Kaji Pendidikan Karakter, Dewan Ketahanan Nasional Gandeng Unnes

Kamis, 17 April 2014 | 9:42 WIB


Kaji Pendidikan Karakter, Dewan Ketahanan Nasional Gandeng Unnes
HUMAS/RAHMAT

Deputi Pengkajian dan Penginderaan Dewan Ketahanan Nasional Laksda TNI Ir EKo Djalmo Asmadi bersama Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menandatangani nota kesepahan kerja sama Wanhannas dan Unnes, Kamis (17/4).

Dewan Ketahanan Nasional (Wanhannas) akan mengkaji model pendidikan karakter yang tepat diterapkan kepada generasi muda. Untuk mencapai tujuan itu,  Wanhanaas menggandeng Unnes sebagai mitra karena dinilai berpengalaman dalam bidang tersebut.

Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) ditandatangani wakil kedua lembaga, Kamis (17/4) di Rektorat Kampus Unnes Sekaran. Wanhanas diwakili Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Laskda Ir Eko Djalmo Asmadi dan Unnes diwakili Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHUm.

Menurut Laksda TNI Ir Eko, salah satu tugas Wanhanas adalah  menemukenali permasalahan di daerah. Hasil pengkajian yang bersifat publik akan dipublikasikan dalam bentuk semiloka. Adapun hasil yang bersifat khusus akan dikirim kepada Presiden sebagai bahan pengambilan kebijakan.

“Kami sudah bekerja sama dengan 4 perguruan tinggi sejauh ini. Dengan Universitas Riau (Unri), di Universitas Brawijaya (UB) tentang ketahanan pangan, dengan Universitas Tanjungpura (Untan) bidang penanggulangan kemiskina. Nah, dengan Unnes ini khusus bidang pendidikan karakter,” kata pria kelahiran Ambarawa ini.

Rektor berpendapat, sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK), Unnes telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang pendidikan, termasuk pendidikan karakter. Secara internal, ia mencontohan, Unnes mendidikan puluhan ribu mahasiswa melalui organisasi kemahasiswan, BEM, Unit Kegiatan Mahasiswa, keirausahaan, dan bidang lain.

“Secara eksternal, dosen Unnes juga telah melakukan banyak penelitian tentang modal-modal pendidikan karakter. Pengalaman ini tentu akan kami bagikan kepad Wanhanas atau pihak lain yang berkepentingan,”kata profesor sosiolinguistik ini.

Wanhanas adalah lembaga sipil di bawah presiden yang bertugas memberi pertimbangan soal keamanan dan pengerahan sumber-sumber kekuatan bangsa dan negara.   Lembaga ini berdiri pada 1946 dengan nama Dewan Pertahanan Negara. Sejak 1999 lembaga ini berganti nama menjadi Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).


DIUNGGAH : Rahmat Petuguran Dibaca : 1.505 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

2 komentar pada “Kaji Pendidikan Karakter, Dewan Ketahanan Nasional Gandeng Unnes

  1. Kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Kedepan terkait dg segala bentuk tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan semakin kompleks,,,,hal ini diharapkan mampu memberikan konstribusi thd pembangunan karakter bangsa,,,Unnes siap menjadi pelopor,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X