Wapres: Perlu Disusun Kurikulum Pendidikan Pramuka

Sabtu, 26 Maret 2011 | 13:10 WIB


Seperti halnya penyelenggaraan pendidikan umum, kegiatan pramuka pun perlu memiliki kurikulum. Kualitas pembina tiap gugus depan pun perlu ditingkatkan.

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden RI Budiono, Sabtu (26/4),  saat hadir di Universitas Negeri Semarang dalam Sosialisasi Undang-Undang Gerakan Pramuka.

“Kita harus siapkan segera kurikulum pendidikan kepramukaan, tahun ini juga. Kantor Wapres siap untuk melakukan dukungan sepenuhnya bagi setiap upaya untuk merevitalisasi gerakan pramuka,” kata Wapres yang segera disambut tempik sorak peserta.

Wapres menyatakan kemasan yang menarik  dan kreatif merupakan jawaban atas kebutuhan performa pramuka masa kini. “Karena itu, kurikulum pramuka yang mengakomodasi kebutuhan itu sangat diperlukan. Kurikulum itu kemudian disebarluaskan ke sekolah. Nah, kalau ini PR buat Mendiknas,” katanya.

Menurut Wapres, penyusunan kurikulum merupakan jawaban mendesak atas kebutuhan untuk merevitalisasi gerakan pramuka. “Revitalisasi harus kita upauyakan tahun ini juga  dengan menyusun kurikulumnya,” katanya.

Seusai pembukaan, Dede Yusuf mrngrmukakan, revitalisasi yang dapat mengubah performa pramuka memang patut diupayakan dari sisi kurikulum. Kandungannya, inovasi paket pendidikan pramuka semacam ketangkasan kepanduan perlu diadaptasi, seperti yang tengah dilakukan kwartir daerah Jawa Barat.

”Permainan yang ada di pramuka harus gaul juga. Bisa saja manfaatkan skateboard, surfing, rifting, yang disukai kaum muda. Itu kan sebenarnya mirip dengan permainan pramuka,” jelas Ketua Kwarda Jabar itu.

Seusai pembukaan, Dede Yusuf pun mengemukakan inovasi yang tengah dilakukan daerahnya terhadap isu pramuka gaul. Menurutnya, sudah tercipta ring back tones (RBT) lagu-lagu pramuka, yang mudah diterima kaum muda. Genre lagu pun variatif, mulai dari pop sampai country. Selain dikemas dalam RBT, lagu itu dapat diakses lewat radio online. Yang paling populer, salah satunya adalah lagu Jangan Takut Jadi Indonesia, yang dicipta dan dinyanyikan oleh Charlie ST 12.

“Nah, itu yang seharusnya ada dalam kurikulum pendidikan pramuka. Gaul, tapi berkarakter kepanduan, tetap sesuai dengan trisatya,” ungkapnya.


DIUNGGAH : Nana Riskhi Dibaca : 3.120 kali
EDITOR : Nana Riskhi

5 komentar pada “Wapres: Perlu Disusun Kurikulum Pendidikan Pramuka

  1. Selamat datang Kak Budiono-Wapres, selaku Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka di Gugus Depan 14-111-14-112 Universistas Negeri Semarang. Dengan satya pramuka dan darma pramuka kami siap mengawal dan membangun karakter generasi muda!!!

    Selamat datang Kak Dede Yusuf-Wagub Jabar selaku Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat, kami siap merevitalisasi gerakan pramuka yang lebih “njamani”. Seperti lambang pramuka “tunas kelapa” yang akan mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  2. Salam Pramuka…superr sekali…sy jadi semakin bangga menjadi anak Indonesia dan anggota Gerakan Pramuka. Karena Pramuka sebuah gerakan, mari kita segera bergerak….tentunya ke arah yang lebih baik…salam

  3. Mari pramuka UNNES bersatu dalam kebersamaan dengan mensukseskan PERJUSAMI dalam rangka SOSIALISASI UU NO. 12 THUN 2010….. Tunjukkan dan buktikan bahwa dengan semangat kebersaaan kita BISA….

  4. Sepakat…memang penting revitalisasi mengingat konteks suasana zaman udah berubah jadi harus di sesuaikan dg perkembangan yang ada……

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *