Tak Satu pun Siswa dari 521 Sekolah di Jateng Mendaftar SNMPTN

Senin, 25 Februari 2013 | 11:02 WIB


Sekalipun sudah masuk Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), tak satu pun siswa dari 521 SMA/MA/SMK di Jawa Tengah yang telah mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Bersamaan dengan itu, ribuan siswa yang telah mendaftar belum direkomendasikan oleh kepala sekolah.

“Kami sarankan kepala sekolah untuk mengingatkan siswanya agar segera mendaftar dan jangan lupa memberikan rekomendasi kepada mereka. Dengan begitu, siswa pendaftar bisa mencetak kartu peserta sebagai bukti sah sebagai paserta SNMPTN,” kata Pembantu Rektor Bidang Akademik Unnes Dr Agus Wahyudin, Senin (25/2), di kampus Sekaran.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pendaftaran oleh siswa sudah dibuka sejak 8 Februari lalu dan akan berakhir 8 Maret mendatang. Pendaftaran secara online dan gratis melalui laman snmptn.ac.id.

Atas kondisi tersebut, Unnes segera menghubungi sekolah tersebut dan menyarankan agar mengingatkan siswanya segera mendaftarkan diri. “Jangan sampai baru mendaftar pada hari terakhir dan kalau ada kesulitan silakan menghubungi call center SNMPTN sebagaimana tercantum pada laman tersebut,” katanya.

Pendaftar ke Unnes
PR I Unnes juga menyebutkan, hingga Senin (25/2) pukul 10.48, tercatat 27.537 siswa yang telah mendaftarkan diri dengan pilihan Unnes. “Namun dari jumlah itu, baru 12.320 siswa yang direkomendasikan kepala sekolah atau yang sudah sah sebagai pendaftar,” katanya.

Dikemukakan pula, pendaftar SNMPTN ke Unnes yang sekaligus mengajukan pembiayaan dengan beasiswa Bidikmisi sebanyak 2.326 orang.

Adapun daftar sekolah yang sudah masuk PDSS namun belum satu pun siswanya mendaftar ke SNMPTN dapat dibaca di sini.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 4.256 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

10 komentar pada “Tak Satu pun Siswa dari 521 Sekolah di Jateng Mendaftar SNMPTN

  1. bisa dimaklumi karena sekolah, baik kepala sekolah, guru dan siswa masih disibukkan dengan persiapan Ujian Akhir Semester, Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. mungkin juga perlu diidentifikasi, bila ada sekolah yang masih kebingungan dengan sistem/ prosedur SNMPTN yang baru diberlakukan. segala kemungkinan bisa terjadi, yang perlu disiapkan langkah antisipasi sebelum hal tersebut terjadi

  2. Sebenarnya dari pihak sekolah sendiri belum memberikan user dan password kepada siswanya sehingga mereka belum bisa mendaftar. Saya sudah mengingatkan adik saya uintuk segera memintanya karena batas pendaftaran tanggal 8 maret, tapi jawabannya nanti-nanti terus dari pihak sekolah. Saya sebagai kakak bingung dengan sikap pihak sekolahnya sendiri.

  3. kalo dari sekolah saya hanya memberikan password dan id user saja, tidak diberikan penjelasan pendaftaran detailnya.

  4. saya mau tanya barangkali ada yang tau bagaimana caranya agar dapat mengetahui email dan pasword bidikmisi yang lupa..saya udah konfirmasi tim bidikmisi namun jawabannya tidak memberikan solusi..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X