Menggeliatkan Wisata Budaya lewat Teater Wayang Suket

Kamis, 12 Juli 2012 | 16:25 WIB


Menggeliatkan Wisata Budaya lewat Teater Wayang Suket
SIHONO/HUMAS

Mendengar kata suket (rumput) pikiran kebanyakan orang akan lari pada pakan ternak, seperti sapi, kambing, ataupun kerbau. Namun di tangan terampil mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), suket justru bisa jadi media untuk turut menggeliatkan wisata budaya.

Kreasi yang dipelopori Muzakki Bashori sebagai ketua tim beserta keempat rekannya Siti Farihah, Wuri Prima Kusumastuti, Lukman Afifudin, dan Risqi Sugiarti lolos pada Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Mayarakat (PKMM) Dirjen Dikti dan masuk pula menjadi salah satu peserta Pimnas 2012 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

“Wayang suket ini berawal dari kejenuhan warga Dukuh Talunkacang terhadap pertunjukan seni ketoprak dan wayang kulit. Padahal, dukuh ini diproyeksikan sebagai desa wisata pada 2013 untuk mendukung program Visit Jawa Tengah 2013. Untuk itu, dibutuhkan sebuah media yang merakyat yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat. Tidak hanya kalangan tua namun juga anak muda dan anak-anak,” kata Muzakki.

Sarana yang digunakan oleh Muzakki dan kawan-kawan adalah Teater Wayang Suket. Jenis wayang ini kemudian dimodifikasi pertunjukannya menjadi sebuah pergelaran Teater Wayang Suket, yaitu kolaborasi antara pertunjukan ketoprak dan pertunjukan wayang. Pergelaran ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu pre-theater stage (tahap prapelaksanaan), theater-time stage (tahap pelaksanaan), dan post-theater stage (tahap pascapelaksanaan).

Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, terbentuklah dua tim Teater Kreo (Kreo Sepuh dan Kreo Enom). Warga juga diklaim terampil dalam membuat wayang suket hingga terciptalah sebuah atraksi wisata rutin yang direncanakan dapat dilaksanakan dalam tiga bulan sekali untuk memperkenalkan legenda Gua Kreo di Dukuh Talunkacang.

Harapannya, media tersebut dapat menarik perhatian baik wisatawan lokal maupun internasional guna meningkatkan gairah pariwisata, khususnya di Provinsi Jawa Tengah, sekaligus sebagai upaya konservasi terhadap salah satu kebudayaan Jawa tersebut.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 2.287 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

4 komentar pada “Menggeliatkan Wisata Budaya lewat Teater Wayang Suket

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X