Diskusi di FMIPA, Rektor “Diwaduli” Paving Sampai ICT

Jumat, 12 Juli 2013 | 13:57 WIB


Diskusi di FMIPA, Rektor “Diwaduli” Paving Sampai ICT
sihono/humas

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman Mhum kembali menggelar diskusi untuk mendengar aspirasi warga kampus. Bersama Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Masrukhi MPd , Rektor menggelar diskusi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Tak pelak, kesempatan itu digunakan oleh warga FMIPA untuk menyampaikan gagasan dan keluh kesahnya, dari urusan paving, Informatian and Comuncation Technology (ICT), kebijakan parkir tamu, dan pengembangan laboratorium.

Dosen pendidikan Matematikan Drs Amin Suyitno MPd misalnya, menyampaikan kondisi paving di sekitar kampus yang licin karena berlumut. Kondisi ini membuat pejalan kaki bisa terjatuh. “Bagaimana supaya lumut-lumut ini dibersihkan, supaya tidak licin,” katanya.

Hal lain diungkapkan Dr Wardono Msi dosen Jurusan Matematika lainnya. Ia mengharap BPTIK menyediakan fasilitas yang memungkinkan orang tua mahasiswa memantau kegiatan mahasiswa. “Karena ada mahasiswa yang membohongi orang tuanya terkait pembayaran uang kuliah. Ada juga yang bohong kalau dia diwisuda, tapi setelah dicek ternyata tidak ada kegiatan apa-apa,” katanya.

Menanggapi hal itu, Rektor mengaku senang mendengar saran dari dosen dan karyawan. Anjangsana yang ia lakukan memang sengaja dilakukan untuk menampung saran dan masukan sivitas akademika. Berbagai saran ia tampung sebagai bahan membuat keputusan untuk menumbuhkan buadaya adademik.

“Bagi seorang pemimpin, lebih mudah memberi pengarahan daripada mendengarkan. Saya ingin belajar mendengar saran Bapak Ibu sekalian,” katanya.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.924 kali
EDITOR : Sihono

6 komentar pada “Diskusi di FMIPA, Rektor “Diwaduli” Paving Sampai ICT

  1. Pak Rektornya perhatian dan suka sesrawungan dengan warga Unnes, dan mau mendengar keluh kesah para dosen. Semangat Pak Rektor

  2. Kekuatan Unnes ada pada pemimpin yg mau mendengar dan pada warganya yang terbuka menyampaikan saran dan pendapat demi tercapainya visi Unnes. BRAVO UNNES

  3. Saya sangat senang dan bangga mempunyai Bapak Rektor yang sangat ramah, mau mendengar saran dan masukan warga, apalagi cara menanggapinya sangat santun dan kadang dibumbui dengan candaria sehingga diskusi selama 3jam tetap dalam suasana segar dan mengasikkan…saya mau lagi Pak Rektor…selamat bertugas Bapak…dan jayalah UNNESku tercinta!

  4. Nyuwun sewu Bapak Rektor, Kalau saya yang penting buktikan, ada terobosan baru dari Bapak, jangan takut cabut kebijakan yang mungkin tidak pas, itu saja…saya mohon ada suasana dan terobosan baru, kami ditagih gedung untuk Prodi pendidikan IPA dan Lab. IPA. Dulu antara gedung D2 dan D5 akan dibangun gedung utk IPA dan Ilkom, mohon dipanning dengan baik, sehingga terlaksana. Suwun Sanget.

  5. Setuju dengan saran Pak Wardono. Di Jurusan kami juga tiap tahun ada kasus mahasiswa ‘bermasalah’, termasuk yang membohongi orangtua dengan meng-copy KHS teman, melaporkan pada orangtua seolah kuliah, PPL, KKN, menulis skripsi, dll padahal tidak kuliah. Namun, tidak semua orangtua punya akses internet dan bisa menggunakan internet. Karena itu, ada saran dari orangtua agar KHS dikirim lewat pos juga tiap semester kepada alamat orangtua. Hal ini akan meringankan kami pengelola di Jurusan untuk pemantauan perkembangan study mahasiswa. Dengar2, Unnes sudah melakukan kerjasama dengan PT Pos untuk ini? Mohon kebijakan kirim KHS per pos dilaksanakan terus agar oarangtua bisa turut memantau perkembangan study mahasiswa. Maturnuwun, Pak Fathur.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X