Atasi Pelanggaran HAM, Fakultas Hukum Bentuk Pusat Studi HAM

Rabu, 23 November 2011 | 16:59 WIB


Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan membuka Pusat Studi Hak Asasi Manusia (HAM). Pusat studi ini kemungkinan tahun depan sudah siap dibentuk. Hal ini dilakukan untuk membantu mengatasi masalah pelanggaran HAM, termasuk yang menimpa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.

Dekan Fakultas Hukum Unnes Sartono Sahlan mengungkapkan hal itu seusai seminar nasional bertema “Pemanfaatan Hukum Internasional bagi Pemajuan Kepentingan tenaga kerja Indonesia” Rabu, (24/11), di Hotel Ciputra Semarang. Acara diselenggarakan oleh fakultan ini sekaligus untuk memperingati The 4rd November Justicia 2011.

“Perguruan tinggi memang diharapkan berperan dan peduli dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa, salah satunya perlindungan atas nasib TKI,” katanya.

Sebelumnya, lanjut Sartono, pihaknya sudah memiliki Pusat Kajian Konstitusi sejak 2009. “Harapan ke depan, dengan adanya Pusat Studi HAM yang juga didorong Komisi Nasional HAM ini, akan bisa dilakukan pendampingan-pendampingan dalam memajukan pusat studi HAM, termasuk yang menimpa TKI.”

Sementara itu, Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo mengatakan, banyaknya kasus kekerasan yang menimpa TKI mengharuskan akademisi melahirkan pemikiran kritis terkait hal tersebut. “Ini juga harus menjadi pemikiran akademisi untuk mencari solusi, kalau perlu memberikan pendampingan hukum bagi TKI,” katanya.

Berdasarkan pantauan, lanjut Prof Sudijono, mereka tidak disiapkan secara baik. “Seperti kemampuan bahasa asing sesuai dengan negara penempatan, masih kurang. Sementara hak mereka sebagai TKI tidak diberikan, sehingga tak jarang yang mengalami berbagai permasalahan.”

Untuk itu, perguruan tinggi wajib mendorong pemerintah untuk menyeleksi tenaga kerja yang berangkat dan melakukan evaluasi pada perusahaan penyaluran TKI. “Bagaimanapun, mereka pahlawan bagi keluarga, pahlawan bagi masyarakat, dan pahlawan bagi Indonesia dengan menyumbang devisa sangat besar. Perguruan tinggi berkontribusi mengatasi persoalan itu,” katanya.


DIUNGGAH : Agus Setyo Purnomo Dibaca : 2.327 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

satu komentar pada “Atasi Pelanggaran HAM, Fakultas Hukum Bentuk Pusat Studi HAM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *