Salon Chiby FT Tawarkan Harga Mahasiswa

Jumat, 23 November 2012 | 11:07 WIB


Salon Chiby FT Tawarkan Harga Mahasiswa
SIHONO/HUMAS

Candra sedang merias Rina dan Iva dipasang jilbab saat demo menandai pembukaan salon Chiby di Fakultas Teknik Unnes.

Program studi Kecantikan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan program mahasiswa wirausaha 2012 telah melaunching salon Chiby Rabu (21/11) di gedung E 10 kampus Sekaran.

Kegiatan dibuka Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Prof Masrukhi MPd ditandai dengan pemotongan tumpeng. Setelah itu dilakukan demo merias wajah dan memasang jilbab.

Hadir Dekan FT Muhammad Harlanu MPd, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan delapan fakultas, dosen, dan mahasiswa.

Nurulisma Saputri pimpinan salon mengatakan salon ini baru dibuka maka kunci utama untuk meraih kesuksesan adalah perjuangan dan kesungguhan. “Perjuangan dan kesungguhan inilah yang membuat setiap orang mampu bertahan diterpa gelombang pasang surut dunia yang keras”.

Salon ini, kata Putri sapaan akrapnya berada di kawasan FT, tepatnya gedung E 10 tarifnya mahasiswa alias relatif murah tapi kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan.

“Buka Senin – Jumat pukul 08.00 – 16.00. Menerima semua jenis jasa pelayanan salon, Rias Wisuda, dan menjual peralatan kecantikan. Tarif kami mulai dari creambath Rp 15.000, Hair Spa (Rp 25.000), Hair Mask (Rp 25.000), Facial (Rp 20.000), Ear Candle (RP 17.000), Refleksi 30 menit (Rp 15.000) 60 menit (Rp 30.000), pangkas rambut (Rp 8.000), Cuci Catok (Rp 10.000), CuciCurly (Rp 10.000), Cuci Blow (Rp 10.000), Nail Art (Rp 10.000), dan Mani Cure + Padi Cure (Rp 30.000),” kata Putri.

Meskipun begitu, saya mensyukuri nikmat yang diberikan Allah ini dan silakah kunjungi salon Chiby atau untuk informasi hubungi saya di HP 085 290 036 399, katanya.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 3.603 kali
EDITOR : Sihono

3 komentar pada “Salon Chiby FT Tawarkan Harga Mahasiswa

  1. Selamat atas launching Salon Chiby FT. Pesan khusus dari saya: Berangkat dari keprihatinan saya ketika makan di sebuah cafetaria “sebut saja MP” di suatu kota, yang mana pelayannya berbaju kucel, rambutnya apalagi, padahal lumayan manis untuk level pedesaan, sedang yang berkunjung ke situ mahasiswa/i, ada juga dosen, yang penampilannya relatif rapi dan lebih cling, saya sarankan agar Nurulisma Saputri, dkk. melakukan jemput bola dengan menawarkan program beauty program kepada cafe yang masih bernuansa kampung di sekitar kampus. Terus terang saja, kebanyakan orang tidak betah makan sambil melihat rambut kucel, baju kumal. Ini masukan, diterima syukur, tidak diterima, ya dipikirkan saja dulu.

  2. Suatu terobosan yang luar biasa…kuliah sambil praktek…ini yang namanya mahasiswa berkarakter……daripada banyak mahasiswa yang demo di jalanan mendingan demo mengasah skill sehingga bila lulus nantinya menjadi mahasiswa yang siap pakai……bravo Prodi Kecantikan fakultas teknik UNNES Semarang……saya lulusan IKIP Semarang tahun 1991 bangga dengan anda…goodluck’s

  3. saya setuju dengan masukan bapak Bambang Triatma namun waktu untuk jemput bola yang sangat susah karena adanya jam perkuliahan. trimakasih :)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *