Satukan Domain, Tantangan Tersulit Lejitkan Size di Webometrics

Jumat, 14 Oktober 2011 | 21:05 WIB


Menyatukan domain website di lingkungan perguruan tinggi merupakan hal yang paling  rumit untuk dilakukan. Padahal, penyatuan itu akan mengoptimalkan capaian peringkat versi Webometrics, khusus aspek size.

Ari Santoso, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan Nasional mengemukakan hal itu pada Rapat Koordinasi Nasional Humas Perguruan Tinggi, Jumat (14/10), di Bandung.

“Kesulitan itu terutama karena (web-web itu) sudah kadung besar sehingga ketika disatukan, dianggap harus kembali dari awal lagi,” katanya.

Meski demikian, Ari menandaskan, penyatuan harus dilakukan. “Harus segera dilakukan jika tidak ingin potensi itu lewat begitu saja,” kata dosen ITS Surabaya ini.

Size (S) merupakan salah satu aspek penilaian dalam pemeringkatan Webometrics, lembaga pemeringkatan universitas di seluruh dunia yang menekankan pada publikasi secara elektronik melalui website, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Size atau ukuran website adalah jumlah halaman yang terindeks oleh empat mesin pencarian utama, yaitu Google, Yahoo, Live Search, dan Exalead.

Di samping size, aspek lain adalah visibility (V) atau ketertampakan website, rich file (R) atau banyaknya dokumen, dan scholar (Sc) atau kepakaran.

“Metode perhitungan menggunakan rumus: university score = (4xV)+(2xS)+(1+R)+(1xSc),” ungkapnya.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 2.911 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

5 komentar pada “Satukan Domain, Tantangan Tersulit Lejitkan Size di Webometrics

  1. kalau untuk menyatukan terlalu sulit, bagaimana jika web unnes diberi direktori yang berisi seluruh alamat web yang ada di unnes.
    di unnes, sdh ada beberapa web dengan hits tinggi seperti fmipa, manajemen, dll. ini ada contoh direktorinya UGM http://ugm.ac.id/direktori.php
    semoga bermanfaat

  2. Sebaiknya domain pake TLD .edu (unnes.edu) saja biar keren seperti universitas-universitas berkelas internasional. unnes.ac.id masih bisa digunakan sebegai domain parking.
    Sedangkan untuk menggabungkan web-web di universitas, cukup pindahkan file-file dari web yang lama ke direktori baru di unnes.ac.id. Misal, file-file di web fbs.unnes.ac.id dipindahkan ke direktori baru unnes.ac.id/fbs/. Dengan cara seperti itu, mungkin kita cukup mengganti site addressnya saja di database. Dan alamat web yang lama (fbs.unnes.ac.id) di-redirect ke direktory yang baru.

  3. Liat rumusnya kayaknya visibility pegang peran penting. Selain menggabungkan situs menjadi ber-volume besar juga meningkatkan backlink untuk menambah visibility situs unnes sendiri. Caranya lakukan aja kampanye pemasangan banner pada situs-situs milik alumni maupun umum (souvenir-id.com siape membantu). Kemudian unggah banyak file pdf yang memiliki SERP yang tinggi di google search engine..Untuk keywords situs unnes sendiri sudah baik tertampil di setiap halaman web namun banyak keywords yang memang peringkatnya rendah di google alias mubadzir.. Jagan abaikan SEO juga deh

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X