Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Ke-33

Sabtu, 5 November 2011 | 8:31 WIB


Kondisi sosial budaya masyarakat kini telah banyak berrubah. Tingkat komunalitas yang cenderung menurun, kepedulian yang semakin menipis, keguyuban dan kebersamaan yang kian pudar, dan tingkat persaingan individu yang semakin tinggi, nyatanya membawa perubahan besar pada wajah sosial budaya bangsa Indonesia.

Hal itulah yang melatarbelakangi diselenggarakannya Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) yang ke-33 pada 11-12 November 2011 mulai pukul 09.30 WIB di Amanda Hotel, Jalan Nusa Indah Bandungan Ambarawa Kabupaten Semarang. Seminar Internasional yang diadakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unnes tersebut mengusung tema “Konservasi Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Pendukung Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dalam Konteks Lokal dan Global”.

Narasumber dalam seminar tersebut Rektor Unnes Prof Dr Sudijono Sastroatmojo MSi, Prof Dr Harry Aveling dari Monash University Australia, Dr Shariffulizan bin Malik dari Dewan Bahasa Malaysia, Prof Dr Suminto A Sayuti dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan Prof Dr Fathur Rokhman MHum dari Unnes.

Selain pemateri utama, akan ada pemakalah pendamping bidang kebahasaan, kesastraan, dan bidang pendidikan bahasa dan sastra. “Melalui seminar internasional ini, setidaknya bahasa dan sastra Indonesia diharapkan semakin berperan dalam menjalin silaturahmi antarbangsa,” kata Ketua Program Studi Sastra Indonesia Suseno SPd MA.

Info: Unduh leaflet klik di sini


DIUNGGAH : Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 2.639 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

satu komentar pada “Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Ke-33

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X