Sambut Bulan Muharram, Pengajian Rutin UNNES Ingatkan Jamaah untuk Sebarkan Kebaikan

Minggu, 24 September 2017 | 23:32 WIB


Sambut Bulan Muharram, Pengajian Rutin UNNES Ingatkan Jamaah untuk Sebarkan Kebaikan
BAGAS/STUDENT STAFF HUMAS

Maraknya Hoax dan ujaran kebencian semakin menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya pada konten informasinya yang tidak benar dan subjektif, namun hal ini juga berkaitan dengan efeknya yang mampu merugikan banyak orang secara riil atau materiil.

Hal ini pula yang menjadi fokus yang diangkat dalam pengajian rutin UNNES pada Minggu (24/9) di Rumah Dinas Rektor, Semarang. Dalam acara ini, turut hadir Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, selaku pemberi sambutan, Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Drs Supriyono MM, sebagai pemberi tausiyah, dan Gus Lukman Hakim.

Dalam sambutannya, Prof Fathur menjelaskan bahwa kita sebagai akademisi harus menjaga kesantunan dalam menggunakan media sosial. Sebagai penggunanya, kita tidak boleh memasukkan informasi yang tidak benar dan memprovokasi banyak orang. Seharusnya, kita memberikan informasi mengenai kabar baik universitas melalui prestasi universitas di tingkat nasional ataupun internasional.

Selain itu, beliau berpesan bahwa dengan menyampaikan banyak kebaikan, keberkahan akan muncul setelahnya. Sehingga, ketika ada kabar buruk yang menimpa, akan tertutupi dengan kebaikan yang telah dilakukan.

Masuk ke materi tausiyah, Gus Supriyono menyatakan kekhawatirannya pada kabar burung dari media sosial yang selama ini menyebar. Menurutnya, adanya teknologi media sosial, sebaiknya digunakan untuk memberikan informasi yang baik, bukan yang buruk. Hal ini karena masalah kabar tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk selalu mengingatkan masyarakat akan hal tersebut.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi adanya inisiatif UNNES untuk mengadakan pengajian Ahad Pahing ini. Beliau mengatakan bahwa adanya pengajian ini dapat menjadi refleksi di kalangan pejabat dan pegawai institusi untuk memfilter berita yang bertebaran di masyarakat. Sehingga, ia berniat untuk mengaplikasikan langkah ini di kalangan pemerintah provinsi Jawa Tengah. (Cesar Abdul, Student Staff)


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 223 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X