Wayang Pesisiran, Ki Sigid Usung “Prabu Badhog Basu”

Senin, 28 Oktober 2013 | 20:43 WIB


Wayang Pesisiran, Ki Sigid Usung “Prabu Badhog Basu”
REP. FB SIGID A

Dengan pakeliran gaya pesisiran, Ki Sigid Ariyanto mengusung lakon Prabu Badhog Basu, Senin (28/10) malam mukai pukul 20.30, di beranda auditorium Unnes kampus Sekaran.

Ki Sigid,  yang tinggal di Rembang, merupakan dalang terbaik I se-Indonesia 2008. Kini dalang lulusan STSI Surakarta ini paling laris di wilayah pantai utara Jawa Tengah.

Dalam pergelaran yang merupakan bagian dari kegiatan budaya bulanan Selasa Legen Unnes ini, Ki Sigid menyajikan format pakeliran padat. Prabu Badhog Basu merupakan lakon yang berkisah tentang perebutan terhadap Dewi Sri, dewi lambang kesuburan dalam mitologi Jawa agraris.

Sesaat sebelum manggung, Ki Sigid menyatakan pergelaran yang dia sajikan merupakan bagian dari ikhtiar untuk merevitalisasi pakeliran gaya pesisiran. “Semenjak 1965, gaya ini telah tenggelam,” katanya.

Seusai pakeliran, digelar diskusi dengan narasumber Prof Dr Muhammad Jazuli MHum (FBS Unnes) dan Pembantu Rektor I ISI Surakarta Dr Suyanto SKar MA. Sarasehan dimoderatori Gunawan Budi Susanto, redaktur budaya harian Suara Merdeka.
Selain pembacaan geguritan, di sela-sela kegiatan juga disajikan tembang macapat dan tarian. Pengunjung juga disuguhi makanan khas pesisir timur Jawa Tengah, di antaranya dumbeg dan lentog.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 8.720 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

satu komentar pada “Wayang Pesisiran, Ki Sigid Usung “Prabu Badhog Basu”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X