Mahasiswa Unnes Ciptakan “Pasar Batik”, Perajin Bisa Buat Motif Semudah Main Game

Rabu, 27 November 2019 | 19:34 WIB


Mahasiswa Unnes Ciptakan “Pasar Batik”, Perajin Bisa Buat Motif Semudah Main Game

Mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rizka Alfiana Imawati, berhasil menjadi salah satu juara dalam Lomba Akselerasi Startup Mahasiswa Tingkat Nasional, Minggu (24/11).

Keberhasilan itu diperoleh karena produk startup ciptannya yaitu “Pasar Batik” dinilai memiliki keunggulan dan berpotensi membawa manfaat besar terhadap pelaku industri batik nasional.

Keberhasilan itu membuat Rizka berhak memperoleh hadiah sebesar Rp10 juta dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Mahasiswa Kemristekdikti.

Menurut Rizka, “Pasar Batik” didesain sebagai pasar digital bagi perajin dan pengusaha batik. Dengan aplikasi itu, perajin dapat mendesain batik dengan fasilitas digital yang tersedia. Motif tersebut bahkan bisa segera diproduksi langsung atau dibuatkan cap nya dengan teknologi 3D printing.

Aplikasi itu dinilai memiliki keunggulan karena dapat mempercepat penciptaan motif. Dengan aplikasi tersebut, motif batik yang dibuat oleh perajin juga semakin beragam.

Dengan aplikasi ini, proses kreatif penciptaan motif batik dapat dilakukan dengan ponsel pintar. Dengan fasilitas itu, proses penciptaan motif lebih menyerupai bermain gim (game).

Sebelumnya, Rizka juga telah meraih penghargaan atas karya-karya kreatifnya. Pada 15 November lalu ia berhasil menjadi juara I Lomba Inovasi Digital Pendidikan 2019 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Sebelumnya, yaitu pada Oktober 2019 lalu ia menjadi finalis finalis startup Bank Indonesia 2019.


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: