2016, Unnes Terapkan Anggaran Berbasis Prodi

Selasa, 5 Januari 2016 | 11:40 WIB


2016, Unnes Terapkan Anggaran Berbasis Prodi
SIHONO/HUMAS

Universitas Negeri Semarang (Unnes), 2016 melakukan gebrakan yakni anggaran berbasis program studi (prodi).

Anggaran berbasis prodi ini untuk memajukan prodi yang baik, berkualitas, berkualifikasi A, dalam rangka merintis ke Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan itu saat memberi pengarahan pada Rapat Koordinasi tentang Program dan Prospek Kinerja Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Selasa (5/12/2016) di kampus Sekaran Gunungpati.

Rakor dihadiri 265 orang terdiri atas Dekan Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik (Wadek 1) Dr Setya Rahayu MS, Wadek 2 Prof Dr dr Oktia Woro Kasmini Handayani MKes, Wadek 3 Dr Taufik Hidayah MKes, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungn FIK.

Prof Rustono menjelaskan, anggaran berbasis prodi ini artinya semua keperluan untuk memajukan prodi itu dipenuhi anggarannya. Jangan sampai akan akreditasi saja uangnya kurang, mau seminar uangnya kurang, mau jurnal uangnya kurang.

Oleh karena itu semua pimpinan Unnes sudah sepakat bahwa mulai 2016 ini melakukan anggaran berbasis prodI, kata Prof Rustono.

Menurut Prof Rustono, kalau anggaran prodi tercukupi semuanya bisa bagus, kalau prodinya maju fakultasnya juga maju, kalau fakultasnya maju otomatis universitasnya juga maju. Oleh karena itu sangat ditekankan dimulai dari kemajuan prodi.

Harapannya nanti, seiring dengan berjalannya waktu tidak terasa bahwa fakultasnya bisa nomor satu, kalau fakultasnya sudah nomor satu, universitasnya juga nomor satu. Sebab, Unnes bercita-cita menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) nomor satu di Indonesia.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.687 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

2 komentar pada “2016, Unnes Terapkan Anggaran Berbasis Prodi

  1. Alhamdulillah.
    Berita yang menggembirakan untuk jurusan kami yang terdiri atas 5 Prodi: Pendidikan Bahasa Prancis, Sastra Prancis, Pendidikan Bahasa Jepang, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Mandarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X