Tinggi, Animo Sarjana Mendidik di Pelosok Nusantara

Rabu, 26 Oktober 2011 | 11:12 WIB


Animo para sarjana pendidikan untuk mendaftarkan diri mengabdi di pelosok Indonesia terbilang tinggi. Hal itu terlihat dari jurnal pendaftaran program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM-3T) yang merupakan bagian dari program nasional Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia.

Saat berita ini ditulis, jurnal pendaftaran menunjukkan, terdapat 287 orang yang telah mendaftarkan diri secara online melalui http://majubersama.unnes.ac.id. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Unnes, dan dari berbagai program studi. Bahkan beberapa pendaftar tercatat sebagai lulusan perguruan tinggi yang berasal dari daerah sasaran, misalnya Provinsi Aceh.

Bebarapa pendaftar berasal dari Jawa Timur dan Yogyakarta, bahkan dari Provinsi Aceh yang merupakan salah satu daerah sasaran
sebagaimana diberitakan sebelumnya, pendaftaran program ini memang terbuka bagi lulusan dari perguruan tinggi mana pun asalkan program studinya terakreditasi. Pendaftaran yang dibuka mulai 24 Oktober lalu akan berlangsung hingga 4 November mendatang.

Telah dikabarkan pula, tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menerjunkan 3.500 sarjana pendidikan untuk mengajar di berbagai pelosok Nusantara. Mereka akan mengajar di berbagai sekolah di Provinsi Aceh, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua selama setahun. Selama mengabdi, mereka akan mendapatkan biaya hidup Rp 2 juta. Hadiahnya, sepulang dari itu mereka akan mendapatkan tiket dan beasiswa mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Unnes merupakan salah satu dari 12 lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang menjadi penyelenggara program tersebut. Yang akan direkrut lewat Unnes 300 orang. Mereka akan diterjunkan ke Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh, Manggarai, dan Ende, keduanya di Nusa Tenggara Timur.

Dalam pendaftaran program ini, peminat tidak perlu datang langsung ke kampus Unnes. Cukup masuk ke situs tersebut, mendaftarkan diri, mengunggah pas foto berukuran proporsi 4×6 dan foto seluruh badan dengan tipe JPG maksimum 1 MB, dan mengunduh beberapa borang surat keterangan yang diisi dan diserahkan setelah pengumuman seleksi atau pada saat verifikasi.

Para  pendaftar juga perlu mempersiapkan ijazah sarjana pendidikan, transkrip nilai, dan data perolehan akreditasi program studi saat mendaftarkan diri secara online. Ketiga hal itu penting karena akan diisikan di borang pendaftaran.

Bagaimana jika pendaftar mengalami kesulitas saat mendaftar? Silakan menghubungi help desk kami pada sekretariat di Bagian Pendidikan dan Evaluasi BAKK Unnes telepon 024-8508084.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 4.119 kali
EDITOR : Rochsid Tri HP

14 komentar pada “Tinggi, Animo Sarjana Mendidik di Pelosok Nusantara

  1. wah pupus sudah harapan q untuk mengabdi sebagai pahlawan TANPA TANDA JASA, karena q udah nikah dan anak q baru 8 bulan, pdhal gaji 2 juta per bulan itu bisa buat beli susu anak q kelak..karena mengabdi di jawa hanya 2 rts ribu perbulan.

  2. Jika kita lolos dan berhasi sampai disana, setelah pulang itu bagaimana????kita dapat beasiswa PPG saja, trus masalah pekerjaan kita selanjutnya bagaimana??????

    1. Saudara Ayudhia, silakan membuka majubersama.unnes.ac.id, arahkan krusor ke banner lendaftaran, maka akan muncul jurnal pendaftaran. Jika nama Saudara tercantum di situ, berarti telah terdaftar. Salam.

  3. Terima kasih atas infony..
    Bapak mengenai pendaftran, apakah boleh mendaftar doubel d LPTK lainnya?
    berhubung tanggal seleksinya berbeda waktu?
    seperti di UNY dan UNNES.. terima kasih atas perhatiannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *