Penjelasan Kemenristekdikti tentang Dosen Berkualifikasi S1 dan Prajabatan CPNS

Kamis, 6 April 2017 | 14:45 WIB


Penjelasan Kemenristekdikti  tentang  Dosen Berkualifikasi S1 dan Prajabatan CPNS

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menerbitkan penjelasan mengenai dosen berkualifikasi S1 dan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Penjelasan mengenai dosen berkualifikasi S1 disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 01/M/SE/III/2017. Dalam surat edaran itu disebutkan, terhitung sejak 1 Januari 2016 dosen yang masih memiliki kualifikasi akademik S1 akan diberhentikan dari jabatannya dengan sejumlah ketentuan.

Dosen berkualifikasi S1 yang berusia 58 tahun atau lebih dan tidak sedang mengikuti studi magister, diusulkan kenaikan pangkat pengabdian dan diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun. Jika berusia 57 tahun atau lebih tetapi kurang dari 58 tahun dan tidak sedang mengikuti studi magister akan diangkat dalam jabatan tenaga kepandidikan.

Selain itu, jika dosen tersebut berusia 57 tahun ke bawah dan tidak bersedia mengajukan Masa Persiapan Pensiun (MPP), akan dialihtugaskan dalam jabatan tenaga kependidikan.

Namun, dosen yang sedang menempuh studi program magister diberi kesempatan untuk menyelesaikan studinya sebelum mencapai 58 tahun. Adapun dosen S1 yang berusia kurang dari 57 tahun dibersi kesempatan menyelesaikan pendidikan paling lama 2 tahun atau mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, Kemenristekdikti juga mengirimkan Surat Edaran Nomor 1263/A/A2/SE/2017 tentang Diklat Prajabatan. Melalui surat edaran itu Kemenristekdikti mengklarifikasi isu yang menyatakan bahwa CPNS yang selama 2 tahun belum mengikuti Prajabatan akan digugurkan status CPNS-nya.  Kemenristekdikti mengonfirmasi bahwa kabar tersebut tidak benar.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.122 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X