Penghuni Rusunawa Curhat pada Rektor

Kamis, 19 Desember 2013 | 23:13 WIB


Penghuni Rusunawa Curhat pada Rektor
HUMAS/ LINTANG HAKIM

“Lokasi Rusunawa itu kan jauh dari jurusan kami,  mengapa bus Unnes tak menjangkau ke sini?”

Begitulah keluh Dema, saat ia bicara pada Rektor Universitas Negeri Semarang, pada Silahturahmi Forum Rusunawa, Kamis (19/12).

Bukan hanya Dema yang protes, Nurlaila, mahasiswa PPG Bimbingan Konseling seolah-olah meminta agar tata berbusana mahasiswa tak dibeda-bedakan, baik untuk kelas reguler ataupun PPG. Ada pula seorang mahasiswa yang melontarkan keangkeran Rusunawa sehingga tak mungkin terhindarkan rasa takut mewarnai kehidupan penghuninya.

Narasi semacam itu direspons Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman. Ibarat seorang ayah, beliau memberi jawaban supaya anak-anaknya paham dan tenang.

“Karakter guru memang mesti dibangun dari keprihatinan. Tapi jangan khawatir, secepatnya saya akan koordinasikan dengan bagian rumah tangga untuk menambahkan rute bus Unnes hingga sampai ke Rusunawa. Lalu jangan takut tinggal di sini. Tak ada setan. Yang ada hanyalah Tuhan dan doa-doa kalian,” tutur Prof Fathur Rokhman.

Rusunawa yang rata-rata dihuni mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan pemeroleh beasiswa Bidikmisi itu memang masih banyak polemik. Maka, rektor pun dengan penuh sahaja mempersilakan mahasiswa untuk melayangkan keluhannya ke nomor ponselnya.


DIUNGGAH : Nana Riskhi Dibaca : 1.542 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

4 komentar pada “Penghuni Rusunawa Curhat pada Rektor

  1. Bangga mempunyai Bapak Rektor yang peduli dan memperhatikan kepada putra-putrinya.
    semoga Pak Fathur senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas dan bimbingannya untuk kesejahteraan UNNES tercinta… Aminn.

  2. assalamualaikum, maaf bapak/ibu pembimbing unnes,
    saya mau tanya, itu kalo yang jalur bidikmisi tinggal di asrama pgsd ada biaya tdk?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *