Senat Loloskan Lima Bakal Calon Rektor

Jumat, 13 Juni 2014 | 15:54 WIB


Senat Loloskan Lima Bakal Calon Rektor
DOK. PANITIA/HUMAS

Senat Universitas Negeri Semarang (Unnes) akhirnya menetapkan lima bakal calon Rektor Unnes periode 2014-2018. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Senat, Jumat (13/6). Selanjutnya, Senat akan melakukan penyaringan sehingga menyisakan tiga calon.

Kelima calon yang lolos (secara alfabetis) adalah Dr Achmad Rifai RC, Prof Dr Fathur Rokhman, Dr Martitah, Prof Dr Supriadi Rustad, dan Dr Suwito Eko Pramono. Namun, setiap bakal calon diminta untuk membuat pernyataan bermeterai yang menyatakan dirinya adalah dosen PNS aktif. Dengan, begitu, implikasi hukum atas pemaknaan frasa “dosen PNS aktif” menjadi tanggung jawab tiap-tiap bakal calon.

Ketua Senat Prof Dr Samsudi MPd menjelaskan, penyaringan bakal calon rektor tidak macet melainkan ritmenya melambat. Kondisi itu terjadi karena dinamika internal yang berlangsung dalam Badan Pekerja (BP) dan pleno Senat.

“Bukan macet. Prosesnya terus berjalan. Hanya, ritmenya melambat karena ada dinamika yang berlangsung. Saya kira ini normal,” terangnya.

Meski demikian, Prof Samsudi tidak menampik, keterlambatan penjaringan mengakibatkan proses penyaringan, pemilihan, dan penetapan menjadi mundur dari jadwal.

“Semua calon yang lolos adalah putra terbaik Unnes. Kami berharap, siapa pun yang kelak terpilih adalah pemimpin yang terbaik dan membawa Unnes menjadi lebih maju,” katanya.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman mengaku lega lantaran proses pemilihan kembali dilanjutkan. Menurutnya, keputusan yang diambil dalam rapat pleno Senat menunjukkan tekad setiap anggota untuk memajukan Unnes.

“Demi kepentingan lembaga, Senat memutuskan meloloskan seluruh bakal calon anggota dengan syarat setiap bakal calon membuat pernyataan sebagai dosen PNS aktif,” katanya.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 3.659 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

13 komentar pada “Senat Loloskan Lima Bakal Calon Rektor

  1. komentar yang konstruktif untuk kemajuan unnes diharap dapat meredakan ‘konflik’. ayo messi, dimaria, higuan antarkan argentina juara piala dunia

  2. Syukurlah. Smg pnyelenggaraan pilrektor ini berjalan sbagai mana mestinya. Publik unnes sudah jenuh dengan dinamika yg terjadi kemaren. Hal sperti itu mestinya bisa dengan cepat diselesaikan oleh para anggota senat. Sya harap hal sperti ini tidak terjadi lagi. Tolong lepaskan kepentingan golongan atau jabatan. Pilrektor ini kan untuk kemajuan unnes.
    Mahsiswa ke depan sudah siapkan kontrak politik untuk para calon rektor. Kontrak politik ini semata2 brasal dari suara mhasiswa untuk kepentingan unnes

  3. Syukurlah, mudah2an unnes kedeapan lebih maju dan semakin hebat, tapi saya ikut milih pilpres, pilrek, atau hanya salah satu dari keduanya…atau dua-duanya, atau……

  4. semoga kelima calon rektor tetap lolos ditahapan selanjutnya. tidak ada alasan untuk mengerucutkan menjadi tiga calon jika semua calon memenuhi kualifikasi dan persyaratan sebagai calon rektor. bila unnes mampu berdinamika dengan baik, bukankah itu juga akan menjadi sebuah pelajaran yang bisa dibagikan dengan yang lain? sukses untuk tahapan pemilihan rektor berikutnya

  5. Semoga berkualitas proses pilreknya. Bapak2 tenaga kependidikan tetap bekerja profesional, jangan terlibat dukung mendukung. Percayakan pd anggota senat terhormat. Sy merasakan ada kepala biro yg ikut2an mendukung salah satu calon

  6. Kami semua mendukung secara penuh dan sepenuh hati percaya kepada BP dan seluruh senat Unnes, bahwa mereka semua yang terhormat mampu secara profesional menyelesaikan tahapan pilrek Unnes dengan lancar, amin. Kami semua berharap dan berdoa ke depan Unnes tetap konservasi, maju dan terus berkembang, siapapun rektornya tahun 2014-2018. Bukankah begituuuu…. teman-teman? he he he………….

  7. Nah…. ini baru demokrasi yang riil. semua calon diberi kesempatan yang sama dalam mencalonkan Rektor Unnes. Procisiat untuk anggota senat yang dengan perjuangan panjang dan dinamika yang ada, telah meloloskan semua calon. Mari kita berkompetisi yang sehat, tanpa ada maksud menghalanghalangi calon untuk berkompetisi. ibarat olahraga mari bertarung dengan jiwa kesatria dan sportif. kalah menang itu biasa dalam sebuah kompetisi. Tanpa adanya lawan, tidak akan ada pemenang.

  8. Barokalloh. Semoga Pilrek berlangsung jujur, adil dan menghasilkan sosok rektor terpilih yang amanah dan mampu membawa gerbong Unnes lebih maju lagi ke depan.

  9. Saya…akan milih yang terbaik, Insya allah…..kesempatan ini saya manfaatkan dengan penuh tanggung jawab, doakan saya tidak salah pilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *