Pengajian Ahad Pahing, Rektor Ajak Warga UNNES Bangga Atas Perolehan Prestasi dan Reputasi

Minggu, 13 September 2020 | 21:20 WIB


Pengajian Ahad Pahing, Rektor Ajak Warga UNNES Bangga Atas Perolehan Prestasi dan Reputasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak seluruh warga UNNES untuk bersyukur dan merasa bangga atas capaian prestasi dan reputasi yang berhasil diraih.

Salah satu capaian tersebut ialah UNNES mendapatkan prestasi sebagai peringkat 1, baik secara nasional maupun internasional (dunia) Islamic University yang dilakukan oleh uniRank (4ICU). Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UNNES pada sambutan pengajian rutin Ahad Pahing secara virtual, Minggu (13/9).

“Kita patut bersyukur dan merasa bangga atas pengakuan dunia, UNNES menjadi peringkat 1 dunia Islamic University. Nilai-nilai Islam sangat universal dan kita terus mengupayakan untuk menerapkan pada kehidupan kampus. Nilai saintis merupakan ajaran nilai Islam untuk mengutamakan ilmu. Islam menempatkan ilmu pada derajat yang tinggi.  Nilai Islam telah mengajarkan kesetaraan martabat manusia. Martabat manusia di atas dari semua makhuk. Islam telah menerapkan nilai-nilai yang relevan bagi kehidupan global. UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri akan selalu mengedepankan keilmuan,” jelas Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik tersebut mengaku terkejut ketika mengetahui uniRank (4ICU) melakukan asesmen terhadap kampusnya. Menurut penuturannya, UNNES tidak menyiapkan sesuatu yang khusus untuk mengikuti asesmen dari uniRank (4ICU) tersebut.

Sebagai salah satu lembaga pengindeks dan pemeringkatan lembaga pendidikan, uniRank (4ICU) menggunakan indikator keterkenalan di ruang publik dan popularitas.

“Atas perolehan peringkat 1 sebagai Islamic University, UNNES beberapa hari lalu menjadi perbincangan nasional.  UNNES akan terus menanamkan nilai-nilai agama untuk membangun karakter dan peradaban yang lebih baik. Beberapa kegiatan yang mendukung penerapan nilai-nilai tersebut diantaranya setiap tahun UNNES menyelenggarakan khotmil quran sebanyak usia saat dies natalis, dosen dan tendik menjadi pelopor infak sadaqoh yang dihimpun oleh Lazis dan disalurkan untuk beasiswa dan kegiatan sosial,” papar Rektor.

UNNES, imbuhnya, juga memberikan kesempatan bagi para penghafal Al-Quran dan kitab-kitab agama lain untuk diterima menjadi mahasiswa UNNES, pengajian Ahad Pahing juga menjadi majelis ilmu rutin yang terus dipelihara. UNNES juga rutin mengadakan kegiatan sholawat, majelis dzikir, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Fathur juga menyampaikan terima kasih kepada segenap pimpinan dan seluruh warga UNNES yang selalu berharmoni untuk terus meraih prestasi dan reputasi.

“UNNES akan terus meningkatkan kapasitasnya. Sebagai PTN yang semakin besar, UNNES juga menghadapi tantangan yang lebih besar.  Dengan terus memohon doa kepada Allah dan dengan harmoni kebersamaan, UNNES akan makin subur dan unggul,” pungkas Prof Fathur.

Hadir memberikan tausyiah, Pengasuh Pondok Pesantren Az Zuhri Semarang Gus Lukman Hakim.

“Saya turut bangga dengan capaian UNNES ini. Mari kita senantiasa meningkatkan ke-istiqomahan kita, termasuk dalam berprestasi dan bereputasi,” ajak Gus Lukman.

Kegiatan Pengajian Ahad Pahing merupakan kegiatan keagamaan rutin UNNES yang diselenggarakan setiap Ahad/Minggu Pahing. Bagi UNNES, penyelenggaraan dan praktik nilai-nilai keagamaan seperti ini merupakan bagian dari implementasi nilai karakter konservasi.


DIUNGGAH : Dwi Hermawan
EDITOR : Muhamad Burhanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

X