Paguyuban Karawitan di Daerah Diresmikan

Minggu, 16 September 2012 | 12:56 WIB


Paguyuban Karawitan di Daerah Diresmikan
SIGIT ADHI WIBOWO

Pakumpulan Paguyuban Karawitan Jawa-Indonesia (Pakarjawi) di tiap-tiap daerah di Jawa Tengah resmi dibentuk, Minggu (16/9). Pembentukan pengurus daerah dilangsungkan bersamaan dengan rapat pengurus pusat organisasi itu di rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Dalam sambutannya, Ketua Pakarjawi Pusat Drs Sutikno MSi menuturkan, Pakarjawi didirikan sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisi Jawa, khususnya dalam bidang karawitan. “Semua hal yang terkait dengan bidang ini, termasuk sinden, menjadi hal yang harus diorganisir dengan baik,” katanya.

Sutikno juga mengatakan, Unnes sebagai inisiator akan selalu mendukung kegiatan yang berbasis tradisi. “Hal itu sejalan dengan visi konservasi budaya yang diusung kampus ini,” ungkapnya.

Wadah aspirasi

Di berbagai daerah terutama di Jawa Tengah, seni karawitan masih tumbuh subur. Jenis kesenian ini hampir selalu hadir dalam berbagai perhelatan adat dan seni tradisi budaya Jawa. “Sayangnya kekuatan besar itu hingga kini belum mempunyai wadah organisasi. Pakarjawi mencoba menjawab permasalahan tersebut,” ungkap Kepala Biro Administrasi Perencanaan dan Keuangan Unnes itu.

Karena tidak mempunyai wadah organisasi, menurut Sutikno, kelompok-kelompok karawitan berjalan sendiri tanpa adanya program bersama yang bermanfaat. “Mereka juga seringkali kurang memiliki kekuatan ketika menghadapi ketidakadilan dalam menjalani profesi sebagai pelaku seni,” ujarnya.

Rapat pembentukan pengurus daerah dihadiri oleh wakil dari masing-masing kabupaten, di antaranya Rembang, Pati, Demak, Kota dan Kabupaten Semarang, dan Surakarta. Selain itu Sragen, Grobogan, Kendal, dan Banyumas.


DIUNGGAH : Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 2.699 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

4 komentar pada “Paguyuban Karawitan di Daerah Diresmikan

  1. Sae sanget. Kuciwanipun kok pados guru utawi pelatih karawitan ing panggenan kula kok ewed sanget. Mbok bilih Unes menawi ngawontenaken KKN ing laladan Plantungan Kendal saged nuweni Paguyuban Karawitan Manggungmangu, sokur bage nggladhi warga ing babagan karawitan. Nuwun.

  2. Bravo pakarjawi, kami ikut mendukung semoga kiprahnya dapat melestarikan dan mengembangkan kesenian jawa serta sebagai penggerak kesenian yg adiluhung

  3. Matur nuwun Pak Pudjo Sarwono, menawi wonten paguyuban krawitan ing Plantungan Kendal ingkang nami Manggungmangu, saged dipunbina saha dipun-ngrembakakaken. Menawi mangke wonten mahasiswa KKN, Jurusan Seni Musik utawi Bahasa Jawa, saged disuwun mbiyantu gladhen. Nwn.
    Katur Ibu Aesijah, matur nuwun sengkuyunganipun. Sumangga sesarengan sami nglestantunaken saha ngrembakakaken budaya Jawi ingkang adiluhung punika. Nwn.

    Salam,
    Sutikno

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X