UNNES-CSR PERTAMINA

Program Desa Binaan Tambaklorok Dinilai Berhasil

Kamis, 27 Oktober 2011 | 8:52

SIHONO/HUMAS

Peserta Rakor CSR Pertamina se-Indonesia didampingi rombongan program Desa binaan Unnes melihat langsung dari dekat aktifitas program Desa binaan di Tambak Lorok Semarang

Berita Terkait

Walaupun baru berjalan satu tahun dari bulan November 2010 sampai dengan Oktober 2011 dari empat tahun yang diprogramkan, program desa binaan di Tambaklorok Semarang dinilai cukup berhasil di segala bidang.
Ini terlihat dari besarnya antusiasme warga masyarakat dalam mengikuti kegiatan. Sebagai contoh dalam membangun jalan masyarakat melakukannya secara gotong royong tanpa harus dibayar bahkan secara sukarela bersedia iuran uang untuk membeli tanah urug guna meninggikan jalan. Sekarang jalan tersebut sudah bagus dan tidak tergenang dengan air pasang lagi.

Demikian dikatakan Ifki Sukarya Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina di sela-sela kunjungan di hari pertama bersama 60 peserta Rapat Koordinasi CSR Pertamina dari unsur pimpinan CSR pusat dan perwakilan pelaksana program CSR unit-unit serta anak perusahaan PT Pertamina di seluruh Indonesia di desa binaan Tambak Lorok Rabu, (26/10).

Melihat keberhasilan itulah peserta rakor di ajak melihat langsung dari dekat ke desa binaan CSR Tambak Lorok dengan program-program yang telah dilaksanakan meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan infrastruktur dengan harapan dapat dijadikan bahan pembelajaran dan selanjutnya dapat diimplementasikan di daerah asal masing-masing.

“Bidang pendidikan jika sebelumnya anak-anak bejar dengan menumpang rumah warga dan kondisinya pun sangat tidak layak, saat ini sudah menempati gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUN) sendiri yang cukup megah. Bidang ekonomi antara lain meningkatkan produksi pembuatan terasi yang hegienis dengan pemberian alat penggiling terasi, ternak bebek, dan burung puyuh, kata Sunyoto MSi Koordinator Program Desa Binaan Unnes.

Dia, juga mengemukakan pembinaan kami juga telah berhasil meningkatkan nilai tambah telor asin bebek yang semula hanya dijual mentah, sekarang telah dihasilkan telor asin khas Tambak Lorok yang telah dipasarkan ke berbagi daerah bahkan banyak yang memesan karena warna kuning telor yang menjadi khas,” katanya.

Bidang kesekatan lanjut Sunyto, telah dilaksanakan program perilaku hidup bersih dan sehat dan pelayanan pengobatan gratis secara berkala oleh dokter Unnes, serta di bidang lingkungan digerakan melalui penanaman buah dalam pot (tabulapot) dan penanam mangrove.

Diunggah oleh :
Editor: Sucipto Hadi Purnomo

4 Komentar untuk “Program Desa Binaan Tambaklorok Dinilai Berhasil”

  1. Mugiono

    Jumat, 28 Oktober 2011 | 20:05

    asik tempat KKN aku sekaran jadi bagus………… terima kasih pertamina…

  2. fafa

    Senin, 31 Oktober 2011 | 09:03

    hehehehe,, aku KKN disana. tapi kok ada isu relokasi.

  3. gen

    Selasa, 1 November 2011 | 09:55

    alhamdulillah

  4. dayu yunita

    Sabtu, 16 November 2013 | 09:25

    Permisi, mau tanya cp untuk yg nulis berita ini. Terima kasih

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2010 Universitas Negeri Semarang | Sitemap | Kredit | Arsip| Situs Lama | Masuk log | Arsip PS | Arsip PS
^Back to Top