Hijaunya Unnes Tak Bikin Capek Bersepeda

Senin, 27 Desember 2010 | 10:01 WIB


Hijaunya Unnes Tak Bikin Capek Bersepeda
ROCHSID/PTIK

Pemimpin Umum Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono (tengah) dan Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo (kanan) memimpin rombongan menyururi kampus dan kawasan Gunungpati, Minggu (26/12) pagi

SEMARANG-Hijaunya lingkungan kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) diakui membuat para pengayuh sepeda tak cepat merasakan lelah.

Setidaknya itulah dikatakan Kukrit Suryo Wicaksono, ketua Suara Merdeka Bicycle Club (SMBC) seusai bersepeda di kampus Unnes dan beberapa ruas jalan di kawasan Gunungpati, Minggu (26/12) pagi.

Bersama Rektor Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi dan ratusan anggota SMBC, Unnes Cycling Association (UCA), dan Pahlawan Cycling Club, Kukrit menyusuri kampus Unnes, Jalan Sekaran, Kalisegoro, Ngijo, Pengkol, Pagersalam, Sumurjurang, Mangunsari, dan finis di Unnes.

”Sebelumnya saya hanya tahu dari koran, bahwa Unnes adalah universitas konservasi. Sekarang saya telah membuktikannya. Kampus yang hijau ini betul-betul membuat kami tak cepat merasakan lelah bersepeda,” kata Kukrit yang juga menanam pohon nagasari di kampus itu.

Memang, gerakan menanam yang dicanangkan oleh rektor Unnes sejak beberapa tahun lalu, kini telah menampakkan hasil. Di semua sudut di kampus seluas 125 hektare itu tampak ijo royo-royo.

Fasilitas Olahraga
Kukrit juga memberikan apresiasi atas kemajuan pesat Unnes dalam beberapa tahun terakhir ini.

”Fasilitas olahraga di kampus ini juga relatif lengkap. Karena itu, saya ingin mendorong agar beberapa event olahraga digelar saja di sini, terutama tenis dan golf,” kata Pemimpin Umum Suara Merdeka ini yang juga berjanji akan berpartisipasi dalam penambahan koleksi sepeda Unnes.

Sebagaimana diberitakan, kini sedang menggalakkan bersepeda dan berjalan kaki di dalam kampus. Tak kurang dari seribu sepeda dimiliki universitas ini yang bisa dipinjam masyarakat umum pada hari libur dan warga kampus.

Sementara Rektor Prof Sudijono Sastroatmodjo mengemukakan, Suara Merdeka dan Unnes sudah merupakan sedhulur sendiri. “Pak Budi Santoso (Komisaris Utama SM-Red) adalah salah satu dewan penyantun universitas ini. Maka, kalau Mas Kukrit sekarang ikut ngopeni Unnes, itu artinya nunggak semi pada rama-nya,” katanya.

Sudijono juga menyebut, pohon nagasari yang ditanam Kukrit secara simbbolik merupakan tanaman harapan.

“Kelak pohon itu akan terus tumbuh seiring dengan tumbuhnya harapan itu mengejawantah menjadi kenyataan,” katanya.

Seusai bersepeda, selain ada hiburan musik dan sarapan bersama, dibagikan juga puluhan barang elektronik sebagai doorprize. (K3-16)

Sumber: Suara Merdeka (27/12).


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 3.196 kali
EDITOR : Rochsid Tri HP

7 komentar pada “Hijaunya Unnes Tak Bikin Capek Bersepeda

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *