Dekan Baru, Harapan (Mestinya) Baru!

Rabu, 28 September 2011 | 7:08 WIB


Itulah –tanpa kata dalam kurung– tema yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes saat mengadakan dialog dengan para pejabat fakultas, Selasa (27/9). Dialog yang digelar di lapangan depan panggung terbuka FBS itu diikuti puluhan aktivis dan mahasiswa baru.

Pilihan tema, sudah tentu, tak lepas dari kehadiran Prof Dr Agus Nuryatin sebagai dekan yang dilantik Juli lalu, menggantikan Prof Dr Rustono yang telah dua periode memimpin fakultas. Namun benarkah kehadiran dekan baru itu mampu menerbitkan fajar harapan baru bagi fakultas yang bermotto “estetis cermin intelektual” itu, sebagimana ditanyakan pula oleh seorang mahasiswa?

“Fakultas ini adalah bagian tak terpisahkan dari universitas yang memiliki tiga elemen penting, yakni konservasi, internasionalisasi, dan sutera (sehat, unggul, sejahtera –Red). Karena itu, FBS harus mampu hadir untuk menguatkan visi tersebut,” kata Dekan Prof Agus Nuryatin.

Dalam hal konservasi, lanjut Dekan, FBS akan menguatkan dengan konservasi budaya, terutama di bidang bahasa dan seni. “Terbukti dalam berbagai kunjungan di luar negeri, presentasi seni, terutama seni tradisi mampu menjadi sarana untuk menyatakan diri yang paling efektif. Karena itu, hal ini akan terus kita kembangkan secara optimal,” katanya.

Di luar itu, Dekan juga menyatakan keinginannya untuk menjaga tradisi juara bidang seni pada tingkat nasional di kalangan mahasiswa. “Ini harus kita pertahankan, bahkan tingkatkan. Termasuk tradisi menjadi  mahasiswa berprestasi tingkat universitas,” katanya.

Ke depan, dia juga menyatakan ingin meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang karya tulis ilmiah. “Prestasi kita di bidang sempat turun. Itu tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

Dalam forum itu diperbincangkan juga tentang sarana-prasarana kuliah dan pengembangan fakultas, baik menyangkut kemungkinan menjadi dua fakultas maupun penambahan program studi baru. Sebelumnya, di gedung bundar dilakukan pelepasan calon anggota jamaah haji, pembentukan pengurus paguyuban haji fakultas, dan pelepasan menuju purnatugas Kasubag Keuangan Suratmi.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 1.983 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *