Habib Hamid, Kerja Sama Wujudkan Pendidikan Berakhlakul Karimah

Kamis, 27 Maret 2014 | 16:03 WIB


Habib Hamid, Kerja Sama Wujudkan Pendidikan Berakhlakul Karimah
Dwi Sulistiawan / Humas

Ketua Majelis Muwasholah Baina Ulama’il Muslimin Indonesia Habib Hamid Al Qadri dan Rektor Unnes Prof Fathur Rohman ketika menandatangani Nota Kesepahaman

Harapan agar Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus tumbuh maju tidak hanya dibumbungkan civitas akademika. Sejumlah tokoh masyarakat juga mengharapkan hal serupa.

Kali ini Ketua Majelis Muwasholah Baina Ulama’il Muslimin Indonesia Habib Hamid Al-Qodri yang menyampaikan harapan itu.  Ia berharap, sebagai salah satu lembaga pendidikan terbesar di Jawa Tengah semakin memberi manfaat kepada masyarakat sekitar.

“Kehadiran Unnes telah memberi maslahat besar bagi masyarakat. Semoga kerja sama kedua lembaga ini dapat mewujudkan pendidikan yang berakhlakul karimah,” katanya.

Harapan ini disampaikan Habib Hamid saat penandatangan nota kesepaham antara Unnes dengan organisasi yang dipimpinnya, Selasa (25/3) di Kampus Sekaran Gunungpati. Nota kesepahaman dibuat untuk mempererat jalinan kerja sama dua lembaga ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan.

Habib Hamid berharap kerja sama ini dapat mewujudkan kombinasi yang harmonis antara Majelis Muwasholah Baina Ulama’il Muslimin Indonesia dengan perguruan tinggi.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Agus Wahyudin, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Masrukhi, dekan, dan beberapa pejabat di Unnes, untuk membangun menjadi Universitas Konservasi harus disinergikan dari semua aspek di lingkungan pendidikan. Tidak hanya konservasi lingkungan tapi juga konservasi sosial dan budaya.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas di berbagai belahan dunia dan juga telah bekerj asama dengan lebih dari 250 pondok pesantren,” kata Rektor yang profesor sosiolingistik itu.

Hal senada juga dikatakan Pengurus majelis Habib Sholeh Al Djufri. Menurutnya, para santri tidak hanya harus bisa informasi teknologi saja, tetapi harus menguasai dan disebarkan kepada masyarakat luas.

“Setelah menguasai informasi teknologi, diharapkan mampu memberikan contoh budi pekerti maupun perilaku sopan santun kepada masyarakat agar menjadi panutan dan teladan,” ungkapnya.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.873 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

6 komentar pada “Habib Hamid, Kerja Sama Wujudkan Pendidikan Berakhlakul Karimah

  1. Pembukatian Unnes sangat luar biasa, Unnes tidak hanya memberikan ilmu akademik namun juga bekal untuk keimanan

  2. Kalau tidak salah, beberapa tahun lalu ada, ada gerakan konservasi moral yang digalang oleh LK/UKM Unnes, piagamnya masih terpampang di dinding-dinding, gaungnya hilang, hasilnya……

  3. Menyelaraskan antara iptek dan imtaq. Semoga lahir generasi yg pandai dan berakhlakul karimah. Semoga diikuti oleh lembaga2 pendidikan lainnya. Sukses dan berkah selalu untuk civitas akademika Unnes

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X