australia dan mereka sangat antusias terhadapnya. Jangan sampai terus terjadi bahwa nilai ujian bahasa Indonesia lebih rendah dari bahasa Inggris. Sebagai generasi penerus bangsa sudah sepantasnya kita terus menjaga dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia yang telah mempersatukan kita
    JAYA BANGSA INDONESIA, JAYA BAHASA INDONESIA

    NIM : 4101410030
    Nama : Chandra Septian Budiono
    Rombel : 03

  126. khanifah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:43

    mengingat kemajuan yang pesat, sekarang ini banyak dari generasi muda yang lebih senang menggunakan bahasa asing ( inggris,korea,jepang dll) daripada menggunakan bahasa Indonesia yaitu bahasa pemersatu bangsa kita. penggunaan bahasa asing di anggap keren oleh generasi muda karena mengikuti perkembangan zaman. Tapi seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga dan selalu menjaga budaya kita dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi antarsuku dan antardaerah. Dengan kita menggunakan bahasa Indonesia sebagai komunikasi sehari-hari itu sudah cukup menunjukkan bahwa kita cinta Tanah air. bahkan jika bisa kita harus menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.

  127. Vivi kusumahati

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:51

    Semangat berbahasa Indonesia!
    Bangsa ini memiliki kekayaan yang luar biasa yaitu bahasa Indonesia. Kita memiliki bahasa yang berdedikasi tinggi. oleh karena itu, mari ciptakan nuansa berbahasa Indonesia yang kondusif dan komunikatif. Memfungsikan bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan di negeri ini.

  128. khanifah

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:52

    NIM :4201410091
    Rombel : 3
    Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

  129. ellena muji pangastuti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:34

    Saya sangat setuju dengan artikel bapak dan menurut saya , di akhir – akhir perkembangan bahasa dari tahun ketahun memang memiliki suatu kemajuan tetapi juga memiliki kemunduran . Sebagai contoh , seperti yang bapak katakan bahwa hampir di berbagai penjuru di seluruh Indonesia mengenal dan memakai bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari – hari , terutama dalam acara formal dengan baik dan benar , itu menunjukan suatu perkembangan yang bagus / kemajuan di Indonesia dalam bidang bahasa , sedangkan kemundurannya menurut saya yaitu akhir – akhir ini banyak sekali dan semakin banyak orang terutama remaja menggunakan bahasa Indonesia tidak sesuai EYD , sampai di baca pun sulit . Saya ingin mereka semua sadar akan guna bahasa Indonesia yang baik dan benar , sehingga bahasa Indonesia mempunyai ciri khas dan menjadi bahasa yang membanggakan .

  130. Ika Riswanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:36

    ternyata bahasa indonesia memiliki segudang fungsi dan peranan, bukan hanya sekedar bahasa persatuan dan lebih dari sebuah kepribadian bangsa. semua peranan yang disebut diatas akan terwujud jika kita, sebgai generasi muda mau menggunakan dan melestarikan bahasa indonesia dengan baik tanpa adanya perubahan yang tidak seharusnya.

  131. Ika Riswanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:41

    nim:6411411140
    rombel: 48
    jurusan: ikm

  132. Ade Bagus Pratama

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:41

    Nama: Ade Bagus Pratama
    NIM :6211410063
    Rombel: 04

    Saya setuju dengan artikel yang Bapak tulis ini, bahwa Bahasa Indonesia adalah sebagai kebanggaan bangsa, sebagai harga diri bangsa, sebagai jati diri bangsa, sebagai sarana pemersatu bangsa, dan juga sebagai sarana perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
    Dikarenakan indonesia yang kaya akan suku dan budaya, serta mempunyai masing-masing bahasa daerah. Maka dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dalam Bahasa Indonesia yang dikenal dengan keramah-tamahannya, dapat mempersatukan perbedaan dalam bangsa.

  133. subhan

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:46

    Sepakat sekali dengan Prof Tommi. Bahasa sederhananya “Think Globally, Act Locally”.

  134. Ade Bagus Pratama

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 17:47

    Nama : Ade Bagus Pratama
    NIM : 6211410063
    Rombel : 04

    Saya setuju dengan artikel yang Bapak tulis ini, memang benar Bahasa Indonesia adalah sebagai kebanggaan bangsa, sebagai harga diri bangsa, sebagai jati diri bangsa, sebagai sarana pemersatu bangsa, dan juga sebagai sarana perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
    Indonesia adalah sebuah bangsa yang memiliki banyak keragaman didalamnya, keragaman tersebut meliputi budaya, suku, bahasa, dll. Akan tetapi dengan adanya Bahasa Indonesia maka keragaman itu membaur menjadi satu, karena Bahasa Indonesia adalah alat pemersatu bangsa Indonesia.

  135. Himawan Nugroho

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 19:45

    Nama: Himawan Nugroho
    NIM :5111310020
    Rombel : 04
    bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa Indonesia. tidak dapat kita bayangkan jika wakil wakil dari daerah bertemu menjadi satu untuk membahas pembangunan daerah atau hanya bertukar pendapat untuk memajukan daerah masing masing menggunakan bahasa mereka sendiri sendiri yang tak dimengerti dari daerah lain. untuk itulah di perlukan adanya bahasa baku yang harus dimengerti semua warga negara dengan bahasa yang sama.

  136. Primanda Arsa G

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 20:12

    Nama : Primanda Arsa Ginanjar
    NIM : 7101410134
    Rombel : 04
    Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang melekat didalam hati seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia. Yang menunjukkan kepribadian bangsa dan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Perasaan bangga dan cinta akan Bahasa Indonesia harusnya dimiliki oleh setiap elemen bangsa, tanpa dibatasi oleh pangkat, golongan, suku bangsa, dan berbagai perbedaan yang menghiasi dan mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Seiring dan Sejalan dengan globalisasi di berbagai bidang membuat Bahasa Indonesia tergoyahkan. Apalagi dengan masuknya pengaruh-pengaruh dari luar yang secara intensif mulai menghipnotis generasi muda, generasi penerus bangsa, generasi harapan Indonesia. Mungkin slogan “Cintailah dan Banggalah dengan Bahasa Indonesia” sering kita dengar, namun terkadang sulit kita implementasikan dalam semua kegiatan kita. Bila kita menengok lagi pada sejarah bangsa ini, seluruh komponen bangsa dan seluruh pemuda pelopor pergerakan perjuangan bangsa ini dengan penuh semangat dan penuh jiwa nasionalisme dan patriotisme bersatu, berjuang demi kemajuan bangsa. Dan dibutuhkan suatu kekuatan yang dapat mempengaruhi dan menyatukan semuanya. Salah satunya yaitu bahasa indonesia. Semoga Bahasa Indonesia semakin dicintai dan dimaknai sebagai bahasa persatuan, bahasa sakral, bahasa yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah perjuangan bangsa, dan bahasa yang menunjukkan jiwa dan kepribadian bangsa. Mengukuhkan Bahasa Indonesia di tengah globalisasi memang bukan suatu hal yang mudah. Tetapi dengan semangat, perjuangan, keyakinan, dan kesadaran kolektif kita semua, dan perlahan tapi pasti Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan yang dicintai dan dihargai serta diterapkan dalam seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara.

  137. Asiska Susanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 20:24

    NIM : 5401911006
    Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

    Menurut saya, sudah begitu jelas dan teoritis bapak mengangkat artikel ini untuk saya pahami. tapi, di balik semua pemaparan dan banyaknya argumen yang masuk, intinya sama, yaitu pengukuhan terhadap Bahasa Persatuan Kita, Yaitu Bahasa Indonesia. Namun, yang menjadi masalah dan kendala adalah bagaimana merealisasikan dan mewujudkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Kalo hanya mendengarkan suar-suar dan semangat dari luar mungkin kita bisa menirukannya, tapi realitasnya pemuda zaman dahulu sangatlah beda dengan pemuda sekarang. jadi semangatnyapun sudah beda pula. contoh kecil dalam kehidupan di lingkungan saya sehari-hari yang notabene orang Jawa Tengah. Orang tua Jawa lebih menghargai orang yang berbahasa Jawa (Ngoko) dari pada orang yang berbahasa Indonesia sehingga Bahasa Indonesia di mata orang-orang Jawa asli dianggap tabu atau istilahnya kurang “andhap ashor”
    Gagasan saya sangatlah setuju dengan artikel Bapak. karena di sini isinya bersifat bahasa pemersatu bangsa dan bersifat nasionalisme. bukan budaya lokal. tergantung pemahaman dan pengaplikasian kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Intinya hanya satu “Semangat Pemuda sekarang kita tingkatkan khususnya Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia”

  138. NOVI OFSIANTI EKA SUKWATI

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 21:07

    NOVI OFSIANTI EKA SUKWATI (4201410107) ROMBEL O3

    Saya sangat setuju dengan artikel bapak di atas. Sebagai bahasa persatuan, sudah selayaknya bahasa Indonesia kita jaga eksistensinya.Mengingat hari sumpah pemuda yang sebentar lagi kita peringati, kita sebagai pemuda Indonesia wajib melestarikan bahasa Indonesia. Meskipun saat ini, anak-anak muda lebih senang menggunakan bahasa gaul dibandingkan bahasa Indonesia. Selain itu, di dunia kerja pun bahasa asing lebih di tonjolkan. namun hal tersebut bukan menjadi halangan bagi kita untuk tetap menjunjung tinggi bahasa Indonesia.
    mari kita jaga bersama bahasa persatuan, bahasa Indonesia….

  139. intan listya winanti

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 21:29

    saya sangat setuju dengan artikel yang bapak tulis. Bahasa indonesia adalah bahasa nasional yang patut kita junjung tinggi, dengan berbahasa indonesia telah menunjukkan jati diri kita sebagai warga negara indonesia.

  140. wicaksono adi nugroho

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 22:57

    Nama : Wicaksono Adi Nugroho
    NIM : 7101410106
    Rombel : 04

    saya setuju dengan bapak,,,,karena Bangsa yang besar adalah Bangsa yang bisa menghargai Bahasanya sendiri……

  141. M. Firman Amardani S.

    Kamis, 13 Oktober 2011 | 23:18

    Nama : Moh. Firman Amardani S.
    NIM : 4101410004
    Rombel : 03

    Sangat bagus dan jelas sekali apa yang telah diuraikan di atas bahwa bahasa Indonesia merupakan kiblatnya bangsa Indonesia yang terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang berbeda tentunya baik dalam budaya maupun bahasa. Sehingga sangatlah pantas untuk dikatakan bahwa bahasa Indonesia merupakan pilar pemersatu bangsa. Berkaitan dengan hal tersebut maka upaya untuk melestarikan dan memperkuat eksistensi bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari sangatlah diperlukan. Namun bukan berarti kita harus meninggalkan bahasa daerah yang telah memberi keberagaman dan ciri khas di Indonesia. Justru bahasa daerah ini tentunya juga perlu untuk dilestarikan agar tidak menjadi sebuah sejarah yang terlupakan. Namun pada kenyataannya dewasa ini upaya melestarikan keutuhan bahasa tidak sesuai harapan. Bukti nyatanya yaitu penggunaan bahasa oleh kalangan masyarakat yang mencampuradukkan bahasa satu dengan lain yang tidak sesuai aturan, penggunaan bahasa informal tidak sesuai pada tempatnya, penggunaan bahasa alay serta bahasa gaul yang tak jelas dari mana asal usulnya, dsb. Benar-benar ironis sekali apa yang terjadi dewasa ini. Sebenarnya kita boleh saja mempelajari dan menggunakan bahasa apapun asal penggunaannya harus sebijaksana mungkin dan tahu situasi. Dan khusus untuk kita bangsa Indonesia wajib hukumnya untuk menguasai bahasa pemersatu, bahasa Indonesia. Itulah mengapa materi ajar bahasa Indonesia diberikan pada siswa SD bahkan sampai mahasiswa sekarang.

  142. Dyah Puspita Sari (alumni angktn '06)

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 09:31

    Bahasa Indonesia memang menjadi salah satu senjata untuk memperkokoh dan menyatukan bangsa kita. Sekaligus sebagai “budaya” kita yang akan menunjukkan “kita” sebagai jati diri bangsa INDONESIA. Namun, dengan adanya keanekaragaman budaya daerah, penggunaan bahasa sehari-hari di tiap-tiap daerah pun juga tidak lepas dari “pelestarian budaya daerah masing-masing”. Jadi, intinya, penggunaan bahasa daerah dan bahasa Indonesia perlu dilaksanakan secara seimbang-selaras sesuai konteks dan kondisi yang memungkinkan kedua bahasa itu digunakan. ^_^

  143. Aulia Rakhman

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 10:56

    Nama : Aulia Rakhman
    NIM : 5101410018
    Rombel : 04
    Menurut saya, Bahasa Indonesia merupakan alat perekat bangsa kita. Wakaupub berbeda rumpun budaya namun bahasa kita tetap satu yaitu Bahasa Indonesia

  144. Shohibul Annam

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 14:07

    Bahasa Indonesia pada saat ini mengalami banyak sekali permasalahan. Khususnya dalam pemakaiannya yang sering kali dicampuradukkan dengan bahasa daerah maupun dengan bahasa asing. Masyarakat Indonesia kini sering kali merasa bangga dapat berbahasa asing daripada menggunakan bahasa Indonesia yang notabene adalah bahasa nasional, bahasa pemersatu, dan bahasa yang menjadikan jati diri bangsa sesungguhnya.
    Permasalahan lain yang timbul adalah di sebagian besar sekolah atau madrasah nilai Bahasa Indonesia (khususnya pada waktu ujian) tidaklah lebih baik dari bahasa asing (Bahasa Inggris). Mereka sering mengikuti les privat maupun bimbel bahasa asing namun sering pula melupakan bahasa mereka sendiri, bahasa Indonesia. Untuk itu perlu disadarkan kepada mereka bahwa sesungguhnya penggunaan bahasa Indonesia adalah lebih penting untuk menunjukkan jati diri dan ciri khas kita sebagai bangsa Indonesia.
    Terlebih mampu untuk membelajarkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada siswa agar mereka lebih mencintai bahasa asli mereka, yaitu Bahasa Indonesia.

  145. Irham Fuadi

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 14:17

    Dari artikel Mengukuhkan gahasa Indonesia maka paradigma atau setigma yang saat ini berkembang mulailah dirubah.
    bahasa Indonesia akan tetap dijunjung nilai-nilai yang didalamnya bila dimulai dari beberapa aspek, meliputi:
    Aspek Internal dan eksternal
    a. Aspek Internal
    Aspek ini dimulai dari pusat bahasa yang harus selalu mengawasi setiap perubahan dan perkembangan bahasa Indonesia.
    b. Aspek Eksternal
    Aspek ini dimulai dari pemangku jabatan khususnya yang menjadi figur pablik harus mampu mengungkapkan atau menuturkan suatu tuturan dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar

    dari dua aspek itu maka nilai-nilai sumpah pemuda akan tetap menjadi pegangan bangsa indonbesia sampai akhir zaman, tetapi apabila dari dua aspek tersebut tidak memperhatikan dengan serius, maka nilai-nilai sumpah pemuda akan luntur befitu saja.

    kita sebagai calon guru bahasa indonesia harus selalu memperbaiki kesalahan – kesalahan yang kita lakukan.

    * Dengan bahasa kita dapat berkomunikasi*
    * Dengan bahasa Kita Berimajinasi*
    * Dengan bahasa kita Beradaptasi*
    * Dengan Bahasa Indonesia kita tahu jati diri sendiri*

  146. SYAKIROTUN NI'MAH

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 14:57

    Permasalahan lain yang timbul adalah di sebagian besar sekolah atau madrasah nilai Bahasa Indonesia (khususnya pada waktu ujian) tidaklah lebih baik dari bahasa asing (Bahasa Inggris). Mereka sering mengikuti les privat maupun bimbel bahasa asing namun sering pula melupakan bahasa mereka sendiri, bahasa Indonesia. Untuk itu perlu disadarkan kepada mereka bahwa sesungguhnya penggunaan bahasa Indonesia adalah lebih penting untuk menunjukkan jati diri dan ciri khas kita sebagai bangsa Indonesia.
    Indonesia di mata orang-orang Jawa asli dianggap tabu atau istilahnya kurang “andhap ashor”
    Gagasan saya sangatlah setuju dengan artikel Bapak. karena di sini isinya bersifat bahasa pemersatu bangsa dan bersifat nasionalisme. bukan budaya lokal. tergantung pemahaman dan pengaplikasian kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Intinya hanya satu “Semangat Pemuda sekarang kita tingkatkan khususnya Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia”

  147. ABDUL KHAFID

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 14:59

    Indonesia di mata orang-orang Jawa asli dianggap tabu atau istilahnya kurang “andhap ashor”
    Gagasan saya sangatlah setuju dengan artikel Bapak. karena di sini isinya bersifat bahasa pemersatu bangsa dan bersifat nasionalisme. bukan budaya lokal. tergantung pemahaman dan pengaplikasian kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Intinya hanya satu “Semangat Pemuda sekarang kita tingkatkan khususnya Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia”
    Namun kita juga harus menegaskan bahwa kita juga tidak boleh mengesampingkan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa pemersatu bangsa.
    Sebagai usul kongkrit saja kita harus mengajarkan kepada anak cucu kita bahasa daerah untuk digunakan sebagai bahasa sehari-hari (informal), dan untuk kegiatan formal kita dapat menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan untuk bahasa asing, kita hanya perlu mengembangkannya saja untuk memperkaya kemampuan berbahasa kita, namun tanpa mengesampingkan bahasa Indonesia dan bahasa daerahnya.

  148. Lilik Al Imroh

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 18:02

    Saya sependapat dengan pak Tomy. Pada dasarnya tidak ada alasan apapun untuk mengabaikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bagaimanapun situasi dan kondisinya, di mana pun tempatnya, bahasa Indonesia harus dipertahankan keberadaannya.

  149. Saifudin

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 18:04

    Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Budaya dan bahasa harus dipertahankan. Setuju dengan Pak Tomi.

  150. Nanang R 6101410086

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 20:58

    Bangsa yang besar adalah bangsa dan rakyatnya dapat menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsanya,serta keanekaragaman budaya,berbagai suku dan yang penting adalah bahasa persatuan “bahasa Indonesia”.

  151. Imam Fitrin MEDP

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 22:23

    Peran bahasa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air sangatlah penting dan utama. Oleh karena itu, marilah kita bersama menjaga dan merawat bahasa Indonesia dengan menggunakannya sebagai bahasa dalam berkomunikasi dengan baik sesuai konteks dan benar sesuai aturan.
    Dari artikel tersebut, gagasan yang ingin disampaikan mudah untuk dipahami meskipun ada kekurangan dari segi penulisan (pengetikan yang kurang) yang mungkin masih dalam tahap wajar, namun hal ini tidak mengurangi nilai dari isi artikel tersebut,,,,,,,,

  152. ahmad zainul wafa

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 22:25

    Semoga artikel tersebut dapat memupuk rasa cinta kita terhadap bahasa Indonesia.

  153. nur ula fahman habibi

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 22:27

    Berbahasa dan berbangsa tak dapat dipisahkan.

  154. sholihuddin

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 23:20

    Alhamdulillah………………!
    Memang sudah seharusnya kita sebagai bangsa indonesia di dunia internasional wajib mengenalkan bahasa kita sebagai bentuk identitas kita dalam mengamalkan dan menghormati upaya dari tokoh tokoh kita terdahulu,Bila kita menengok lagi pada sejarah bangsa ini, seluruh komponen bangsa dan seluruh pemuda pelopor pergerakan perjuangan bangsa ini dengan penuh semangat dan penuh jiwa nasionalisme dan patriotisme bersatu, berjuang demi kemajuan bangsa.dan seharusnyalah buktikan slogan “Cintailah dan Banggalah dengan Bahasa Indonesia”

  155. Imam Fitrin

    Jumat, 14 Oktober 2011 | 23:43

    Bahasa Indonesia memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan berbangsa da bernegara juga dalam kehidupan sehari-hari. untuk itu perlu dibiasakan berbahasa dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta santun.
    artikelnya sangat bagus karena tema yang dipilih sangat menarik dan dapat memupuk rasa cinta kita terhadap bahasa Indonesia.

  156. Zein Kharismawan 5111309032

    Sabtu, 15 Oktober 2011 | 03:04

    saya sangat setuju dengan apa yang Bapak kemukakan. Sedikit tambahan yaitu terkadang pada suatu daerah ada masyarakat yang masih beranggapan bahasa Indonesia adalah milik orang jakarta. Dengan demikian perlulah juga kita memupuk mental agar bahasa Indonesia merupakan bahasa seluruh Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Dan mari tanamkan semboyan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Agar Indonesia semakin dihargai di mata dunia.

  157. Zein Kharismawan 5111309032

    Sabtu, 15 Oktober 2011 | 03:09

    saya sangat setuju dengan apa yang Bapak kemukakan. Sedikit tambahan yaitu terkadang pada suatu daerah ada masyarakat yang masih beranggapan bahasa Indonesia adalah milik orang jakarta. Dengan demikian perlulah juga kita memupuk mental agar bahasa Indonesia merupakan bahasa seluruh Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Dan mari tanamkan semboyan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”. Agar Indonesia semakin dihargai di mata dunia. MERDEKA

  158. ahmad zainul wafa

    Sabtu, 15 Oktober 2011 | 03:53

    dari sabang sampai merauke memang harus mempertahankan bahasa kesatuan, yaitu bahasa indonesia karena dengan menggunakan atau mempertahankan bahasa nasional maka rasa cinta dan bangga terhadap bangsa akan selalu melekat dihati.

  159. Khoerul Anam 2101409167

    Sabtu, 15 Oktober 2011 | 05:19

    Tidak dipungkiri bahwa perkembangan zaman saat ini juga membawa pengaruh yang kurang baik atau negatif dalam kehidupan manusia. Kehadiran zaman yang semakin canggih membuat masyarakat umum mempunyai begitu banyak pilihan untuk memilih apa yang dikehendakinya.
    Tapi kalau kita mengaku Bangsa Indonesia adalah bangsa kita sejak dulu kala, mari kita pertahankan rasa bangga kita memiliki bahasa persatuan kita “Bahasa Indonesia”.

  160. doni eko

    Minggu, 16 Oktober 2011 | 10:50

    Bahasa asing mungkin memang penting. Tapi menurut saya lebih penting mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sekarang banyak anak muda terutama lebih bangga memakai bahasa asing, tapi dibalik kebanggaanya itu mereka mungkin tidak sadar kecintaan kepada bangsa Indonesia semakin luntur

  161. Dona Alfian

    Minggu, 16 Oktober 2011 | 12:45

    Wah mantab artikelnya pak tommi… dan saya salut juga buat mahasiswa² yang bisa berapresiasi juga di artikel ini. tapi sekedar masukan buat pak tommi juga kalo bisa untuk menanggapi komentar para mahasiswa yang antusias untuk mereview dari artikel yang bapak bikinn, hehhehe sekedar masukan ajah pak tommi…. jadi biar ada tambahan point of education dari artikel yang dibuat.

    Dan buat temen temen mahasiswa juga bisa aktif dalam penulisan artikel yang berkwalitas dan berguna buat seperti artikel bapak dosen kita satu ini. Salam hormat buat paktomi dari pengagum sepanjang masa ;) -DA-

  162. fanny fandriany

    Minggu, 16 Oktober 2011 | 23:28

    setuju sekali pak…
    sayangnya semakin kesini semakin susah rasanya menemukan anak2 playgroup belajar+ngomong pakai bahasa Indonesia. nyanyipun lagune lagu Inggris. cukup miris. Merupakan suatu tantangan bagi kami mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

  163. Samuel Defri Nugroho

    Senin, 17 Oktober 2011 | 09:56

    NAMA : SAMUEL DEFRI NUGROHO
    NIM : 4111410042
    ROMBEL : 04
    Mata kuliah : Bahasa Indonesia.
    Waktu : kamis jam ke 5-6 D3 117.
    Menaggapi mengenai mengukuhkan Bahasa Indonesia.
    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya”.
    Saya sangat setuju pendapat ini karena faktanya sebuah bangsa besar salah satu faktor pendukungnya yaitu budaya dan bahasa dimana ke dua faktor ini merupakan karakter serta jati diri sebuah bangsa, perlu kita berfikir Bagaimana jadinya sebuah bangsa tanpa adanya budaya serta bahasa ?
    Pasti dapat ditentukan bahwa bangsa itu terombang – ambing pada kemajuan jaman sehingga bangsa yang demikian berjalan menuju kehancuran hanya menunggu waktu kapan hancurnya tetapi melihat Indonesia sekarang cukup maju dibandingkan berberapa tahun lalu yang banyak terjadi pergolakan pada setiap lapisan masyarakat hal ini dapat terjadi mengapa ? salah satu faktornya yakni pada saat itu terjadi krisis karakter hal ini sangat penting bagi pondasi sebuah bangsa sehingga kemajuan tidaknya sebuah bangsa dapat ditentukan ada tidaknya karakter pada elemen bangsa Indonesia.

  164. Shiva Fauziah

    Senin, 17 Oktober 2011 | 17:39

    dengan keadaan dunia yang mengglobal seperti sekarang ini kemempuan berbahasa asing memang sangat di perlukan, namun kita bukanlah bangsa yang lupa pada kulitnya, lupa pada karakter atau jati diri bangsanya, jadi…. bulan bahasa adalah moment yang paling tepat untuk mengukuhkan kembali bahasa indonesia sebagai karakter bahasa bangsa!

  165. aji yudha pranata

    Senin, 17 Oktober 2011 | 23:19

    bangsa yang baik adalah suatu bangsa yang para penduduknya mampu menjaga persatuan dan kesatuan negaranya. Di sini bahasa indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa nasional sangat berperan aktif dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan negara, yaitu sebagai bahasa penghubung antar daerah dimana di indonesia banyak sekali bahasa-bahasa daerah di setiap suku daerah. Dengan adanya bahasa indonesia maka antar suku-suku daerah di indonesia dapat berkomunikasi dengan mudah. Namun tak perlu di pungkiri bahwa bahasa internasional (bahasa inggris) juga sangat penting, karena dengan bahasa tersebut kita dapat berkomunikasi dengan negara-negara asing.

  166. arifa amalia

    Selasa, 18 Oktober 2011 | 11:45

    bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya dan bahasanya. namun, menjunjung tinggi budaya dan bahasa bukan hanya karena menginginkan menjadi bangsa yang besar. keinginan menjunjung tinggi budaya dan bahasanya didasarkan pada kesadaran bahwa budaya dan bahasa merupakan bagian dari jati diri kita sendiri. sehingga keinginan itu didasari atas keinginan untuk memperbaiki diri sendiri pula.
    Bahasa Indonesia: kenali, cintai!!

  167. Widhia Norrahayu

    Selasa, 18 Oktober 2011 | 15:20

    Dengan adanya peringatan bulan bahasa, setidaknya dapat mengukuhkan kembali bahasa tercinta kita, bahasa indonesia. Sudah sepantasnya kita bangga kepada bahasa kita yang notabene adalah bahasa yang memunyai tulisan serta pengucapaan yang sama sehingga mudah dipahami. Selain membina bahasanya, kita juga harus membina penuturnya agar dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

  168. Ahmat Matori

    Selasa, 18 Oktober 2011 | 18:34

    ya setuju dengan artikel dari pak Tomy, kita sebagai warga Indonesia harus bagga dengan bahasa Indonesia jangan sampai kita membanggakan bahasa lain. Caranya dengan menggunakannya dengan baik, santun, dan melihat situasi dan kondisi bahasa.

  169. Utami Ngudi Lestari

    Rabu, 19 Oktober 2011 | 11:47

    Bahasa Indonsia adalah bahasa kebanggaan kita karena kita Bangsa Indonesia. Sudah selayaknya kita menjunjung tinggi Bahasa persatuan ini. Namun saya prihatin sekarang anak-anak Indonesia tampak lebih bangga menggunaan bahasa asing, bahkan tak sedikit yang menggunakan bahasa lebai/berlebihan yang sering dianggap bahasa gaul. Itu justru melecehkan Bahasa Indonesia. Semoga dengan adanya peringatan bulan bahasa ini, Bahasa Indonesia kembali menunjukkan jati dirinya.

  170. Pelupa

    Rabu, 19 Oktober 2011 | 20:26

    Pernah mendengar selentingan : “Ah, buat apa masuk jurusan Bahasa Indonesia? Dari SD juga sudah belajar Bahasa Indonesia….”
    Seakan-akan sudah sangat ahli berbahasa Indonesia.
    Ingin saya bertanya balik : “Kalau begitu mana yang benar: ‘dan lain sebagainya’ atau ‘dan sebagainya’, ‘autentik’ atau ‘otentik’, ‘hembus’ atau ‘embus’, ‘formal’ atau ‘formil’, ‘kompleks’ atau ‘komplek’, ‘nasihat’ atau ‘nasehat’? Apa arti kata: ‘acuh’? Bagaimana pengucapan ‘peka’? Lalu…..
    Bukannya saya merasa lebih pintar, tapi tidakkah terasa orang yang menyepelekan keberadaan bahasa Indonesia seperti ini juga menyepelekan bangsanya sendiri?

  171. Rame-Rame Tulis Komen Gara-Gara Pak Tommi.

    Rabu, 19 Oktober 2011 | 21:03

    Mengukuhkan Bahasa Indonesia dengan mewajibkan mahasiswa yang diampu untuk membaca gagasan yang ditulis dosen pengampunya..ampuh juga.
    Hehe..

  172. Bunga Arum Nilamsari

    Kamis, 20 Oktober 2011 | 12:02

    Penggunaan bahasa Indonesia di Indonesia merupakan hal yang mutlak dilakukan. Selain mutlak digunakan, hal yang perlu lebih ditekankan adalah penggunaan bahasa Indonesia haruslah baik sesuai konteks dan benar sesuai dengan tata bahasa Bahasa Indonesia. Hal ini karena Bahasa merupakan salah satu wujud kebudayaan yang wajib kita wariskan kepada anak cucu kita.

  173. winda Dewi Pusvita

    Kamis, 20 Oktober 2011 | 12:13

    Benar ketika dikatakan bahasa Indonesia adalah bahas pemersatu, bayangkan saja kawan, ketika tak ada bahasa Indonesaia, jika berada di suatu daerah, missal orang Jawa berada di Kalimantan, dia tak menguasai bahasa Kalimantan, apabila diantara orang Jawa dan orang Kalimantan itu sama-sama menguasai bahasa Indonesia, maka akan terjadi komunikasi di antara mereka, itlah indahnya bahasa Indonesia. Merupakan ciri bangsa yang tak dimiliki oleh negara lain, hanya Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia. Sudah sepatutnya kawn, kita menjaga apa yang menjadi cirri bangsa kita, Indonesia adalah tempat tumpah darah kita, Indonesia beserta bahasanya adalah satu napas yang tak dapat dipisahkan. Aku cinta Indonesia, aku cinta bahasa Indonesia.

  174. Ahmad Syukron

    Kamis, 20 Oktober 2011 | 12:27

    saya sependapat dengan pak tomi.

  175. Pendiyanto

    Kamis, 20 Oktober 2011 | 13:15

    Super sekali Pak Tomi…kebetulan setelah wisuda sampai sekarang saya di riau pak, sedikit banyak saya sudah memahami kondisi sosio kultural masyarakat disini….begitu heterogen, beberapa suku bangsa hidup dan menetap disini….Jawa (transmigran, perantau/pendatang), Batak (pendatang), Minang (pendatang), Nias (pendatang), Melayu (penduduk asli). bisa dibayangkan kalau ndak ada bahasa pemersatu sedang mereka punya bahasa dan budaya sendiri-sendiri?…salam konservasi.

  176. wardah

    Kamis, 20 Oktober 2011 | 19:20

    setuju pak!!!

  177. zaman

    Jumat, 21 Oktober 2011 | 00:39

    mantab artikelnya pak Tommy,,,lebih sering menulis tentang perkembangan bahasa Indonesia Pak agar kami yang sudah lulus dapat terus mengikuti perkembangan dan pengembangan bahasa Indonesia..
    terima kasih..

  178. Gallant_Karunia

    Senin, 24 Oktober 2011 | 23:55

    “Harmonisasi interaksi antarwarga masyarakat Indonesia akan dapat dibina melalui bahasa Indonesia. Pembinaan sikap bahasa perlu didukung oleh manusia-manusia Indonesia secara keseluruhan dan terpadu”.
    Inilah yang menjadi problem paling krusial saat ini terkait kebahasaan Pak. Realita lebih menunjukan bahwa pemakaian bahasa indonesia lebih terkesan hanya sebagai identitas dan belum diresapi secara mendalam oleh penuturnya. Selain itu tingkat “kewibawaan” bahasa indonesia yang terkesan masih kalah di mata masyarakat semakin memperpuruk jati diri bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan .Terkait penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar juga perlu mendapat perhatian. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti ungkapan bapak yakni “Harmonisasi interaksi antarwarga masyarakat Indonesia” akan lebih sulit tercapi hanya karena masalah tata kebahasaan. Pendidikan yang tepat , teladan yang kuat serta konsistensi mantap pemakaian bahasa indonesia hendaknya ditanamkan sedari dini , mengingat pondasi yang kokoh pasti akan mampu menopang beban yang berat, yakni beban untuk terus melestarikan bahasa indonesia sebagai bahasa nasional, bahasa pemersatu dan yang paling penting adalah bahasa kebangaan rakyat indonesia.. Saya Bangga Berbahasa Indonesia Saya Cinta Bahasa Indonesia , Jayalah Indonesiaku !

  179. tommy yuniawan

    Rabu, 26 Oktober 2011 | 09:52

    Sungguh luarbiasa apresiasi Bpk/Ibu/Saudara-saudara atas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  180. tommy yuniawan

    Rabu, 26 Oktober 2011 | 09:53

    Selamat Memperingati Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2011.

  181. arya

    Sabtu, 19 November 2011 | 11:28

    kita tidak perlu banyak komentar . . .
    Hal terpenting dalam negara ini yaitu, menghargai bangsa Indonesia di setiap kondisi.

  182. januardi

    Jumat, 25 November 2011 | 18:59

    Apakah Bahasa Daerah dapat merusak atau memperkaya bangsa indonesia..???

  183. Redy fahriza

    Rabu, 26 September 2012 | 10:01

    Mmmmm….. Apakah adan tahu contoh-contoh slogan adanya kedudukan bahasa indonesia? supaya bangsa bisa maju atas slogan yg anda buat. Setadaknya 10 buah lh.

  184. Al Ikrom Baihaqi

    Selasa, 2 Oktober 2012 | 20:13

    Dimana Saya Bisa Mencari Artikel Yang Bisa memuat Tentang fungsi Bahasa Indonesia Sebagai perekat keretakan Bangsa…??
    Tolong Info Nya Yaa…..

  185. Apollo

    Rabu, 27 Februari 2013 | 14:33

    Globalisasi menuntut kita untuk bisa juga bertutur, menulis dan membaca dalam bahasa bangsa lain terutama Inggris. Kita mau tidak mau ‘harus’ memacu diri untuk bisa berbahasa asing, kendatipun dikit-dikit. Maklum, banyak text book kuliah ditulis dalam bahasa asing. Tanpa itu, kita akan tertinggal terus dari bangsa lain.
    Nasionalisme sih boleh saja, tetapi globalisasi secara tak tersadari memaksa kita untuk mendunia agar bisa bergaul dengan bangsa lain pada tataran internasional.

  186. Pratisti Widya Arindhi

    Jumat, 8 Maret 2013 | 20:44

    javaness is one of heritage of Indonesia, and I know very well
    why javanese is begining to disappear??
    firstly, because javanese is very dificult language (from letter and words). beside it, javanese is divided in 2 part, smooth (kromo inggil) and rough(ngoko)
    secondly, because javanese is just there in elementary school and middle school, not in high school, university or college..
    and the last, because there is an international language. in Asia, there is Chinese, in European there is German and French, and in the WORLD there is an English as international language..

    i know that we must keep Javanese, but i also know, i must, compete in international, i must study hard to learn international language and another foreign language

    AND this is my proof.. i know, when you read my comment, there was many mistake in the word, but i always try, try to speak, and write with English…

    thank’s

  187. Rismawati

    Sabtu, 23 Maret 2013 | 00:53

    meskipun sekarang siswa banyak mengetahui atau mengenal bahasa dari negara lain, tetapi dengan adanya bahasa Indonesia siswa bisa menghargai dan mencintai bahasanya sendiri yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa Ibu mereka dan juga merupakan bahasa pemersatu berbagai suku di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2010 Universitas Negeri Semarang | Sitemap | Kredit | Arsip| Situs Lama | Masuk log | Arsip PS | Arsip PS
^Back to Top