Menristekdikti: Sarungan tetap Sarungan, Tapi Pendidikan Doktor

Jumat, 5 Juni 2015 | 9:02 WIB


Menristekdikti: Sarungan tetap Sarungan, Tapi Pendidikan Doktor
HUMAS/RAHMAT

Menristekdikti M Nasir bersama Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman berbincang dengan Menakertrans Hanif Dhakiri dan Pengasuh Pesantren Al-Fadhlu Wal Fadhilah H Alamuidn Dimyati Rois dalam akhiruhasanah, Kamis (4/6) di Kaliwungu.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengharapkan santri tetap menjaga tradisi pesantren sekaligus terus meningkatkan kapasitas intelektualnya. Dua hal itu, menurutnya, dapat dilakukan secara bersamaan.

M Nasir menyampaikan hal itu ketika menghadiri akhiruhasanah Pondok Pesantren Al-Fadhlu Wal Fadhilah pimpinan KH Dimyati Rois di Jagalan, Kaliwungu, Kendal.

“Panjenengan semua, sarungan ya sarungan, tapi kalau bisa pendidikan sampai doktor lah,” katanya di hadapan belasan ribu hadirin dari berbagai daerah.

Menristekdikti hadir dalama cara tersebut bersama Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman.

Sebagai menteri riset, Nasir mengungkapkan optimismenya meningkatkan kualitas kehidupan bangsa melalui kegiatan penelitian. Kepada jamaah akhiruhasanah Nasir mengungkapkan rencananya mendorong industri pesawat terbang nasional, mengembangankan produk kapal selam, dan meningkatkan produktivitas produk ternak dan tani.

“Kami targetkan tahun depan ada pesewat produksi dalam negeri yang terbang di langit Nusantara ini,” katanya.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 540 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X