Mahasiswa KKN Unnes Bantu Air Bersih Desa Mutihkulon, Wedung

Rabu, 1 Oktober 2014 | 16:02 WIB


Mahasiswa KKN Unnes Bantu Air Bersih Desa Mutihkulon, Wedung
HUMAS/DOK

Koordinator KKN Unnes untuk Kabupaten Demak didampingi dosen pendamping lapangan (DPL), mahasiswa KKN, dan Direktur PDAM Demak Qumarul Huda sedang membagikan air bersih kepada warga Desa Mutihkulon Kecamatan Wedung, Demak.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) bekerja sama dengan PDAM mengadakan program pengedropan air bersih di Desa Mutihkulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Rabu (29/9).

Koordinator Lapangan KKN, Aprila Niravita didampingi Nurul Fibrianti sekalu Dosen Pendamping Lapangan KKN mengatakan, warga masyarakat Desa Mutih Kulon ini sudah beberapa pekan sulit memdapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat kekeringan kemarau panjang.

“Warga memperoleh bantuan 19 truk tangkai air bantuan dari PDAM 14 tangki dan 5 tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak,” kata Aprila.

Menurut Aprila, supaya adil untuk pembagiannya dibagi merata yakni satu truk tangki dibagikan satu RT dan berlangsung selama satu minggu.

Direktur PDAM Tirta Dharma Demak Qumarul Huda disela-sela pembagian air menyampaikan, program mahasiswa KKN ini sinkron dengan  program kami yakni sama-sama memberikan bantuan air bersih. Ini menindaklanjuti observasi mahasiswa KKN Unnes di Desa Mutihkulon.

Koordinator mahasiswa KKN Desa Mutihkulon Faiq menerangkan, saat ini sumur warga airnya tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari (mandi, dan cuci) bahkan rasanya asing. Untuk memenuhi kebutuhan itu warga tiap hari membeli air dengan jerigen. Satu jerigen Rp 2000,- kalau tidak musim kemarau satu jerigen Cuma Rp 500,-.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.319 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

2 komentar pada “Mahasiswa KKN Unnes Bantu Air Bersih Desa Mutihkulon, Wedung

  1. Alhamdulillah…, mudah-mudahan keberadaan mahasiswa KKN Unnes di desa lokasi KKN benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya untuk program pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan, tetapi juga memberikan solusi terhadap masalah yang ada. Semoga mahasiswa mendapat kemudahan dalam melaksanakan pengabdian ini melalui kegiatan KKN, amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *