Mahasiswa 53 Perguruan Tinggi Bermusyawarah di Unnes

Senin, 26 Mei 2014 | 21:45 WIB


Sebanyak 170 mahasiswa dari 53 perguruan tinggi melakukan Seminar dan Kongres Nasional IV Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Se-Indonesia (IMABSII), Minggu-Jumat, 25-31 Mei 2014, di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes).

Panitia kegiatan, Masrutin Nikmah, mengatakan selain seminar, mereka akan melakukan pementasan dan mengenal seni dan budaya Semarang.

Novelis kelahiran Banyumas, Ahmad Tohari, yang menjadi pembicara dalam seminar yang berlangsung Senin (26/5), berbicara tentang karya sastra Indonesia secara umum. Dia mengatakan, karya sastra Indonesia punya ciri yang tidak “memelas”. “Maksudnya, kisah tidak ditulis dengan cara yang ‘lebay’,” ujar penulis Ronggeng Dukuh Paruk (1982) itu.

Para tokoh dalam cerita, menurut Tohari, pun tidak dikisahkan dengan penderitaan dan kerumitan hidup dan tidak diungkapkan dalam bahasa yang memelas. “Sehingga seolah penulisnya mengajak pembaca harus kasihan,” kata pengarang yang karyanya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa asing itu.

Dekan FBS Unnes, Prof Dr Agus Nuryatin MHum menyatakan banyaknya peserta merupakan bukti bahwa kegiatan diminati dan bermanfaat. “Semoga hasil dari musyawarah ini dijalankan sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar dia.


DIUNGGAH : Setyo Yuwono Dibaca : 1.829 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

satu komentar pada “Mahasiswa 53 Perguruan Tinggi Bermusyawarah di Unnes

  1. Sudah saatnya Unnes sebagai tempat yang dituju untuk kegiatan dari kampus lain. Selamat datang di kampus konservasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X