FMIPA Jadikan Jatirejo sebagai Desa Binaan

Jumat, 29 November 2013 | 17:38 WIB


FMIPA Jadikan Jatirejo sebagai Desa Binaan
DOC FMIPA

Terlihat beberapa dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) sibuk berlalu lalang di kantor Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (29/11).

Beberapa dosen tersebut, termasuk Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I), Dr Edy Cahyono MSi, pejabat fakultas dan jurusan, kepala bagian dan stafnya, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA sedang menghadiri serangkaian kegiatan Pencanangan Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati sebagai Binaan FMIPA Unnes. Hal ini sebagai salah satu wujud komitmen FMIPA Unnes dalam mewujudkan visi UBER (unggul dan bermakna).

Turut hadir dalam acara, Camat Gunungpati, perwakilan Lembanga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unnes, Komandan Rayon Militer (Koramil), Polisi Sektor (Polsek), dan tokoh masyarakat Jatirejo.

Kegiatan diawali dengan penyerahan bibit aren dari Dekan FMIPA UNNES yang diwakilkan PD I, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah kerjasama antara Dekan dengan Kepala Kelurahan Jatirejo. Selain itu juga dipasang plang bukti kerjasama di halaman kantor kelurahan.

Kegiatan kerjasama yang berlangsung pada tahun 2013 di kelurahan binaan ini, meliputi: pembibitan dan penanaman pohon aren, diversifikasi pengolahan kolang-kaling, pengemasan produk berbasis etnomatematika, pemanfaatan kulit kolang-kaling menjadi briket, dan penggunaan teknologi dalam pemasaran produk kolang kaling.

Tanaman aren menjadi garapan utama, mengingat Jatirejo merupakan sentra produksi kolang-kaling. Demikian diutarakan oleh Dr R Susanti selaku ketua panitia didampingi gugus kerja sama FMIPA Unnes.

Harapannya kegiatan ini dapat menjadi kegiatan yang terus berkelanjutan, karena kegiatan ini sangat membantu pembangunan desa Jatirejo. Kami masyarakat desa Jatirejo sangat berterima kasih atas bantuan pohon aren dari Unnes, Karena meskipun desa Jatirejo merupakan sentra pengolahan kolang-kaling, tetapi untuk bahan mentahnya sendiri kami masih dipasok dari Kabupaten Temanggung. “Dan yang paling penting kami sangat berterima kasih untuk bantuan berupa IT (informasi dan teknoogi) yang Unnes berikan,” ujar Lurah Jatirejo.


DIUNGGAH : Nur Laila Sofiatun Dibaca : 2.041 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

satu komentar pada “FMIPA Jadikan Jatirejo sebagai Desa Binaan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X