Mendikbud: Kebangkitan Kaum Duafa akan Segera Tiba

Sabtu, 29 Maret 2014 | 10:04 WIB


Mendikbud: Kebangkitan Kaum Duafa akan Segera Tiba
HUMAS/DWI SULISTIAWAN

Mendikbud M Nuh menyerhkan surat dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada sejumlah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dari sejumlah perguruan tinggi.

Beasiswa Bidikmisi telah memantik harapan baru bagi bangsa ini. Pasalnya, beasiswa ini akan menjadi sarana kebangkitan kaum dhuafa dalam 5 sampai 10 tahun ke depan. Anak-anak dari keluarga miskin, atas fasilitas beasiswa Bidikmisi, siap bangkit menjadi kaum terpelajar yang berdiri di garda terdepan pembangunan bangsa.

Kabar gembira itu sampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof Dr  Mohamad Nuh, DEA dalam orasi ilmiah dalam Dies Natalis ke-49 Universitas Negeri Semarang (Unnes). Ia menyebutkan, Bidikmisi telah mendobrak batas mungkin dan tidak mungkin.

“Dulu ada olok-olok orang miskin dilarang kuliah. Saya bilang, tidak usah dilarang, dibiarkan pun mereka tidak bisa. Sekarang, batas-batas itu sudah bisa ditembus. Anak-anak yang tidak berani mimpi untuk kuliah, mereka bisa menikmati pendidikan tinggi,” katanya.

Bak gayung bersambut, beasiswa mendorong mahasiswa Bidikmisi mencapai prestasi tertinggi. Terbukti, mahasiswa Bidikmisi bisa memperoleh IPK  cum laude. Mereka juga hanya memerlukan waktu 3,5 tahun untuk menyelesaikan pendidikan S1.

“Bukan hanya sepuluh dua puluh. Yang berprestasi seperti itu jumlahnya puluhan ribu,” lanjutnya.

Nuh menyebut, kebangkitan kaum dhuafa akan segera tiba karena selain Bidikmisi, pemerintah sedang menyiapkan beasiswa bagi alumnus Bidikmisi untuk melanjutkan pendidikan S2 dan S3. Tidak berlebih kalau ia menyebut “Akan segera muncul generasi baru intelektual dari kalangan masyarakat tidak mampu.”


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.871 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

5 komentar pada “Mendikbud: Kebangkitan Kaum Duafa akan Segera Tiba

  1. Selamat datang Prof Dr Mohamad Nuh, di kampus konservasi Universitas Negeri Semarang, disela-sela kesibukan Bapak menyempatkan untuk hadir dan menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-49 Universitas Negeri Semarang, sebuah prestasi tersendiri bagi Unnes yang sudah bergerak lebih maju dari tahun-tahun yang lalu, semoga di Dies Natalis ke-49 tahun ini Unnes menjadi kampus yang lebih besar dan maju, salam konservasi.

  2. Unnes begitu peduli pada pendidikan yang memang seharusnya tidak sulit untuk dijangkau semua golongan masyarakat. Antusiasme masyarakat akan pendidikan yang murah namun berkualitas semakin meningkat, dan Unnes mulai menjawab dengan konkret akan tantangan tersebut. Selamat kepada Unnes!!

  3. ya.. begitulah.. terima kasih untuk semua, Pak Muh. Nuh, beserta segenap pemerintahannya 5 tahun ke belakang..
    semua mahasiswa bidikmisi selalu bergetar hatinya, bahkan menitikkan air mata bila mengenang masa lalu..
    semoga terus ada keajaiban untuk Indonesia yang lebih baik..

  4. Luar biasa! salam konservasi! program luar biasa dari pemerintah yang sangat-sangat-sangat membantu anak bangsa untuk bisa terus mengennyam pendidikan tinggi. semoga program ini terus berlanjut, semakin membaik dan tepat sasaran. tepat sasaran pada mereka yang memang seharusnya menerima, menggunakan sesuai pada porsiinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X