Dua Mahasiswa Unnes Presentasi Riset di Eropa

Sabtu, 13 April 2013 | 10:00 WIB


Dua Mahasiswa Unnes Presentasi Riset di Eropa
SIHONO/HUMAS

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Andri Fitriani dari prodi Pendidikan Biologi FMIPA dan Aji Purnomo dari prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) akan mempresentasikan risetnya di di Lithuania, Eropa.

“Andri dan Aji berhasil menjadi salah satu dari 3 perguruan tinggi terbaik benua Asia yang diundang untuk mengikuti 10th International Conference of Young Scientist on Energy Issues (CYSENI) 2013 pada 29-31 Mei 2013 di di di Lithuania, Eropa,” kata Andri Fitriani saat pamitan dengan Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo di rektorat kampus Sekaran, Selasa (9/4).

Selain itu, mereka merupakan satu-satunya perwakilan Benua Asia di tema Renewable Energy Sources. Andri dan Aji akan berangkat dari semarang menuju Eropa pada tanggal 26 Mei 2013.

Karya yang berjudul “Utilization of Tanjung (Mimusops elengi) As Renewable Energy Source For Future” hasil penelitian Andri dan Aji bersaing dengan para bachelor, master, PhD, serta post doct untuk sampai ke tahap presentasi dan memperebutkan gelar Best Paper.

Peserta konferensi ini diikuti dari berbagai negara lintas benua, seperti Jerman, Taiwan, Cameroon, Ukraina, Polandia, Nigeria, Moldova, Uganda, Belaruss, Latvia, dan banyak lagi lainnya. Total 97 tim peneliti dari seluruh dunia akan hadir pada konferensi tersebut.

“Hasil dari konferensi ini akan direkomendasikan untuk dipublikasikan pada jurnal internasional Power Engineering Journal (ISSN 0235-7208) dan e-book (ISSN 1822-7554),” kata Andri.

Prof Sudijono menyampaikan apresiasi atas keberhasilan hingga memperoleh kesempatan pempresentasikan penelitiaan di Eropa.

“Universitas sangat mendukung kalian berdua ini membawa nama harum Unnes di kancah internasional semoga kalian berhasil menjadi yang terbaik,” kata Rektor.

Energi alternatif

Karya yang mengungkapkan tentang buah tanjung sebagai energi alternatif berupa bioetanol berawal dari melihat buah tanjung yang hanya bergeletakan di pinggir-pinggir jalan raya. Dan siapa sangka, ternyata bioetanol buah tanjung ini berpotensi mengungguli bioetanol molase dan bahkan berpotensi menjadi energi alternatif internasional. Hal ini karena ternyata buah tanjung banyak tersedia di Asia, Australia, Eropa, Amerika bahkan Afrika.

Selain kepada lembaga, dalam hal ini pembimbing, rektor, segenap pimpinan di Universitas Konservasi, kedua mahasiswa itu menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tua dan keluarga mereka.

Nur Laila Sofiatun


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 2.528 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

12 komentar pada “Dua Mahasiswa Unnes Presentasi Riset di Eropa

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X