Unnes Didorong Jadi Pionir Penelitian Pendidikan

Jumat, 19 Desember 2014 | 10:58 WIB


Unnes Didorong Jadi Pionir Penelitian Pendidikan
HUMAS/RAHMAT

Menristekdikti M Nasir berbincang dengan Rektor Unnes Fathur Rokhman dalam sebuah forum informal di Jakarta, Kamis (18/12). Menristekdikti menjamu rombongan Unnes sekaligus memaparkan sejumlah program kerja di kementerian yang dipimpinnya.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengaku punya tantangan besar dalam memimpin kementeriannya. Salah satu tantangannya adalah menjadikan dunia riset dan pendidikan tinggi sebagai dua elemen yang sinambung satu sama lain.

Oleh karena itu, ia akan menjadikan penelitian di perguruan tinggi sebagai hulu dan riset terapan sebagai hilir.

“Selama ini ada kesan penelitian pendidikan tinggi tidak match dengan riset terapan. Hasil penelitiannya banyak yang tidak terpublikasi,” katanya.

Hal itu disampaikan M Nasir saat menjamu Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum bersama rombongan usai acra pelantikan Rektor di Gedung Direktorat Pendidikan Tinggi, Jakarta. Dalam pertemuan informal yang berlangsung lebih dari satu jam itu,Menteri memaparkan sejumlah program kerja di kementeriannya.

Secara khusus, Menteri juga akan mendorong Unnes untuk menjadi pioner dalam riset-riset dalam bidang pendidikan.

Berkaitan dengan itu, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum optimis universitas yang dipimpinnya dapat memberi kontribusi lebih.

“Selain memiliki pengalaman selama hampir setengah abad, Unnes kini memiliki para profesor dan doktor yang memiliki keahlian di berbagai bidang, khususnya pendidikan,” katanya.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.594 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

4 komentar pada “Unnes Didorong Jadi Pionir Penelitian Pendidikan

  1. Selamat kepada Prof Fathur sebagai Rektor Unnes 2014-2018, dengan dengan pondasi rumah ilmunya, Insyaallah Unnes dapat menghasilkan karya-karya penelitian pendidikan yang inovatif. Penelitian pendidikan tidak hanya formal di sekolah tetapi juga pendidikan di masyarakat.

  2. Selamat kepada Prof. Fathur atas pelantikannya sebagai Rektor Unnes 2014-2018. Semoga Unnes mampu dan harus mampu memenuhi harapan Menristekdikti. Betul kata Prof. Liesnoor, penelitian pendidikan tidak hanya di sekolah/kampus (akademik), namun juga di masyarakat. Mari kita beramai-ramai menjadi “Prodikmas” (profesional pendidik masyarakat), dan itulah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang profesional, so terjadilah kesinambungan bersiklus antara pengajaran-penelitian-pengabdian. Salam konservasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X