Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Unnes Jadi Dalang di Museum Ronggowarsito

Selasa, 5 April 2016 | 12:30 WIB


Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Unnes Jadi Dalang di Museum Ronggowarsito
HUMAS/ LINTANG HAKIM

Wayang kulit merupakan warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat, khususnya masyarakat jawa. Lewat wayang kulit, masyarakat disuguhkan dengan cerita-cerita masa lalu yang bisa diambil makna dari cerita yang dipentaskan tersebut.

Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam hal ini juga turut andil dalam melestarikan budaya adihulung warisan nenek moyang tersebut, lewat Pentas Dalang yang diselenggarakan oleh Museum Ronggowarsito Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Unnes (FBS Unnes), Afiana Larasati mahasiswa semester mementaskan lakon Wahyu Makutarama.

Afiana merupakan salah satu mahasiswa yang rutin mengikuti pelatihan pentas dalang, pada Senin (4/4) di Komplek Museum Ronggowarsito dia berkesempatan menjadi dalang dalam pentas tersebut. Dalam pementasan tersebut, hadir pula beberapa dosen dan mahasiswa sastra jawa.

Dalam pementasan tersebut, Afiana tidak hanya ditemani oleh dosen dan mahasiswa, kedua orang tuanya juga hadir langsung dan memberikan semangat pada mahasiswa yang telah menempuh 6 semester tersebut. Muhammad Sholekan


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 894 kali
EDITOR : Lintang Hakim

9 komentar pada “Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Unnes Jadi Dalang di Museum Ronggowarsito

  1. Unnes harus bangga punya mahasiswa seperti Afiana yang berkesempatan menjadi dalang di Museum Ronggowarsito. Afiana telah membuktikan bahwa dirinya adalah mahasiswa Unnes yang ikut menjaga nilai konservasi yaitu konservasi budaya. Patut di contoh dan diacungi jempol.

  2. Universitas Negeri Semarang (Unnes) selalu turut andil dalam melestarikan budaya , tidak salah Unnes mendeklarasikan diri sebagai Universitas Konservasi
    #KonservasiBudaya

  3. Semoga akan semakin banyak mahasiswa Unnes yang semakin semangat mewujudkan bangga berbangsa! Maju terus Unnes!

  4. Mahasiswa Unnes sungguh luarbiasa. Bisa mengaktualisasikan dirinya dalam pelbagai bidang kehidupan.
    Unnes rumah ilmu. Unnes mencetak generasi-generasi emas unggulan. Salam Konservasi!

  5. Nampak sekali bahwa unnes benar benar menjadi garda terdepan pelestari dan konservator budaya adiluhung bangsa. Semoga prestasi mba Afiana Larasati bisa memotivasi mahasiswa lain khususnya saya, unutuk tetap menghargai budaya daerah dan melestarikanyya.
    #kalo bukan kita bangsa Indonesia sipap lagi!?
    #2016 tahun akselerasi inovasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *