Inilah Rincian Beasiswa BPPS 2012

Minggu, 26 Februari 2012 | 11:27 WIB


Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Surat Keputusan Tentang Penetapan Standar Biaya Pendidikan Pascasarjana (BPPS) Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3).  Surat keputusan tersebut akan menjadi acuan dalam menyalurkan beasiswa penerima BPPS di masing-masing perguruan tinggi.

Untuk tunjangan biaya hidup, program S2 perbulan akan mendapat bantuan sebesar Rp 1.500.000, begitu juga dengan S3. Pada komponen tunjangan penelitian, S2 mendapat Rp 425.000, S3 sebesar Rp 900.000. Sedangkan untuk biaya buku, S2 mendapat Rp 300.000, S3 Rp 325.000.

Adapun untuk komponen penyelenggaraan pendidikan (maksimal at cost), program S2 maksimal akan mendapat Rp 1.250.000, dan S3 setinggi-tingginya Rp 1.500.000. Bila ditotal unit cost perorang/bulan untuk S2 adalah Rp 3.475.000 dan S3 Rp 4.225.000.

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti Prof Supriadi Rustad MSi melalui surat keputusan itu mengungkapkan, program BPPS diselenggarakan dalam rangka meningkatkan mutu dan kualifikasi pemdidikan dosen atau tenaga akademis perguruan tinggi melalui pendidikan Program Magister (S2) dan Doktor (S3) dalam negeri.

“Pemerintah menyelenggarakan program beasiswa tersebut pada perguruan tinggi yang memiliki standar akademik yang memadai,” terangnya. Pembiayaan pelaksanaan program ini dibebankan pada DIPA Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti dan DIPA perguruan tinggi penyelenggara BPPS.


DIUNGGAH : Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 13.974 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

31 komentar pada “Inilah Rincian Beasiswa BPPS 2012

  1. sayaaangg, setiap ada beasiswa yang ada saat ini, masih menganak tirikan tenaga kependidikan non dosen,,, apakah tenaga kependidikan non dosen memang tidak mempunyai hak untuk meningkatkan kemampuannya dan mempunyai tingkat pendidikan yang lebih tinggi dengan mendapatkan fasilitas beasiswa seperti ini,,,mohon kepada pihak2 yang berwenang di UNNES, dapat memikirkan kembali mengenai hal ini,,,toh mempunyai tenaga kependidikan yang berkualitas, pada akhirnya juga akan berpengaruh positif terhadap lembaga ini,,,

  2. mas iwan, guru itu, ditangani berbeda dirjen. tapi, saya observasi beberapa beasiswa guru itu banyak. contohnya UNESA yang menerima guru RSBI yang didanai provinsi. UPI ada beasiswa PLB untuk guru SLB dari kota bandung dan provinsi jabar. nah, baru2 ini ada beasiswa untuk guru sd/smp coba hubungi dissik provinsi. trus contoh yang lain tahun lalu ada beasiswa untuk guru sma yang berminat jadi pengawas ada beasiswa s2 di UGM kerjasama dirjen dikmenjur. dan banyak lagi. thanks. moga bermanfaat.

  3. Bea siswa hanya untuk dosen yang masih kulias S2 dan S3 kah?saya lulusan Unnes juga ada tidak ya bea siswa bagi guru atau pendidik lainnya?

  4. Aku maw nanya…..apa usulan BPPS bagi dosen hanya lewat PPs yang dituju atau bisa lewat kopertismasing-masing…….Penutupannya kapan??

  5. kok sampai hari ini rapelan bpps 3 bulan belum cair ya…padahal tahun lalu bpps rapelan cair pas hari supersemar (11 maret)…..

  6. kapan ada beaasiswa s2 yang untuk non dosen? tolong pak rektor unnes,mengusulkan kpd mendikbud agar tdk memilih kasih…terimakasih

  7. terima kasih atas informasinya,sangat membantu untuk mengetahui kejelasan pagu BPPS berdasarkan Surat Keputusan DIKTI

  8. mohon informasinya tentang beasiswa bagi guru swasta, kami jg pengen melanjutkan kuliah S2, demi mengembangkan kualitas pendidikan kami

  9. Ass pak, mau tanya, apa kira2 kendalanya sampai saya dengan NIDN 0903107604 tidak dapat BPPs, padahal saya Dosen DPK kopertis pada Univ.sul-Barat, mohon penjelasannya, trima kasih

  10. terima kasih atas beasiswa yang sangat signifikan besarnya, namun kami sampai sekarang belum menerima uangnya, padahal sudah hampir dua semester kami menempuh kuliah dengan biaya sendiri. kemana kami harus mengadu?…sungguh berat rasanya menanggung biaya kuliah sendiri untuk ukuran kami yang ada di daerah. terima kasih..

  11. Selamat mlm. Maaaf, sekedar untuk tahu informasi sj. Apakah beasiswa S2 pengawas sekolah berlaku aturan yang sama? Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *