Rektor: Hargai Budaya dan Sejarah untuk Memperkokoh NKRI

Senin, 7 Oktober 2013 | 10:01 WIB


Rektor: Hargai Budaya dan Sejarah untuk Memperkokoh NKRI
Ela/magang Humas

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, setiap anggota masyarakat wajib menghargai budaya dan sejarah bangsa bila ingin Negara Kesatuan Republik Indonesia mampu berdaulat dan berdiri kokoh.

“Hal itu kemudian mampu menjadikan bangsa punya kepribadian yang unggul dan berkarakter,” ujar Rektor, dalam seminar kebangsaan dengan tema “Refleksi Nilai-Nilai Sejarah sebagai Spirit Memperkokoh NKRI”, Sabtu (5/10), di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes.

Seminar yang diselenggarakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Kajian Kebangsaan (LSM KKK) merupakan hasil kerja sama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS Unnes dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Acara diikuti 150 mahasiswa dari berbagai jurusan di Unnes.

Prof Fathur kemudian mengibaratkan, dalam konteks budaya dan sejarah, kondisi masyarakat kini seperti layang-layang yang mudah terombang-ambing. “Ketika bermain layang-layang kemudian layang-layang tersebut putus, maka kita akan berebut untuk mendapatkannya. Kemudian setelah salah satu dari kita meraihnya, maka yang lain merebut dan merobeknya hingga rusak, pada akhirnya tidak ada satu pun yang memperoleh layang-layang,” ujarnya.

Hadir pula sebagai pembicara, Prayitna Suyatma SH dari Badan Kesbangpol dan Linmas Jawa Tengah, dan Dr Teddy Kholiludin mewakili Ketua Perwakilan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Cekputri Humaira SSos MM dari Dirjen Kesbangpol.

Ketua Panitia Muhammad Kridaanto menyampaikan, acara ini merupakan follow up dari kegiatan diskusi mahasiswa terkait masalah kebangsaan yang diadakan oleh LSM KKK. “LSM ini beranggotakan mahasiswa yang peduli dengan kondisi yang ada di masyarakat. Anggotanya merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di kota Semarang,” katanya.

Nur Laila Sofiatun


DIUNGGAH : Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 5.873 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

17 komentar pada “Rektor: Hargai Budaya dan Sejarah untuk Memperkokoh NKRI

  1. luar biasa sekali kegiatan seminar kebangsaan kemarin, disaini banyak hal yang saya dapatkan seputar sejarah dan budaya indonesia, dengan gaya penyampaian bapak rektor(Prof. Dr Fathur Rohman) yang tidak membosankan sehingga mudah di tangkap oleh para peserta seminar

  2. Selamat atas keberhasilan seminar kebangsaan bertema “Refleksi Nilai-Nilai Sejarah sebagai Spirit Memperkokoh NKRI”, semoga seminar-seminar semacam ini semakin sering diadakan untuk menguatkan nasionalisme dan kebangsaan mahasiswa di kampus konservasi.

    Joss untuk panitia yang sukses mendatangkan tokoh hebat dari PWNU ^_^

  3. terima kasih kepada ketua panitia Muhammad Kridaanto atas terselenggaranya seminar kebangsaan yang diselenggarakan atas kerjasama LSM Komunitas Kajian Kebangsaan dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia serta dukungan BEM FBS, Tak lupa Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap pembicara yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat, semoga acara ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme sehingga dapat memperkokoh NKRI,
    kepada segenap panitia kami tunggu agenda kegiatan selanjutnya, terima kasih

  4. terima kasih kepada ketua panitia Muhammad Kridaanto atas terselenggaranya seminar kebangsaan yang diselenggarakan atas kerjasama LSM Komunitas Kajian Kebangsaan dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia serta dukungan BEM FBS, Tak lupa Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap pembicara yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat, semoga acara ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme sehingga dapat memperkokoh NKRI,
    kepada segenap panitia kami tunggu agenda kegiatan selanjutnya, terima kasih

  5. Semoga kegiatan semacam ini bisa berlangsung lagi. Agar rasa nasionalisme dan bimbingan dari pak rektor maupun pihak-pihak terkait seperti dr ormas seperti NU dan pemerintah untuk memberikan pencerdasan kpd segenap mahasiswa Unnes. :)

    Salam Konservasi..

  6. Selamat atas keberhasilan seminar kebangsaan bertema “Refleksi Nilai-Nilai Sejarah sebagai Spirit Memperkokoh NKRI”, semoga seminar-seminar semacam ini semakin sering diadakan untuk menguatkan nasionalisme dan kebangsaan mahasiswa di kampus konservasi.
    Joss untuk panitia yang sukses mendatangkan tokoh hebat dari PWNU ^_^

  7. jangan Lupakan Sejarah…
    Selamat atas keberhasilan seminar kebangsaan bertema “Refleksi Nilai-Nilai Sejarah sebagai Spirit Memperkokoh NKRI”,
    Joss untuk panitia yang sukses mendatangkan tokoh hebat dari PWNU ^_^

  8. Jarang-jarang yang mengadakan acara Mengulas, mengingat dan meneladani Nilai-nilai Sejarah. Seiring perkembangan zaman dan muncul Paradigma-paradigma yang mencoba melunturkan paradigma-paradigma pembangunan bangsa indonesia yang semakin luntur khasanah jati diri bangsa dalam perjuangan, budaya dan beradab. Jelas kita perlu refleksi Sejarah tentunya sebagai refleksi masalalu sebagai tuntunan masa depan yang moderat pada lintasannya. Selamat buat LSM Komunitas Kajian Kebangsaan dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia serta dukungan BEM FBS, sangat bermanfaat!

  9. selamat untuk unnes. semoga benar benar terrealisasikan ide bahwa sejarah itu penting. dan memahami sejarah tidak semudah dalam seminar dan semoga saja jurusan sejarah semakin diperhatikan sehingga tidak perlu berebut ruangan kuliah. tak hanya peduli sejarah namun yang terdekat lebih memperhatikan jurusan sejarah

  10. Budaya adalah salah satu pilar bangsa, yang perlu dijaga dan dilestarikan. Sebagai universitas konservasi tentunya sangat tepat Unnes untuk selalu mengadakan kegiatan yang bertema budaya dengan segalam elemen yang ada, salam…

  11. Trimaksih kepada semua pihak yang tlah mendukung terselenggaranya acara ini, tanpa hadirnya kalian acara ini tak akan berarti apa apa.
    Hidup Mahasiswa..!!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *