Meneladani Kepemimpinan Perempuan dari Kartini

Senin, 25 April 2016 | 15:43 WIB


Meneladani Kepemimpinan Perempuan dari Kartini
Humas/Sholekan

Dalam memperingati Hari Kartini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP Unnes) menyelenggarakan Seminar Nasional Kartini dengan tema Wanita Inspirasi Pengembang Peradaban Bangsa, senin (25/04) di Dekanat FIP.

Pada seminar tersebut hadir sebagai pembicara Hj Siti Atikoh Ganjar Pranowo (Istri Gubernur Jawa Tengah), Dr Rodiyah SPd SH MSi (Dekan FH Unnes), dan Hj Tri Kirana Muslidatun SPsi (Istri Walikota Yogyakarta).

Dalam paparannya Siti Atikoh menyampaikan bahwa, Kartini semenjak usia 12 tahun telah merasakan kegelisahan terhadap kaum perempuan yang hidupnya dipingit dan tidak mendapatkan akses pendidikan yang setara dengan kaum pria.

“Perempuan selayaknya mendapat pendidikan yang setara dengan laki-laki, dikarenakan peran perempuan lah yang akan lebih banyak mendidik anak-anaknya. Maka dari itu, perempuan juga selayaknya mendapatkan akses pendidikan yang setara dengan laki-laki”. tambahnya.

Berbeda dengan Dr Rodiyah yang menyampaikan dari sisi peran perempuan, dia mencotohkan Kartini adalah sosok perempuan yang patut dijadikan contoh bagi perempuan sekarang. Lewat semangat Kartini, perempuan bukan lagi menjadi subordinasi kaum laki-laki. Derajat perempuan dan laki-laki sama, juga punya peran yang sama di ranah publik.

“Ada peluang bagi kepemimpinan perempuan ke depan, yakni Menjadikan dasar dalam mengamalkan peran secara baik, bijak, dan tepat, Menangkap peluang meningkatkan derajat terhormat perempuan, serta Menjadi alasan penting mendidik anak melalui keteladanan kepemimpinan bersama”. ungkap dekan perempuan FH Unnes tersebut. Muhammad Sholekan


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 724 kali
EDITOR : Muhamad Burhanudin

6 komentar pada “Meneladani Kepemimpinan Perempuan dari Kartini

  1. Kartini merupakan sosok yang menginspirasi wanita Indonesia. Mendedikasikan dirinya untuk pendidikan bagi kaum wanita. Menjadi contoh sekaligus panutan.
    Telah kita rasakan hasil jerih payah beliau. Kita bisa mengenyam pendidikan dengan akses yang lebih mudah. Tidak lagi dibatasi seperti zaman dahulu.
    Maka dari itu, mari kita teruskan perjuanganya.Tak henti terus melangkah maju dan buktikan bahwa wanita bisa.
    Jadilah wanita yang cerdas dan berkualitas. Karena darinya akan lahir para penerus bangsa yang cerdas yang akan membawa bangsa ini menjadi lebih baik.

  2. Kartini sedikit banyak telah memberikan Inspirasi bagi masyarakat bangsa Indonesia. Mari diambil sisi positifnya. Selamat berjuang Kartini Kartini muda! kontribusi kalian terus dinanti.

    #UNNES Rumah Ilmu

  3. Selamat berjuang wahai Kartini modern. Sungguh banyak sekali hikmah yang dapat dipetik dari Perjuangan Kartini tempo dulu. Semoga tidak ada lagi diskriminasi yang membedakan gender dalam pelbagai bidang. Agar, perempuan tidak lagi diidentikan dengan kata ‘lemah’. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *