Teliti Enkulturasi Seni Lampion, Nur Rokhmat Raih Doktor

Kamis, 26 Januari 2017 | 8:25 WIB


Teliti Enkulturasi Seni Lampion, Nur Rokhmat Raih Doktor
HUMAS/DOK

Dosen Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Nur Rokhmat MPd meraih gelar doktor setelah mengikuti ujian promosi doktor Program Studi Pendidikan Seni, Rabu (25/1) di kampus Pascasarjana UNNES.

Lelaki yang telah memasuki masa pensiun ini menyusun disertasi Seni Lampion: Enkulturasi, dalam Tradisi Arak-Arakan Takbir Mursal di Masyarakat Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.

Nur Rokhmat berhasil mempertahankan disertasi tersebut di hadapan promotor Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA, kopromotor Prof Dr Totok Sumaryanto MPd, dan anggota promotor Prof Dr Soesanto MPd.

Menurut Nur Rokhmat, masyarakat Brambang memiliki tradisi kesenian arak-arakan lampion telah lama dilakukan bertepatan setiap akhir bulan Ramadan menjelang Idhul Fitri. Kesenian tradisional itu menarik untuk dikaji sebab di dalamnya mencakup perwujudan rasa seni yang memiliki estetika dan simbolik.

Selain itu, arak-arakan lampion juga melibatkan peran individu, serta sosial, yang akhirnya membentuk suatu kebudayaan.

Karya seni yang ada dalam arak-arakan ini merupakan representasi pendidikan seni di masyarakat, baik di sekolah maupun di kelompok kerja (sanggar).

Nur Rokhmat menjelaskan, bentuk lampion yang dibuat sangat unik dan ekspresif. Tanpa ketinggalan sejak diinisiasi pada awal 1980, tradisi itu dilestarikan dari generasi ke generasi. Kendati tidak ada aturan baku mengenai penyelenggaraan arak-arakan dan pembuatan lampion, namun masyarakat tetap setia menjaga warisan para pendahulu mereka.

Ia berharap temuannya ini dapat membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan dan pembinaan pelestarian kesenian tradisonal produk budaya lokal.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 228 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *