Literasi Era Disrupsi

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:08 WIB


Literasi Era Disrupsi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan pentingnya literasi berbasis literasi data, teknologi, dan kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES pada kegiatan diskusi kebijakan UNNES 2019  Menghadapi Era Disrupsi dan menghadapi Otonomi di Ruang Bundar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Selasa (15/10).

“Kemampuan literasi data yang memadai, orang tidak hanya mengklasifikasi data berdasarkan tingkat kesahihannya, tapi juga urgensinya bagi masyarakat. Jika data dikelola secara benar, keputusan-keputusan hidup bisa diambil secara lebih rasional dan bertanggung jawab.” Kata Prof Fathur Rokhman.

Selain literasi data, Rektor UNNES juga menegaskan  pentingnya literasi teknologi dan literasi kemanusiaan. Literasi teknologi  berkaitan dengan kecakapan menggunakan alat-alat baru, baik software maupun hardware. Kecakapan teknologi tidak terbatas pada kecakapan teknis, tetapi juga melebar pada kecakapan etis.

Sedangkan literasi kemanusiaan lebih kompleks. Literasi ini mengarahkan seseorang untuk memahami manusia dan kemanusiaan beserta kompleksitas sosial budayanya. Manusia dipandang sebagai makhluk sosial yang dinamis, unik, dan kontekstual. Oleh karena itu, komunikasi yang melibatkan manusia harus mempertimbangkan faktor-faktor kompleks yang melingkupinya.


DIUNGGAH : Sihono
EDITOR : Muhamad Burhanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: