St Sunarto Raih Gelar Doktor Ekonomi

Senin, 17 September 2012 | 15:08 WIB


St Sunarto Raih Gelar Doktor Ekonomi
SIHONO/HUMAS

St Sunarto, dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih gelar doktor  dari Program S3 Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di kampus Pleburan, baru-baru ini.

Pada  sidang senat terbatas yang dipimpin oleh Sekretaris Dewan Penguji Prof Dr Ir Sunarso MS,  promovendus mempertahankan disertasi “Analisis Pendapatan Rumah Tangga Petani Desa Hutan dan Ketergantungannya terhadap Sumber Daya Hutan di Wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara”.

Bertindak sebagai promotor Prof Dr FX Sugiyanto MS, sedangkan ko-promotor Dr Dwisetia Poerwono MSc. Penguji eksternal dari Unika Atmajaya Yogyakarta Dr R Maryatmo MA serta penguji lainnya  Prof Dr Purbayu Budi Santosa MS, Prof Drs Waridin MS PhD, dan Dr Edy Yusuf AG MSc. St Sunarto dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dengan IPK 3,76.

Dalam simpulannya St Sunarto mengatakan, berdasarkan hasil penelitian, 70% dari petani hutan yang menjadi responden cenderung memilih bekerja di hutan sedangkan 30% memilih bekerja tidak di hutan.

Hal ini memberikan indikasi bahwa sumber daya hutan merupakan sumber mata pencaharian utama dibandingkan dengan sumber pendapatan yang lain walaupun ada risiko kerugian karena gagal panen.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 2.191 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

9 komentar pada “St Sunarto Raih Gelar Doktor Ekonomi

  1. Semoga menjadi doktor yang “mabrur” he he. Contohlah pak Narto, meski mau pensiun tetap semangat menuntut ilmu dan tidak dengan jalan pintas. Artinya beliau bersekolah bukan untuk kepentingan pangkat dan jabatan. Sekali lagi salut

  2. Saya sependapat dengan Pak Saratri. Bekerja selama 6 tahun (2002-2008) dengan beliau menggambarkan etos kerja beliau yang luar biasa. Selamat ya Pak Narto.

  3. Selamat untuk Bapak Dr. St. Sunarto, M.S.
    terima kasih atas ilmu statistik ekonomi dan metodologi penelitian yang telah Bapak berikan saat saya kuliah dulu (2006-2010)
    Pesan Bapak yang selalu saya ingat adalah “rajin membaca”.
    Terima kasih dan Selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *