Dies Natalis, Siswa SD Labschool pun Jadi Niyaga

Selasa, 1 April 2014 | 12:56 WIB


Dies Natalis, Siswa SD Labschool pun Jadi Niyaga
Dwi Sulistiawan / Humas

karawitan SD Lab School Unnes tampil di halaman gedung H Kampus Sekaran Gunungpati

Tak hanya para niyaga kawakan, pada upacara Dies Natalis Unnes Sabtu (29/3) lalu sejumlah siswa SD juga tampil membawakan karawitan. Mereka adalah siswa Sekolah Dasar (SD) Labschool Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tampil di depan Rektorat, gending mereka mengiringi langkah para anggota senat.

Sebagai salah satu sekolah yang berwawasan konservasi, SD Labschool Unnes memiliki ekstrakurikuler karawitan yang beranggotakan lebih dari 50 siswa dari kelas tiga hingga kelas lima.

“Mereka bergantian pada setiap kesempatan pentas, biar semua kebagian,” ungkap Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SD Labschool Unnes, Siti Aminah MPd.

Dalam kesempatan tersebut, Sekar Laras nama grup karawitan SD Labschool, menembangkan tembang shanti mulya, umbul-umbul, dan simpang lima. Tidak hanya itu, tim binaan Satidjo Budi Maryanto SPd dan Sriyoto itu juga mampu menarik perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wali Kota Semarang, dan tamu undangan yang lain.

Aksi tersebut, lanjut Siti, mematahkan persepsi jika anak-anak zaman sekarang tidak mencintai budaya bangsa. “Ini adalah salah satu bukti bahwa mereka yang hidup di tengah zaman permainan game ini masih mencintai budaya nenek moyang,” ujarnya.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.583 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

satu komentar pada “Dies Natalis, Siswa SD Labschool pun Jadi Niyaga

  1. Mereka adalah kader2 konservasi yg tak boleh sirna di era global. Unnes semakin hari semakin tampak berupaya menghadirkan pendidikan yg berkepribadian di bid. kebudayaan. Semangat ini harus dikembangkan ke seluruh civitas akademika. Congratt to Unnes!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X