Labschool UNNES Audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Semarang

Rabu, 28 September 2016 | 19:14 WIB


Labschool UNNES Audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Semarang

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu sekolah model pendidikan kecakapan hidup sosial anak usia dini dan mencegah kekerasan seksual pada anak pada program ‘aku dan kamu’ dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah (Jateng) bersama 3 sekolah model lainnya audiensi dengan ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi (ibu walikota semarang) dengan di dampingi Direktur Eksekutif PKBI Jateng Elisabet SA MKes, Ekha Rifki Fauzi SKM, Pengurus Program Aku dan Kamu PKBI Jateng, Irnida Terana MPsi, dan Pengurus Daerah PKBI Jateng dr Daru lestantyo MS di gedung pkk kota Semarang, Selasa (27/9).

Elisabet menyampaikan pentingnya program ini dan sejauh mana implementasi di sekolah dan materi pendukung untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa dikembangkan di kota Semarang dan Jawa tengah.

Kepala Sekolah Kelompok Bermain Labschool Dhiana Binantari SPd dan Sri Wiji Handayani SPd menyampaikan, kunjungan ini untuk minta informasi dan melihat langsung implementasi tentang program ‘Aku dan Kamu’ yang sudah dilaksanakan semenjak satu tahun yang lalu.

Program ‘Aku dan Kamu’ itu berisikan modul pendidikan kecakapan hidup sosial bagi anak berusia 4-6 tahun untuk membantu anak dalam perkembangan sosial dan seksualitas serta pencegahan terhadap kekerasan seksual anak.

Krisseptiana Hendrar Prihadi yang akrap disapa Bu Tia, ini merespon positif dan memberikan apresiasi atas program ‘Aku dan Kamu’ yang sudah dilaksanakan di PAUD Labschool UNNES. Sebab PAUD Labschool UNNES merupakan salah satu sekolah model program ‘Aku dan Kamu’.

Tindak lanjut pertemuan ini akan mempertemukan Team PKBI program ‘Aku dan Kamu’ dengan kelompok kerja II PKK dan dinas pendidikan kota Semarang untuk sosialisasi dan membahas secara teknis program apa saja yang bisa dilaksanakan dengan PKK.


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 327 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *