Dosen Nakal, Tunjangan Sertifikasi Dihentikan

Jumat, 29 Oktober 2010 | 6:52 WIB


Semarang, unnes.ac.id. Dosen yang nakal atau tidak loyal kepada lembaga, tunjangan sertifikasinya akan dihentikan.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sudijono Sastroatmodjo dalam penyerahan sertifikat 161 dosen Unnes yang lulus sertifikasi kuota 2010, di gedung Rektorat kampus Sekaran, Selasa (26/10).

“Sertifikat ini tidak berlaku seumur hidup. Artinya apa? Setiap saat bisa dilihat, dikaitkan dengan beban kerja dosen. Mulai 2011, yang tidak loyal kepada lembaga, tunjangan profesinya akan saya hentikan. Tidak hanya dosen, tetapi juga profesor sekalipun,” kata Prof Sudijono.

Dia mengimbau para dosen bersertifikat itu untuk secara otomatis menjadi dosen profesional dan bermartabat. “Jangan sampai meninggalkan kampusnya dan justru terlalu asyik membesarkan hal lain di luar Unnes,” katanya.

DYP Sugiharto selaku sekretaris panitia sertifikasi dosen melaporkan, sejak 2008 dosen Unnes yang tersertifikasi 112 orang, termasuk 28 guru besar. “Tahun 2009 yang tersertifikasi 150 orang. Dalam kurun waktu 2009-2010 juga tersertifikasi secara otomatis 6 guru besar,” ungkapnya.


DIUNGGAH : Rochsid Tri HP Dibaca : 2.506 kali
EDITOR : Rochsid Tri HP

satu komentar pada “Dosen Nakal, Tunjangan Sertifikasi Dihentikan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *