Belajar ke Mana Saja, di Mana Saja, dan Apa Saja

Senin, 23 September 2013 | 15:48 WIB


Belajar ke Mana Saja, di Mana Saja, dan Apa Saja
Dwi Sulistiawan / Humas

Presiden Parlemen Perempuan Dunia Dr Nurhayati Ali Asegaf MSi MP dan Rektor Unnes Prof Fatkhur Rokhman saat menyapa mahasiswa bidik misi sesaat setelah menjadi pembicara pada Studium General Mengembangkan Karakter Unggul Melalui Indonesia Emas di Auditorium Unnes, Senin (23/9).

Karakter unggul tidak bisa dibangun di atas kemudahan. Sebaliknya, karakter unggul dibentuk di tengah-tengah kesulitan, pergumulan, tantangan, tekanan hidup, dan penderitaan.

Presiden Parlemen Perempuan Dunia Dr Nurhayati Ali Asegaf MSi MP mengingatkan hal itu saat menjadi pembicara pada Studium General Mengembangkan Karakter Unggul melalui Indonesia Emas, di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes), Senin (23/9).

Menurutnya, karakter unggul perlu mengedepankan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Tanpa ketiga hal itu, upaya untuk mengembangkan karakter unggul melalui Indonesia emas akan sia-sia belaka.

Kita juga harus mempunyai toleransi yang tinggi terhadap sesama tanpa diminta, berdiri sebagai penengah, belajar bersama, dan share ilmu. ”Belajar ke siapa saja, di mana saja, apa saja,” katanya di hadapan ribuan mahasiswa Bidikmisi Unnes yang hadir pada acara itu.

Sebelumnya, saat membuka acara Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman memaparkan karakter visi Unnes sebagai universitas konservasi bertaraf internasional yang sehat, unggul, dan sejahtera.

“Kesantunan sosial, harmoni/budaya rembuk, dan semangat berprestasi, telah demikian populer di semua mahasiswa Unnes, ” kata Rektor yang kemudian menyebutkan pilar-pilar konservasi antara lain penanaman pohon, green transportation, green energy, paperless, dan konservasi budaya.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 780 kali
EDITOR : Rohmawati

2 komentar pada “Belajar ke Mana Saja, di Mana Saja, dan Apa Saja

  1. teruslah maju Unnes tercinta. kepakkan sayapmu, raih masa depan dengan program akselerasi. tetap peduli pada anak bangsa yang cerdas namun kesulitan dalam ekonomi. perbanyak Bidik Misi agar banyak anak bangsa yang pintar tapi tidak mampu dapat mengenyam pendidikan tinggi.

  2. Saya hari senin 23-9-2013 mmengajar Kimia Dasar 1 jam 07.00 s.d. 09.30 (Rombel 1/khusus) dan jam 10.00 s.d. 12.30 (Rombel 2). Ketika itu ada 8 mahasiswa bidikmisi rombel 1 dan 12 mahasiswa bidikmisi rombel 2 minta ijin tidak ikut kuliah karena ikut stadium general di auditorium. Judul stadium general “Mengembangkan Karakter Unggul Melalui Indonesia Emas” nampaknya sesuai dengan visi Unnes. Penyajinya juga orang penting Presiden Parlemen Perempuan Dunia yang juga politisi Partai Politik dan Ketua Fraksi DPR. Saya salut kepada Rektor yang dapat mendatangkan orang sepenting itu di Unnes untuk membekali mahasiswa berprestasi pemilik masa depan bangsa. Seandainya kegiatan itu hanya diikuti oleh mahasiswa yang tidak kuliah pada jam tersebut tentu lebih baik karena tidak merugikan mahasiswa. Syukur penyajinya dari kalangan profesional yang tidak politisi, agar tidak ada kesan Unnes condong ke Papol tertentu. Salamat pak Rektor

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *