HALALBIHALAL UNIVERSITAS

Gila, Cara Mudah Masuk Surga

Rabu, 7 September 2011 | 13:43

SIHONO/HUMAS

Berita Terkait

Tahukah Anda, cara mudah untuk masuk  surga?  “Jadilah pasien saya. Ya, pasien di rumah sakit jiwa. Gila, itu tiket paling gampang untuk masuk surga,” kata dr H Ismed Yusuf SpKJ saat menyampaikan hikmah halalbihalal di auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes)   kampus Sekaran, Rabu (7/9).

“Orang gila sudah pasti bisa masuk surga,” tegas dr Ismed yang segera saja disambut gerrr ribuan hadiran, termasuk Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo dan  sivitas akademika.

Dokter Ismet juga mengatakan, di dalam ajaran Islam sesungguhnya tidak ada tuntunan untuk halalbihalal. “Namun Islam mengajarkan setiap perbuatan yang baik  diikuti dan dilakukanlah. Kegiatan halalbihalal sudah menjadi budaya untuk menyambung  tali silaturahim di antara kita. Budaya Jawa mengenal adanya sungkem dengan orang-orang  yang kita hormati. Di dalam halalbihalal terkandung makna sosialisasi, kepedulian antarsesama, terbebas dari tekanan, dan terbebas dari stress,” katanya.

Sebelumnya, saat menyampaikan sambutan Prof  Sudijono mengatakan, bumi Nusantara ini melahirkan tradisi halalbihalal yang mengandung makna kembali kepada kesucian atau kembali ke asal kejadian. “Dengan pemahaman ini, merayakan Idul Fitri berarti pula merayakan kembalinya setiap insan untuk kembali kepada kesuciannya setelah sebulan penuh melakukan proses penyucian melalui ibadah puasa,” katanya.

Dia juga mengatakan, peringatan Idul Fitri melalui halalbihalal hendaknya dijadikan ajang untuk saling memaafkan sekaligus melakukan koreksi diri. “Melihat diri sendiri atas kekhilafan yang telah kita perbuat sehingga dengan begitu kita sekaligus pula berjanji untuk tidak akan mengulanginya.”

Rektor berharap, dalam konteks konservasi yang merupakan visi universitas ini, penyelenggaraan halalbihalal menjadi salah satu wujud nyata dari pengembangan konservasi budaya. “Karena itu, kita memandang tradisi baik ini perlu kita teruskan, bahkan kita kembangkan sebagai bagian dari pengejawantahan budaya luhur bangsa.”

Diunggah oleh :
Editor: Sucipto Hadi Purnomo

6 Komentar untuk “Gila, Cara Mudah Masuk Surga”

  1. Padhang Pranoto

    Rabu, 7 September 2011 | 16:08

    Heeee…heeee…judul yang sangat menarik…seperti jaman orba saja kalau mau masuk surga pilih saja partai….
    asal orang gila beneran bisa masuk surga, sedangkan orang yang setengah gila alias stress gimana?
    just kiding just for laugh(kata Thukul)…intinya minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin…

  2. Siti Aisah

    Rabu, 7 September 2011 | 17:05

    mantapz…. tapi habis acara halal bi halal Pak Masrukhi selaku PR 3 UNNES menjenguk mahasiswa PPL SMA 3 Semarang, luar biasa… Jadi Semangat ada orang tua datang disaat jam siang mengajar dengan sedikit sisa tenaga dan suara untuk mengajar, namun dengan kehadiran beliau laksana setetes embun penyejuk di tengah2 padang pasir yang sangat gersang dan panas. Semoga PR 3 berkunjung ke sekolah – sekolah yang lain juga. dengan drombongan pejabat unnes … terimakasih atas jengukannya PAK MASRUKHI…

  3. romeopeg

    Kamis, 8 September 2011 | 10:20

    kalau setengah gila ya…. surganya juga setengah setengah….. setengah surga setengahnya…… ne***a……..

  4. Yunan Sang Alumni

    Minggu, 11 September 2011 | 11:25

    hahaha…
    maaf lahir bathin….

  5. RAFID HAIKAL ALBANA

    Sabtu, 21 Januari 2012 | 09:42

    SURGA ITU MAHAL. MAKANNYA ORANG – ORANG YANG LEBIH GIAT DALAM BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT ITULAH YANG MENDAPATKAN RAHMAT, AMPUNAN BESERTA PAHALA DI AKHIRAT NANTI.
    DIRIKANLAH SHALAT 5 WAKTU TEPAT PADA WAKTUNYA, BERDZIKIRLAH KEPADA ALLAH DI WAKTU PAGI DAN PETANG. BACALAH AL-QUR`AN SERTA HAFALKANLAH AL-QUR`AN, LALU PAHAMILAH MAKNA DAN AYAT-AYATNYA. BERDO`A KEPADA ALLAH APA YANG KITA KELUHKAN. TIDAK HANYA SHOLAT WAJIB. SHOLAT RAWATIB PUN JUGA HARUS DIKERJAKAN UNTUK MEMPERBAIKI SHOLAT KITA YANG TAK KHUSYUK. MAKA ORANG GILA BUKANLAH HAL YANG MUDAH MASUK SURGA. SURGA HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI INSAN YANG BERBUAT KEBAIKAN SEPERTI YANG SAYA SEBUTKAN DI ATAS.
    DIRIKANLAH PULA SHALAT TAHAJUD KARENA DEMIKIAN DIJAMIN ALLAH DIRINYA MASUK SURGA.
    Rasulullah SAW bersabda: Lakukanlah shalat malam, karena dia merupakan tradisi orang-orang shaleh sejak zaman dahulu, jalan pintas menuju kebenaran, penghapus kejelekan dan perbuatan dosa, serta pengusir penyakit dari tubuh.
    ALLAH SWT Berfirman: Dan pada sebagian malam, sholat tahajudlah kamu sebagai tambahan ibadah bagimu, mudah-mudahan tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.
    KETAHUILAH JIKA KITA SENANTIASA MENDIRIKAN SHOLAT DHUHA, TAHAJUD, RAWATIB (QABLIYAH DAN BADIYAH) Maka ALLAH akan memberikan banyak pahala amal kebaikan kita. Serta ALLAH akan menghapus dan mengampuni dosa-dosa kita. Dan dimasukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Itulah tempat kediaman yang paling baik, kekal dan abadi, Itulah kemenangan yang agung.
    ALLAH SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 9:
    Adapun orang – orang yang beriman dan beramal saleh baginya akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar.
    GOOD LUCK. THANK YOU. GOOD MORNING

  6. RAFID HAIKAL ALBANA

    Sabtu, 21 Januari 2012 | 10:00

    Bapak DR. H. ISMED YUSUF PSIKIATER yang saya hormati bapak masih ingat saya pak?. Nama saya Rafid Haikal Albana sekarang saya berusia 16 tahun, sekarang saya masih tinggal di Kudus, jawa tengah – Indonesia. yang di usia kecilku dulu sering berobat ke tempat Bapak Dr. Ismed Yusuf Psikiater di semarang 4 Tahun lalu. Apa kabar Pak Ismed?. Semoga baik -baik saja dan sehat selalu. Pak Ismed pasti tidak mengetahui kenapa saya kok tidak berobat ke tempatnya pak Ismed lagi?. Sekarang saya sudah rajin beribadah kepada ALLAH SWT yang maha pengasih dan maha penyayang.
    Sekarang saya juga berobat dengan mendirikan Qiyamul lail atau shalat malam, kemudia berdo`a kepada ALLAH Azza wajalla memohon ampunan atas dosa-dosa dan kesalahan yang saya perbuat, berdoa meminta kemuliaan dunia dan akhirat, dan juga memohon kesembuhan atas penyakit yang saya derita ini.
    Saya sekarang sudah mengalami perubahan lho pak Ismed, ketika kaki saya berjalan menuju musholla dan mendirikan shalat saya normal-normal saja dan tidak merasakan ketakutan yang luar biasa walaupun tidak berkomunikasi dengan orang lain. Tetapi tetap bertemu dengan orang lain tanpa ada rasa takut.
    Saya setiap malam setelah bangun tidur saya ambil wudhu dahulu kemudian berjalan menuju musholla mendirikan sholat Tahajud di malam hari sendirian di musholla, sebelum sholat tahajud, saya berkesempatan membersihkan musholla yang kotor, setelah dibersihkan, baru saya mendirikan sholat tahajud, kemudian sholat witir, setelah sholat saya berdoa memohon ampunan, rahmat, dan kesembuhan atas penyakit saya. Setelah berdoa saya juga membaca Al-Qur`an dengan suasana tenang tanpa gangguan orang lain. Karena di waktu malam, adalah waktu diijabahnya doa setiap insan. Aku juga berani berazan ketika menjelang sholat subuh. Begitu Pak Ismed Aktivitas keseharian saya. Saat ini saya sudah tidak melanjutkan ke sekolah SMA. Saya sejak juni 2011 sudah lulus dan tamat SMP.
    Itulah cerita-cerita saya.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2010 Universitas Negeri Semarang | Sitemap | Kredit | Arsip| Situs Lama | Masuk log | Arsip PS | Arsip PS
^Back to Top