Pengunjung Perpustakaan Perlu Diterima dengan Cinta

Rabu, 30 Oktober 2013 | 13:59 WIB


Pengunjung perpustakaan juga manusia sebagaimana pustakawan dan staf perpustakaan yang punya hati, perasaan, dan cinta. Mereka perlu diperhatikan, terutama mereka yang baru kali pertama masuk dan memanfaatkan perpustakaan.

“Hal itulah yang perlu disadari oleh pustakawan dalam memberikan layanan prima,” kata Kepala UPT Perpustakaan Institut Teknologi Surabaya (ITS)  Drs Mansur Sutedjo MSi dalam seminar Membangkitkan Layanan Cinta yang diselenggarakan UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (29/10).

Pada acara yang dibuka oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unnes Prof Dr Masrukhi MPd itu hadir pula sebagai pembicara Bayu Prasetyo SE CH CHt.

Mansur menyampaikan perlunya dibangun layanan cinta internal, yaitu layanan cinta dalam seluruh aspek pengelolaan perpustakaan, yang dapat diawali dengan; membangun karakter dan membangun citra perpustakaan. Sedangkan untuk membangun layanan cinta internal yaitu layanan kepada pemustaka, antara lain dapat dilakukan dengan membangun karakter pemustaka.

“Menciptakan sahabat perpustakaan, berpakaian rapi, disiplin pengembalian buku. Disamping itu perlunya komunikasi yang efektif antara lain melalui bimbingan pemustaka, conversation class, dan juga perlunya pengembangan fisik perpustakaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bayu Prasetyo menyampaikan bahwa kerja adalah rahmat, amanah, panggilan, aktualisasi, ibadah, seni, kehormatan, dan juga pelayanan.

“Aku bekerja paripurna penuh kerendahan hati,” begitu slogannya kepada 150 peserta dari pustakawan maupun pemerhati perpustakaan instansi, perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.


DIUNGGAH : Agestia Putri Nusantari Dibaca : 1.272 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *