Unnes Kirim 1.819 PKMGT dan PKMAI ke Dikti

Rabu, 9 Maret 2011 | 16:11 WIB


Budaya menulis karya ilmiah di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) makin menguat. Tercatat, 1.406 usulan Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKMGT) dan  413 usulan Program Kreativitas Mahasiswa-Artikel Ilmiah (PKMAI) berhasil dihimpun dan dikirimkan Bidang Kemahasiswaan Unnes, Rabu (9/3).

Mahasiswa terbukti antusias menyusun gagasan tertulis dan artikel ilmiah dari beberapa disiplin ilmu dan kajian. “Ada klasifikasi tema pendidikan, sosial-ekonomi, humaniora, sains, dan disiplin ilmu lainnya yang diajukan oleh mahasiswa Unnes,” ungkap Meina, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengirimkan tiga PKMGT dan dua PKMAI.

Meina juga mengaku dirinya dan teman-teman berjuang keras untuk bisa mengumpulkan usulan tersebut ke Bagian Kemahasiswaan. “Subhanallah… Kertas sampul cokelat dan mika biru untuk pengajuan PKMGT  hampir habis di semua tempat fotokopi di sekitar Unnes. Banyak sekali mahasiswa yang mengumpulkan PKMGT dan PKMAI. Mungkin juga karena ada kewajiban untuk mahasiswa penerima beasiswa, sehingga jumlah pengusul PKM bertambah,” tutur Meina.

Semua usulan itu akan dikirimkan ke Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DP2M Dikti). Usulan akan diseleksi oleh tim penilai untuk mendapatkan porsi pendanaan dan kesempatan presentasi (untuk PKMGT) atau pemuatan artikel di jurnal ilmiah (untuk PKMAI) pada Pimnas 2011.


DIUNGGAH : Nana Riskhi Dibaca : 3.106 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

6 komentar pada “Unnes Kirim 1.819 PKMGT dan PKMAI ke Dikti

  1. aq tidak setuju deh menulis karena tuntutan beasiswa, karena menurut qu energi terbesar mereka menulis karena ambisi untuk dapat uang donk, bukan karena jiwa mereka yang ingin membagi untaian kata-kata pemberi solusi bangsa……

  2. mhon unnes jangan menyombongkan diri, jangan hanya melihat kuantitas tapi kualitas mohon juga dilihat. semakin bnyak yang dikirim bukan jaminan kualitasnya berada paling atas. saya sendiri yakin apabila tidak ada unsur pemaksaan mahasiswa unnes juga masih rendah minat menulisnya. mohon kepada pimpinan unnes yg sudah bnyak makan garam, bisa mengkaji ulang hal ini.

  3. ada dosen serakah yang membimbing sampai lebih dari 10 proposal PKM dengan cara “memaksa” karena ingin mendapat nama apalagi kalau bisa dikirim ke PIMNAS kan keren. Dosen pingin berkibar dengan cara menginjak bahu mahasiswanya, La haula walla kuwata illa billahi aiyil adzim.

  4. jaman sekarang mahasiswa memang harus dipaksa, g usah menyalahkan orang lain atas ketidakmampuan kita, bagaimanapun seorang dosen tetap berjasa,,,,,apalagi mahasiswa jaman sekarang sudah sangat di manjakan dgn berbagai fasilitas, so mbok yo dimanfaatke…rekoso kanggo urip mulyo…posting kawan ok….peace

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X