Mahasiswa FBS Unnes Turut Menyongsong Indonesia Berpuisi

Rabu, 2 Oktober 2013 | 8:04 WIB


Mahasiswa FBS Unnes Turut Menyongsong Indonesia Berpuisi
DOK. SASKUSTIK

“Pasti datangkah semua yang ditunggu, detik-detik berjajar pada mistar yang panjang”. Cuplikan puisi Buat Ning karya Sapardi Djoko Damono dengan apik dimusikalisasikan oleh Saskustik dalam siaran langsung Kumandang Sastra di studio RRI PRO 1 Semarang, Senin (30/9).

Membawa nama Saskustik, kelompok musikalisasi puisi yang dimotori oleh empat mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Aji Kusuma Admaja, Syarifa El Nasyafa, Tri Sutrisno (Bahasa dan Sastra Indonesia) dan Wida (Sendratasik) memberikan ruh pada gelaran rutin yang konsistean mendiskusikan seputar karya sastra tersebut.

Selain Buat Ning, karya Sapardi lain yang disajikan adalah Aku Tengah Menantimu dan Aku Ingin turut menyemarakkan acara yang menghadirkan wartawan senior Parni Hadi, Rektor UNNISULA sekaligus ketua Forum Rektor Indonesia Prof Laode M. Kamaludin PhD dan sastrawan senior Arieyoko.

Tak ketinggalan penyair-penyiar kota Semarang seperti Sulis Bambang, Mawar Kikan, Made, Yuni, Ketua LPP RRI Saras turut menghangatkan suasana studio dengan pembacaan puisi sesuai topik diskusi “Menyongsong Indonesia Berpuisi”.

Indonesia Berpuisi

Puisi itu mampu menghaluskan hati yang sedang marah, dan hati yang senang. Puisi mempunyai kekuatan batin yang akan terasa kuat ikatannya jika dibacakan dengan baik. Demikian disampai Prof Laode ketika memberikan tanggapan pembacaan geguritan oleh Parni Hadi.

“Ditengah keadaan negeri yang sangat membutuhkan kehalusan menurut saya wacana Indonesia Berpuisi relevan untuk menjadi media pengungkapan rasa yang baik,” tambahnya.

Disisi lain Parni memaknai puisi sebagai sebuah bentuk ungkapan keindahan melalui bahasa. “Marah dan senang diungkapkan melalui puisi, proses pengungkapan tersebut bukan sebuah hal yang keliru. Bagaimana membuat sebuah puisi menjadi baik kuncinya ada pada kehalusan puisi tersebut,” lanjut Pardi.

“Ini sebuah wujud kesiapan untuk menyongsong Indonesia Berpuisi,” tambah Arieyoko mengakhiri diskusi yang dimoderatori oleh Didiek Soepardi MS.

— Aji Kusuma Admaja, Sastra Indonesia —


DIUNGGAH : Agestia Putri Nusantari Dibaca : 1.089 kali
EDITOR : Agestia Putri Nusantari

satu komentar pada “Mahasiswa FBS Unnes Turut Menyongsong Indonesia Berpuisi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *