Undang Guru dan Dosen Menulis, LIK Sediakan “LIK Scholar Prize”

Senin, 1 September 2014 | 12:12 WIB


Jurnal Lembar Ilmu Kependidikan (LIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengundang para guru, dosen, dan peneliti yang punya perhatian mengembangkan pendidikan untuk mengirimkan artikel yang orisinil ke Lembar Ilmu Kependidikan (LIK).

Pemenang pertama akan mendapatkan sertifikat serta LIK Scholar Prize sebesar Rp1 juta. Pemenang kedua sebesar Rp500 ribu. Selain hadiah tersebut, tulisan para pemenang juga akan diterbitkan di Jurnal LIK.

Koordinator Tim Pengembang Jurnal Unnes Yasir Alimi PhD menjelaskan, ada sejumlah ketentuan penulisan yang prlu diperhatikan.

Pertama, artikel merupakan hasil penelitian, bukan artikel konseptual. Kedua, belum pernah diterbitkan media apa pun. Ketiga, bersedia artikel yang dikirimkan diterbitkan di LIK. Keempat, artikel ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Menurut Yasir, artikel yang dikirikam sebaiknya menggunakan sistematika sebagai berikut: Judul; Identitas Penulis; Abstrak (Bahasa Inggris dan Indonesia); Keyword; Pendahuluan; Metode Penelitian; Hasil dan Pembahasan; Simpulan; dan Daftar Pustaka. Sub-sub judul dalam hasil dan pembahasan dimungkinkan.

Artikel dikirim dalam format Microsoft Word; maksimum 20 halaman, spasi ganda. Artikel disertai alamat yang jelas, no HP, serta email dikirim ke journal@unnes.ac.id. Artikel diterima redaksi paling lambat tanggal 30 Oktober 2014. Panitia akan mengumumkan pemenang pada 10 November 2014.

LIK merupakan salah satu jurnal kependidikan tertua di Indonesia. LIK terbit cetak dan online serta sudah terindeks di Google Scholar. LIK bisa diakses melalui laman http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/LIK/index. Calon peserta dapat mengunduh kaidah selingkung LIK di sini.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 5.509 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

4 komentar pada “Undang Guru dan Dosen Menulis, LIK Sediakan “LIK Scholar Prize”

  1. Terima kasih atas kesempatan LIK memberikan peluang pada guru untuk menulis ide-ide yang mungkin bisa berguna untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia. Bravo LIK

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X